RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Duh, Pemotor dan Prona Terlibat Laka dengan Kereta Api Wisata dalam Sehari

Duh, Pemotor dan Prona Terlibat Laka dengan Kereta Api Wisata dalam Sehari

Duh, Pemotor dan Prona Terlibat Laka dengan Kereta Api Wisata dalam Sehari

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kecelakaan yang melibatkan kereta api wisata dengan rute Stasiun Ambarawa – Tuntang kembali terjadi. Kali ini menimpa pemotor yang berboncengan dan juga mobil Elf (Prona). Kedua peristiwa itu terjadi di hari yang sama, yakni Minggu (11/12/2022) dan melibatkan kereta wisata yang sama pula.

Berdasarkan penuturan Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang Iptu Sutarto, lokasi terjadinya kecelakaan lalu lintas tersebut diakui memang merupakan perlintasan sebidang tanpa palang pintu.

“Bulan Mei kemarin juga pernah terjadi kecelakaan kereta wisata dengan mobil Prona, lalu Minggu kemarin kembali terjadi dua lakalantas dalam sehari. Ini yang akan kita cari solusi bersama,” ungkapnya saat dikonfirmasi di kantornya, Senin (12/12/2022).

Dijelaskan Sutarto, hasil penyelidikan menunjukkan bahwa penyebab terjadinya kecelakaan itu adalah faktor manusia atau human error.

“Kedua pengemudi hilang konsentrasi saat akan menyeberang rel, sehingga tidak mengetahui saat kereta api melintas lalu terjadilah lakalantas,” paparnya.

Lebih jauh Sutarto mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang dan PT KAI Daop IV Semarang untuk mencari solusi terbaik. Salah satunya adalah dengan menempatkan personel relawan untuk menjaga perlintasan sebidang itu setiap akhir pekan.

“Karena lalu lintas di sana memang cukup padat. Rambu dan tanda peringatan sebenarnya sudah terpasang, mungkin karena warnanya sudah kusam sehingga akan kami cat ulang agar bisa dilihat jelas oleh pengendara,” bebernya.

Sebagai informasi, peristiwa kecelakaan terjadi di dua perlintasan kereta api di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Minggu (11/12/2022). Kecelakaan itu melibatkan kereta api yang sama yakni kereta api wisata dengan rute Stasiun Tuntang – Ambarawa.

Kejadian pertama melibatkan sepeda motor berpelat AA 2305 A yang terjadi di perlintasan Jalan Brigjend Sudiarto, lingkungan Losari Sawahan, Kelurahan Lodoyong, Kecamatan Ambarawa sekira pukul 11.00 WIB.

Kecelakaan serupa juga terjadi di perlintasan rel kereta api Jalan Kartini, lingkungan Tambaksari, Kelurahan Tambakboyo di hari yang sama sekitar pukul 15.00 WIB. Kali ini melibatkan satu mobil Elf (Prona) yang juga tertabrak kereta api yang sama. Diketahui Prona berpelat AG 7224 Y itu ringsek di bagian depan. Menurut pengakuan pengemudi Prona Victorianus Petir (50), peristiwa itu terjadi saat kondisi hujan lebat. Saat itu ia sedang membawa dua penumpang dari Alun-Alun Tambakboyo menuju ke Banyubiru.

Tidak ada korban jiwa dalam kedua kecelakaan tersebut. Hanya kerugian material yang sudah diselesaikan secara kekeluargaan. (win)

 

BACA JUGA :

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Semarang, mulai mengerucut pada Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Gebugan, Bergas, yang dilaporkan hilang sejak Juni 2025. Keluarga mengenali sejumlah ciri, seperti gigi lengkap, gingsul, tambalan gigi, dan jepit rambut. Polisi masih menunggu pemeriksaan forensik dan pencocokan DNA.
Gingsul, Tambalan Gigi hingga Jepit Rambut: Ciri Kerangka Jangli Mengarah ke Mozza
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran