URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Daya Tarik Wisata (DTW) Dusun Semilir yang berlokasi di Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, kini memiliki wahana baru yang diberi nama Dusun Salju. Sesuai namanya, wahana ini menawarkan sensasi bermain salju bagi pengunjung semua usia.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dusun Salju, Tawarkan Sensasi Bermain Salju Layaknya di Luar Negeri

Dusun Salju, Tawarkan Sensasi Bermain Salju Layaknya di Luar Negeri

Dusun Salju, Tawarkan Sensasi Bermain Salju Layaknya di Luar Negeri

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Daya Tarik Wisata (DTW) Dusun Semilir yang berlokasi di Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, kini memiliki wahana baru yang diberi nama Dusun Salju. Sesuai namanya, wahana ini menawarkan sensasi bermain salju bagi pengunjung semua usia.

Public Relations Dusun Semilir, Ela Setiya Winanda menuturkan Dusun Salju ini menjadi wahana yang termurah di Jawa Tengah. Konsep yang ditawarkan juga tak main-main, sebab salju yang digunakan berasal dari butiran es yang menyerupai salju asli.

“Saljunya itu memang dari es. Jadi ada mesin untuk membuat bongkahan es jadi mirip salju aslinya. Di dalam wahana pengunjung bisa main perosotan, bola-bola salju, dan ada spot fotonya juga,” ujarnya saat ditemui, Kamis (8/12/2022).

Sebelum masuk ke wahana Dusun Salju, pengunjung akan diarahkan oleh petugas untuk mengukur sepatu terlebih dahulu. Setelah itu, petugas akan memberikan sepatu boot beserta kaos kaki sebagai alas kaki saat masuk ke wahana.

“Suhu di dalam berkisar antara 5 sampai 10 derajat celcius. Sehingga kami sediakan sepatu boot,” bebernya.

Selain itu, pihaknya juga menyewakan jaket bagi pengunjung, dengan harga Rp 10.000 untuk anak-anak dan Rp 15.000 untuk orang dewasa.

“Karena suhu yang cukup rendah, maka kami sediakan jaket biar tidak kedinginan,” sambungnya.

Kemudian sebagai informasi, pada tanggal 8 Januari 2023 akan dilaksanakan Grand Opening bertajuk Dusun Semilir Reborn 2023. Acara itu sekaligus menandai bahwa DTW Dusun Semilir beroperasi secara penuh setelah proses pembangunan dan pembenahan selama 3 tahun.

“Dengan diadakanya acara ini diharapkan dapat menyemarakkan
dunia wisata dan menjadikan Dusun Semilir menjadi ikon lifestyle di Jawa Tengah,” paparnya.

Dalam acara pembukaaan tersebut akan dimeriahkan sejumlah pertunjukan yang menarik. Diantaranya konser musik, group angklung, solo saxophone, carnaval dan drumblek.

“Kita juga hadirkan bintang tamu group band Padi, Good Morning Everyone dan Serempet Gudal yang tentunya sudah tidak asing lagi,” lanjutnya.

Bagi anda yang ingin berwisata bersama keluarga sekaligus menghadiri grand opening ini, silakan memesan tiket secara daring melalui Blibli, Tiket.com atau bisa langsung membeli di Loket Dusun Semilir dan dapat juga melalui reservasi melalui nomor 08584577116. Harga tiket Early Bird Rp 100.000 dengan kuota terbatas. Bukti pembelian tiket nantinya akan ditukar dengan gelang pada saat hari-H grand opening Dusun Semilir Reborn 2023. (win)

BACA JUGA :

Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan...
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Yayasan Jallu Nusantara Indonesia (YJNI) dan PC Fatayat NU Kota Salatiga menandatangani nota kesepahaman di Salatiga pada 7 Juli 2026 untuk memperkuat pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender....
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah...
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pemerintah Kabupaten Semarang memproyeksikan pendapatan daerah 2027 sebesar Rp1,92 triliun, turun Rp399,89 miliar dari APBD 2026 akibat berkurangnya pendapatan asli daerah dan transfer pemerintah. Bupati...
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah...
Muat Lebih

POPULER

Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut