URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Dalam upaya pencegahan penyebaran paham radikalisme, Divisi Humas Polri mengadakan kegiatan kamtibmas di Mapolres Semarang. Mantan narapidana kasus terorisme Nassir Abbas menekankan arti toleransi dalam Islam, sementara Kapolres Semarang Achmad Oka Mahendra menekankan pentingnya mengatasi ancaman radikalisme untuk menjaga keutuhan NKRI. Kombes Pol. DR. Nurul Azizah berharap adanya kerjasama yang baik antara Polri dan masyarakat untuk mencegah penyebaran paham radikalisme di kalangan generasi penerus bangsa

Mbak Google

KABAR RASIKA

Eks Napi Terorisme: Radikalisme Musuh Bersama

Eks Napi Terorisme: Radikalisme Musuh Bersama

Eks Napi Terorisme: Radikalisme Musuh Bersama

Divisi Humas Polri melaksanakan silaturahmi kamtibmas bertema ‘Terorisme Musuh Kita Bersama’ di Mapolres Semarang, Rabu (9/11/2023).

Foto: dok. Humas Polres Semarang

Divisi Humas Polri melaksanakan silaturahmi kamtibmas bertema ‘Terorisme Musuh Kita Bersama’ di Mapolres Semarang, Rabu (9/11/2023).
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Penyebaran paham radikalisme di kalangan masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab jajaran kepolisian, namun juga seluruh lapisan masyarakat. Sebagai langkah preventif,
Divisi Humas Polri melaksanakan silaturahmi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Mapolres Semarang, Rabu (8/11/2023).

Dalam kegiatan itu, hadir mantan narapidana kasus terorisme (napiter) Nassir Abbas dan Puji didampingi Kabag Penum Kombes Pol. DR. Nurul Azizah, serta pendamping dari Bid Humas Polda Jateng Kompol Eko Kurniawan.

Dalam paparan materinya, Nassir Abbas mengatakan, pada dasarnya paham radikalisme adalah musuh bersama. Paham menyimpang itu sudah ada sejak kemerdekaan Indonesia, di mana waktu itu Darul Islam/ Tentara Islam Indonesia (DI/TII) di bawah pimpinan Karto Suwiryo menghendaki negara Indonesia menjadi negara Islam.

“Oleh karena itu, diperlukan pemahaman
bahwa negara Indonesia sudah Islam sejak merdeka, karena mayoritas penduduknya muslim,” ungkapnya.

Nassir juga menyampaikan bahwa dalam agama Islam mengajarkan arti toleransi dan cinta damai, tidak diperbolehkan melakukan kekerasan kepada sesama manusia meskipun berbeda keyakinan.

“Seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW. Beliau senantiasa menebarkan kasih sayang, bahkan kepada semua mahluk,” sambungnya.

Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra menerangkan, kegiatan kontra radikal bertema ‘Terorisme Musuh Kita Bersama’ ini menjadi sangat penting karena penyebaran paham tersebut masih ada di tengah masyarakat.

“Ini yang perlu kita antisipasi bersama. Jangan sampai paham itu berkembang dan mengancam keutuhan NKRI,” tegasnya.

Sementara Kabag Penum Mabes Polri Kombes Pol. DR. Nurul Azizah berharap ada kerjasama yang baik antara polri dengan masyarakat. Artinya, polri sebagai penegak hukum siap membantu dalam mencegah dan memerangi paham radikalisme.

“Harapan kami agar masyarakat terutama generasi penerus bangsa dapat terhindar paham radikalisme, maka cara ini merupakan cara yang tepat untuk mencegah hal tersebut terjadi,” ujarnya. (win)

BACA JUGA :

Polres Salatiga Tindak 24 Motor Berknalpot Tidak Standar
Polres Salatiga Tindak 24 Motor Berknalpot Tidak Standar
Polres Semarang merotasi sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran melalui upacara serah terima jabatan yang dipimpin Kapolres AKBP Ratna Quratul Ainy pada Rabu (6/5/2026) sebagai bagian penyegaran organisasi, pengembangan karier personel, serta peningkatan profesionalitas dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Mutasi Besar di Polres Semarang, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti Posisi
Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menyoroti tingginya kerentanan perempuan terhadap tindak kriminal saat peringatan Hari Kartini di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Selasa (21/4/2026). Ia mendorong korban berani melapor karena kepolisian menyediakan pendampingan hukum dan psikologis, sekaligus menekankan peran perempuan dalam keluarga dan menjaga kamtibmas.
Perempuan Rentan Jadi Korban Kejahatan, Kapolres Semarang Ajak Berani Lapor dan Perkuat Peran di Keluarga
Polsek Sidorejo memberikan pembinaan kepada 150 siswa SMK Muhammadiyah Salatiga pada Senin (20/4/2026) untuk mencegah tawuran, balap liar, dan konten negatif di media sosial. Kegiatan ini dilakukan melalui sosialisasi, edukasi kamtibmas, serta pembentukan Duta Kedisiplinan guna menciptakan pelajar yang tertib dan bertanggung jawab.
Humanis Namun Tegas. Cara Sarwoko Larang Knalpot Brong di SMK Muhammadiyah Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Pemerintah Kota Salatiga menyiapkan sistem digital guna mengatasi antrean panjang pasien di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo yang menjadi sorotan dalam Forum Konsultasi Publik Layanan Kesehatan pada Selasa (26/5/2026). Melalui pendaftaran berbasis aplikasi dan integrasi informasi ketersediaan kamar rawat inap, pelayanan kesehatan diharapkan lebih tertata, mengurangi waktu tunggu pasien, serta meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Gelar FKP, Antrean Panjang di RSUD Soebarkat Salatiga jadi Pembahasan
Pemerintah Kota Salatiga menyiapkan sistem digital guna mengatasi antrean panjang pasien di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo yang menjadi sorotan dalam Forum Konsultasi Publik Layanan Kesehatan pada Selasa...
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengimbau masyarakat menggunakan kemasan ramah lingkungan seperti besek, daun jati, dan daun pisang untuk pembagian daging kurban Iduladha 1447 H di Kabupaten Semarang. Imbauan disampaikan saat meninjau Pasar Hewan Ambarawa pada Selasa (26/5/2026) sebagai upaya mengurangi sampah plastik serta mendorong pengelolaan limbah kurban yang lebih baik dan tidak mencemari lingkungan.
Bupati Semarang Ajak Warga Gunakan Besek dan Daun untuk Bungkus Daging Kurban
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengimbau masyarakat menggunakan kemasan ramah lingkungan seperti besek, daun jati, dan daun pisang untuk pembagian daging kurban Iduladha 1447 H di Kabupaten Semarang. Imbauan...
Sehari menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pasar Hewan Ambarawa di Kabupaten Semarang menerima lebih dari 300 ekor sapi pada Selasa (26/5/2026). UPTD Puskeswan memastikan seluruh hewan yang masuk dalam kondisi sehat setelah melalui pemeriksaan ketat sejak pintu masuk pasar. Aktivitas jual beli meningkat dengan harga sapi kurban berkisar Rp24 juta hingga Rp25 juta per ekor, sementara tidak ditemukan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
H-1 Iduladha, Ratusan Ekor Sapi Padati Pasar Hewan Ambarawa, Tak Ditemukan Kasus PMK
Sehari menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pasar Hewan Ambarawa di Kabupaten Semarang menerima lebih dari 300 ekor sapi pada Selasa (26/5/2026). UPTD Puskeswan memastikan seluruh hewan yang masuk...
Ekonomi Lesu, Penjualan Kambing Kurban di Salatiga Sepi Pembeli
Ekonomi Lesu, Penjualan Kambing Kurban di Salatiga Sepi Pembeli
Sehari menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H, aktivitas jual beli kambing kurban di sejumlah lapak Kota Salatiga mulai meningkat, namun para pedagang mengaku daya beli masyarakat menurun dibanding tahun...
26 Mei 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–17
26 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–17.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di wilayah Semarang terjadi pada Selasa, 26 Mei 2026 pukul 14.00–17.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai...
Muat Lebih

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Senin, 25 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 27–34 derajat Celsius dengan kelembapan 55–90 persen, sementara hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Pantura timur Jawa Tengah pada sore hingga awal malam.
25 Mei 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan di Semarang, Hujan Lebat Berpotensi Guyur Pantura Timur Jateng
Satuan Polisi Pamong Praja Kota Salatiga menertibkan pengamen dan badut jalanan di sejumlah persimpangan pada Jumat (15/5/2026) setelah menerima banyak aduan masyarakat terkait penggunaan sound system berlebihan yang mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan empat pengamen dan tiga unit sound system serta memberikan pembinaan agar tidak mengulangi aktivitas serupa.
Tindak Lanjuti Aduan Warga, Satpol PP Salatiga Sita Sound System Pengamen Jalanan
Siswa Surakarta dan Salatiga Bakal Nebeng Sekolah Rakyat di Kabupaten Semarang
Siswa Surakarta dan Salatiga Bakal "Nebeng" Sekolah Rakyat di Kabupaten Semarang

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved