URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Erfix Bahtiar, Warga Tegalrejo Salatiga Kini Sukses Setelah Koleksi Tumbuhan Mint dari Berbagai Negara

Erfix Bahtiar, Warga Tegalrejo Salatiga Kini Sukses Setelah Koleksi Tumbuhan Mint dari Berbagai Negara

Erfix Bahtiar, Warga Tegalrejo Salatiga Kini Sukses Setelah Koleksi Tumbuhan Mint dari Berbagai Negara

Foto dok IST
Erfix Bahtiar, Warga Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Salatiga. Saat menunjukkan koleksi berbagai jenis tumbuhan mint dari berbagai negara.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Umumnya orang mengkoleksi jenis tumbuhan untuk hiasan rumah. Namun berbeda dengan Erfix Bahtiar, Warga Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Salatiga. Dirinya memilih untuk mengkoleksi berbagai jenis tumbuhan mint dari berbagai negara.

Pria yang akrab disapa Erfix itu mengaku, mulai tertarik mengumpulkan beragam jenis tumbuhan mint sejak pandemi Covid-19. Ketika itu dirinya yang berkerja sebagai tour guide mendaki gunung wisatawan luar negeri, mendadak sepi pengunjung.

“Saya juga personal trainer juga. pandemi itu banyak waktu luang. Terus berfikir mencari tanaman dan tertarik sama mint ini. Saya taunya dari bule-bule itu,” kata Erfix di kebunnya daerah Cuntel, Desa Kopeng, Getasan, Kabupaten Semarang Senin (12/6/2023).

Berawal dari itu, dirinya mulai mengumpulkan satu persatu jenis mint dari berbagai negara. Total saat ini Erfix telah memiliki 45 jenis mint. Dirinya juga belajar dari dosen teknologi pangan UKSW untuk belajar manfaat dan kandungan dari tumbuhan mint.

Dijelaskan, tumbuhan mint ini ada diberbagai produk makanan, minuman, dan obat-obatan. Hal itu bisa dibuktikan langsung dengan aroma daun mint tersebut.

“Ada yang aroma pasta gigi dari Chocolate Mint, ada aroma permen karet itu dari peppermint, ada juga Japanese mint itu biasanya dipakai di produk inhaler,” bebernya.

Selain aroma mint yang biasa digunakan untuk berbagai produk makanan dan minuman, ada juga salah satu jenis mint yang aroma mirip dengan daging ikan. Namanya Fish mint, aroma yang mirip daging itu biasanya digunakan untuk orang vegetarian.

“Orang-orang vegan itu kalau kangen pengen merasakan sensasi makan daging pakai itu. Tempe itu dioleskan dengan fish mint ini jadi seperti makan daging,” ungkapnya.

Di kebun miliknya itu, kata Erfix, ada juga jenis mint yang memiliki rasa sangat manis. Bahkan rasa manis itu 50-300 kali dari gula. Yaitu mint Stevia, rasa manis itu bisa digunakan sebagai pengganti gula.

“Ini tidak ada kalorinya. Orang kalau mau sehat pakainya ini. Rasa gulanya itu bukan dari kandungan glukosa, tapi memang rasa daunnya manis,” terang Erfix sambil menunjukkan daun Stevia.

Diakuinya pengunjung yang datang ke kebunnya akan merasa terkejut. Ternyata ada banyak jenis tumbuhan mint. Selain itu juga ada berbagai aroma dan rasanya.

Kebun yang baru saja jadi pada bulan lalu itu, oleh Erfix juga digunakan sebagai kafe. Pengunjung bisa datang langsung dan merasakan berbagai jenis tumbuhan yang bisa dimakan.

Selain itu juga tersedia berbagai salad dan minuman mint yang bisa pengunjung coba. Jika ingin membeli bibitnya, Erfix juga menyediakan. Mulai dari harga Rp 10 ribu sampai Rp 100 ribu.

BACA JUGA :

Bank Indonesia Jawa Tengah mewaspadai dampak kekeringan pada semester II 2026 terhadap produksi pangan dan stabilitas harga. Dalam Media Briefing di Pekalongan, Kamis (13/8/2026), BI mencatat Jawa Tengah mengalami deflasi 0,13 persen pada Juli dengan inflasi tahunan sekitar 2,6 persen, namun tetap mengantisipasi gejolak harga komoditas pangan.
BI Jateng Waspadai Dampak Kekeringan, Pengendalian Inflasi Diperkuat
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
bri
Dorong UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp 944 Miliar Hingga Juli 2026
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved