RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sedikitnya 215 calon jamaah haji Kota Salatiga, Jawa Tengah mengikuti vaksin polio dan meningitis di Kantor Kementerian Haji & Umrah Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), (7/4/2026). Vaksin yang diberikan secara gratis itu merupakan program pemerintah untuk mencegah penyakit menular saat di tanah suci Makkah dan Madinah.
Kepala Kantor Kementerian Haji & Umrah Kota Salatiga Fuadah Maria Ulfa mengatakan, tahun ini calon jamaah haji Kota Salatiga ada sekitar 10 lansia yang berusia lebih dari 80 tahun dan menjadi prioritas.
“Untuk calon jamaah haji yang tertua tahun ini berumur 85 tahun. Untuk yang termuda 28 tahun,” terang Ulfa kepada rasikafm.com.
Ulfa menambahkan
Untuk penanganan prioritas lansia tersebut, pihak keluarga bisa jadi pendamping (berangkat bersama). Salah satu syaratnya keluarga tersebut telah mendaftarkan diri sebagai calon jamaah haji minimal selama lima tahun.
“Kalau keluarga tidak bisa mendampingi, nanti juga ada rekan regunya yang akan mendampingi setiap harinya dan saat pelaksanaan ibadahnya,” jelas Ulfa.
Calon jamaah haji kota Salatiga nantinya akan tergabung dalam kloter 24 bersama calon jamaah haji asal Kota Semarang. Rencananya calon jamaah haji akan berangkat pada tanggal 28 April 2026.
“Untuk jamaah yang akan berangkat ini merupakan pendaftaran tahun 2013 sekitar bulan April. Ini berangkat pada tahun 2026,” katanya.
Sementara itu calon jamaah haji, Supardi mengaku senang dengan adanya vaksin tersebut. Menurutnya dengan adanya beberapa vaksin ini membuat dirinya lebih aman dari penyakit menular saat beribadah di tanah suci. Selain itu, untuk persiapan ibadah haji dirinya kini rutin melakukan olahraga ringan.
“Karena haji ini kan ibadah fisik ya, jadi harus mempersiapkan kondisi fisiknya. Salah satunya persiapan ya rutin jalan santai dan juga selalu kontrol apabila punya riwayat penyakit,” ujar Supardi yang berangkat mendampingi kedua orang tuanya.
Fuadah Maria Ulfa berikan keterangan media