URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Aksi sejumlah remaja yang hendak melakukan tawuran di jalur Bawen-Salatiga pada Senin (14/2/2022) sore membuat petugas dari Polres Semarang turun tangan. Sebanyak 8 pemuda berhasil diciduk dari sekitar kawasan Kampung Kopi Banaran Bawen beserta senjata tajam yang akan digunakan dalam aksi tawuran.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Gagalkan Tawuran, Polisi Amankan Delapan Pelajar SMP Beserta Sajam

Gagalkan Tawuran, Polisi Amankan Delapan Pelajar SMP Beserta Sajam

Gagalkan Tawuran, Polisi Amankan Delapan Pelajar SMP Beserta Sajam

featured-img

UNGARAN – Adanya laporan masyarakat terhadap aksi sejumlah remaja yang hendak melakukan tawuran di jalur Bawen-Salatiga pada Senin (14/2/2022) sore membuat petugas dari Polres Semarang turun tangan. Sebanyak 8 pemuda berhasil diciduk dari sekitar kawasan Kampung Kopi Banaran Bawen beserta senjata tajam yang akan digunakan dalam aksi tawuran.

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Rendy Johan Prasetyo saat dikonfirmasi mengatakan penggagalan aksi tawuran itu dilaksanakan saat anggota Satlantas melaksanakan giat patroli.

“Sekira pukul 15.00 anggota kami  menerima laporan dari masyarakat adanya sejumlah remaja yang hendak tawuran dan sudah saling berhadapan,” jelasnya.

Saat mengetahui kedatangan petugas, sejumlah pemuda tersebut sebagian berhasil diamankan sedangkan yang lainnya berhasil melarikan diri.

“Sebanyak 8 pemuda berhasil kami amankan berikut senjata tajam berupa celurit, minuman beralkohol, sabuk yang telah dipasangi gir dan juga sepeda motor,” kata dia.

Setelah dilakukan pendataan, pihaknya  melakukan interogasi di TKP diketahui bahwa remaja tersebut berasal dari salah satu SMP negeri di Bawen dan SMP swasta di Ambarawa.

“Saat ini mereka sudah kami limpahkan ke Polsek bawen untuk pendataan dan pendalaman lebih lanjut serta kami akan menghubungi pihak sekolah maupun orang tua masing-masing,” imbuhnya. (win)

BACA JUGA :

Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi