URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengecek sejumlah jalur mudik di Jawa Tengah. Hal ini dilakukan untuk melihat persiapan menyambut pemudik pada lebaran tahun ini.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Cek Persiapan Jalur Mudik Jateng

Ganjar Cek Persiapan Jalur Mudik Jateng

Ganjar Cek Persiapan Jalur Mudik Jateng

Featured Image

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengecek sejumlah jalur mudik di Jawa Tengah. Hal ini dilakukan untuk melihat persiapan menyambut pemudik pada lebaran tahun ini.

Dua lokasi yakni persimpangan Alas Roban Batang dan pintu tol Kalikangkung didatangi Ganjar sepulang dari memimpin Musrenbang di Kabupaten Pekalongan, Selasa (19/4). Dua lokasi itu diprediksi akan menjadi lokasi padat saat arus mudik lebaran tiba.

“Kita coba cek jalur mudik lebaran, salah satunya gerbang tol Kalikangkung ini. Kita cek kesiapannya karena dari Palimanan kan tidak ada tiket dari sana, sudah dilepas. Maka kita mensinyalir yang ada di Kalikangkung ini menjadi tempat yang trafficnya sangat padat,” katanya.

Maka skenario-skenario mengantisipasi kepadatan lanjut Ganjar harus dilakukan. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian, pengelola jalan tol hingga menugaskan Dinas Perhubungan Jateng untuk bersiap-siap.

“Nanti pengaturan kita siapkan termasuk dukungannya, apakah personil, dukungan kesehatan, damkar dan lainnya kita siapkan. Jadi kapan akan one way dan sebagainya, kepolisian yang akan mengatur. Kami siap mendukung termasuk Basarnas juga siap,” ucapnya.

Ganjar berharap, pengelolaan di pintu keluar Kalikangkung bisa termanajemen dengan baik. Sebab jika tidak, akan terjadi penumpukan kendaraan yang sangat tinggi di lokasi itu.

“Makanya saya juga tadi cek yang ada di Alas Roban itu karena juga kemungkinan terjadi traffic yang sangat tajam. Jadi nanti di sana akan disediakan jalur memutar dengan harapan tidak terjadi kepadatan karena di sana rawan kecelakaan,” ucapnya.

Ganjar juga menghimbau pemudik untuk mempersiapkan diri dengan baik. Kendaraan yang akan digunakan harus dipastikan laik jalan dan crew yang ikut di dalamnya juga sehat.

“Semoga bisa lancar semuanya, sekarang tugas kami menyiapkan dari awal agar semuanya lancar,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro mengatakan, rencananya akan ada pemberlakuan jalur searah atau one way di jalan tol saat mudik lebaran tahun ini. Pengemudi akan tap awal dari Cikarang Utama dan selanjutnya tap lagi di gerbang tol Kalikangkung.

“Untuk mengantisipasi adanya penumpukan kendaraan, kami akan menyediakan penambahan gate sebanyak 23 gate. Selain itu, kami juga akan menambah petugas yang nantinya bisa mobile unutk tapping,” katanya.

Pihaknya juga telah menyiapkan skenario lain. Jika terjadi kepadatan di gerbang tol Kalikangkung, maka akan dilakukan pengurangan volume kendaraan dengan cara mengeluarkannya dari gerbang tol terdekat.

“Bisa dikeluarkan lewat gerbang tol Weleri Kendal dan Kaliwungi untuk kemudian melanjutkan di jalur arteri. Atau bisa juga masuk tol lagi via pintu tol Krapyak,” terangnya.

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengecek sejumlah jalur mudik di Jawa Tengah. Hal ini dilakukan untuk melihat persiapan menyambut pemudik pada lebaran tahun ini.

Dua lokasi yakni persimpangan Alas Roban Batang dan pintu tol Kalikangkung didatangi Ganjar sepulang dari memimpin Musrenbang di Kabupaten Pekalongan, Selasa (19/4). Dua lokasi itu diprediksi akan menjadi lokasi padat saat arus mudik lebaran tiba.

“Kita coba cek jalur mudik lebaran, salah satunya gerbang tol Kalikangkung ini. Kita cek kesiapannya karena dari Palimanan kan tidak ada tiket dari sana, sudah dilepas. Maka kita mensinyalir yang ada di Kalikangkung ini menjadi tempat yang trafficnya sangat padat,” katanya.

Maka skenario-skenario mengantisipasi kepadatan lanjut Ganjar harus dilakukan. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian, pengelola jalan tol hingga menugaskan Dinas Perhubungan Jateng untuk bersiap-siap.

“Nanti pengaturan kita siapkan termasuk dukungannya, apakah personil, dukungan kesehatan, damkar dan lainnya kita siapkan. Jadi kapan akan one way dan sebagainya, kepolisian yang akan mengatur. Kami siap mendukung termasuk Basarnas juga siap,” ucapnya.

Ganjar berharap, pengelolaan di pintu keluar Kalikangkung bisa termanajemen dengan baik. Sebab jika tidak, akan terjadi penumpukan kendaraan yang sangat tinggi di lokasi itu.

“Makanya saya juga tadi cek yang ada di Alas Roban itu karena juga kemungkinan terjadi traffic yang sangat tajam. Jadi nanti di sana akan disediakan jalur memutar dengan harapan tidak terjadi kepadatan karena di sana rawan kecelakaan,” ucapnya.

Ganjar juga menghimbau pemudik untuk mempersiapkan diri dengan baik. Kendaraan yang akan digunakan harus dipastikan laik jalan dan crew yang ikut di dalamnya juga sehat.

“Semoga bisa lancar semuanya, sekarang tugas kami menyiapkan dari awal agar semuanya lancar,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro mengatakan, rencananya akan ada pemberlakuan jalur searah atau one way di jalan tol saat mudik lebaran tahun ini. Pengemudi akan tap awal dari Cikarang Utama dan selanjutnya tap lagi di gerbang tol Kalikangkung.

“Untuk mengantisipasi adanya penumpukan kendaraan, kami akan menyediakan penambahan gate sebanyak 23 gate. Selain itu, kami juga akan menambah petugas yang nantinya bisa mobile unutk tapping,” katanya.

Pihaknya juga telah menyiapkan skenario lain. Jika terjadi kepadatan di gerbang tol Kalikangkung, maka akan dilakukan pengurangan volume kendaraan dengan cara mengeluarkannya dari gerbang tol terdekat.

“Bisa dikeluarkan lewat gerbang tol Weleri Kendal dan Kaliwungi untuk kemudian melanjutkan di jalur arteri. Atau bisa juga masuk tol lagi via pintu tol Krapyak,” terangnya.

BACA JUGA :

BAZNAS Kabupaten Semarang untuk pertama kalinya mengelola penyembelihan dam haji dari 93 jamaah asal Kabupaten Semarang di RPH Candirejo, Kecamatan Tuntang, Sabtu (30/5/2026). Program yang dilaksanakan berdasarkan regulasi pemerintah tersebut menyalurkan daging dam tamattu’ kepada masyarakat fakir miskin melalui kerja sama dengan Dinas Sosial dan DP3AKB agar bantuan tepat sasaran.
Pertama Kali, BAZNAS Kabupaten Semarang Sembelih 93 Kambing Dam Haji
Lonjakan arus kendaraan terjadi selama libur Iduladha 1447 H pada 26–28 Mei 2026, saat masyarakat memanfaatkan libur panjang untuk bepergian. PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat 112.060 kendaraan melintas menuju Timur Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama, meningkat 38,35 persen dari kondisi normal, sementara kepadatan juga terjadi di GT Kalikangkung dan Banyumanik seiring tingginya mobilitas wisata dan mudik masyarakat.
Libur Iduladha 2026 Picu Lonjakan Arus Kendaraan di Tol Trans Jawa, 112 Ribu Mobil Mengarah ke Timur
RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmodjo menanggung piutang sebesar Rp2,5 miliar dari pasien titipan pejabat yang belum terselesaikan sejak 2010. Wali Kota Robby Hernawan menyebut pasien layanan mandiri tersebut tidak menyelesaikan pembayaran karena administrasi penagihan tidak jelas, sehingga Pemkot kini mempertimbangkan penghapusan piutang agar tidak membebani keuangan rumah sakit.
Gegara Pasien Titipan Pejabat, RSUD Salatiga Punya Hutang Rp2,5 M
Warga Dukuh Gambirsari RW 10, Randuacir, Salatiga, menggelar tradisi Kenduren-nan di serambi Masjid Nuril Anwar - Al Khair 7 untuk merayakan Iduladha. Seluruh warga lintas agama berdoa bersama lalu makan kembul bujana dari hidangan gotong royong. Ketua RW berharap kebersamaan ini terus terjalin erat ke depan.
Toleransi saat Iduladha, Ratusan Warga Gambirsari Gelar Tradisi Kenduren dan Kembul Bujana Lintas Agama

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Ngapiyah (79), peserta BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) asal Desa Karangmalang Wetan, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)...
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Rakhma Pradani Alaika Pratiwi (29), ibu hamil asal Desa Jambu Kidul, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, mengaku merasakan kemudahan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat menjalani pemeriksaan...
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Kecelakaan maut terjadi di jalur turunan Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (29/5/2026) malam, ketika sebuah truk tangki minyak goreng diduga mengalami gagal pengereman. Truk yang melaju dari arah Bawen...
BAZNAS Kabupaten Semarang untuk pertama kalinya mengelola penyembelihan dam haji dari 93 jamaah asal Kabupaten Semarang di RPH Candirejo, Kecamatan Tuntang, Sabtu (30/5/2026). Program yang dilaksanakan berdasarkan regulasi pemerintah tersebut menyalurkan daging dam tamattu’ kepada masyarakat fakir miskin melalui kerja sama dengan Dinas Sosial dan DP3AKB agar bantuan tepat sasaran.
Pertama Kali, BAZNAS Kabupaten Semarang Sembelih 93 Kambing Dam Haji
BAZNAS Kabupaten Semarang untuk pertama kalinya mengelola penyembelihan dam haji dari 93 jamaah asal Kabupaten Semarang di RPH Candirejo, Kecamatan Tuntang, Sabtu (30/5/2026). Program yang dilaksanakan...
Hasil Pantauan BI Jateng Ekonomi Jawa Tengah Tetap Kuat di Tengah Ketidakpastian Global
Hasil Pantauan BI Jateng: Ekonomi Jawa Tengah Tetap Kuat di Tengah Ketidakpastian Global
Perekonomian Jawa Tengah tumbuh 5,89 persen secara tahunan pada Triwulan I 2026, melampaui pertumbuhan nasional dan Pulau Jawa. Kinerja yang dirilis BPS tersebut ditopang oleh meningkatnya konsumsi rumah...
Muat Lebih

POPULER

Komunitas Kridha Beksa Wandawa menggelar kelas Tari Klasik Gaya Surakarta di Pendopo Bung Karno, Salatiga, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya melestarikan budaya Jawa di tengah modernisasi. Kegiatan yang awalnya menargetkan 30 peserta ini diikuti 62 orang berusia 12 hingga 62 tahun, yang belajar Tari Golek Sri Rejeki untuk mengenal, menjaga, dan mewariskan seni tradisi kepada generasi masa kini.
Komunitas Kridha Beksa Wandawa Gelar Kelas Tari Klasik di Salatiga, Peserta Membludak
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved