KABAR RASIKA

Ganjar Cek Persiapan Jalur Mudik Jateng

Ganjar Cek Persiapan Jalur Mudik Jateng

Ganjar Cek Persiapan Jalur Mudik Jateng

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengecek sejumlah jalur mudik di Jawa Tengah. Hal ini dilakukan untuk melihat persiapan menyambut pemudik pada lebaran tahun ini.

Dua lokasi yakni persimpangan Alas Roban Batang dan pintu tol Kalikangkung didatangi Ganjar sepulang dari memimpin Musrenbang di Kabupaten Pekalongan, Selasa (19/4). Dua lokasi itu diprediksi akan menjadi lokasi padat saat arus mudik lebaran tiba.

“Kita coba cek jalur mudik lebaran, salah satunya gerbang tol Kalikangkung ini. Kita cek kesiapannya karena dari Palimanan kan tidak ada tiket dari sana, sudah dilepas. Maka kita mensinyalir yang ada di Kalikangkung ini menjadi tempat yang trafficnya sangat padat,” katanya.

Maka skenario-skenario mengantisipasi kepadatan lanjut Ganjar harus dilakukan. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian, pengelola jalan tol hingga menugaskan Dinas Perhubungan Jateng untuk bersiap-siap.

“Nanti pengaturan kita siapkan termasuk dukungannya, apakah personil, dukungan kesehatan, damkar dan lainnya kita siapkan. Jadi kapan akan one way dan sebagainya, kepolisian yang akan mengatur. Kami siap mendukung termasuk Basarnas juga siap,” ucapnya.

Ganjar berharap, pengelolaan di pintu keluar Kalikangkung bisa termanajemen dengan baik. Sebab jika tidak, akan terjadi penumpukan kendaraan yang sangat tinggi di lokasi itu.

“Makanya saya juga tadi cek yang ada di Alas Roban itu karena juga kemungkinan terjadi traffic yang sangat tajam. Jadi nanti di sana akan disediakan jalur memutar dengan harapan tidak terjadi kepadatan karena di sana rawan kecelakaan,” ucapnya.

Ganjar juga menghimbau pemudik untuk mempersiapkan diri dengan baik. Kendaraan yang akan digunakan harus dipastikan laik jalan dan crew yang ikut di dalamnya juga sehat.

“Semoga bisa lancar semuanya, sekarang tugas kami menyiapkan dari awal agar semuanya lancar,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro mengatakan, rencananya akan ada pemberlakuan jalur searah atau one way di jalan tol saat mudik lebaran tahun ini. Pengemudi akan tap awal dari Cikarang Utama dan selanjutnya tap lagi di gerbang tol Kalikangkung.

“Untuk mengantisipasi adanya penumpukan kendaraan, kami akan menyediakan penambahan gate sebanyak 23 gate. Selain itu, kami juga akan menambah petugas yang nantinya bisa mobile unutk tapping,” katanya.

Pihaknya juga telah menyiapkan skenario lain. Jika terjadi kepadatan di gerbang tol Kalikangkung, maka akan dilakukan pengurangan volume kendaraan dengan cara mengeluarkannya dari gerbang tol terdekat.

“Bisa dikeluarkan lewat gerbang tol Weleri Kendal dan Kaliwungi untuk kemudian melanjutkan di jalur arteri. Atau bisa juga masuk tol lagi via pintu tol Krapyak,” terangnya.

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengecek sejumlah jalur mudik di Jawa Tengah. Hal ini dilakukan untuk melihat persiapan menyambut pemudik pada lebaran tahun ini.

Dua lokasi yakni persimpangan Alas Roban Batang dan pintu tol Kalikangkung didatangi Ganjar sepulang dari memimpin Musrenbang di Kabupaten Pekalongan, Selasa (19/4). Dua lokasi itu diprediksi akan menjadi lokasi padat saat arus mudik lebaran tiba.

“Kita coba cek jalur mudik lebaran, salah satunya gerbang tol Kalikangkung ini. Kita cek kesiapannya karena dari Palimanan kan tidak ada tiket dari sana, sudah dilepas. Maka kita mensinyalir yang ada di Kalikangkung ini menjadi tempat yang trafficnya sangat padat,” katanya.

Maka skenario-skenario mengantisipasi kepadatan lanjut Ganjar harus dilakukan. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian, pengelola jalan tol hingga menugaskan Dinas Perhubungan Jateng untuk bersiap-siap.

“Nanti pengaturan kita siapkan termasuk dukungannya, apakah personil, dukungan kesehatan, damkar dan lainnya kita siapkan. Jadi kapan akan one way dan sebagainya, kepolisian yang akan mengatur. Kami siap mendukung termasuk Basarnas juga siap,” ucapnya.

Ganjar berharap, pengelolaan di pintu keluar Kalikangkung bisa termanajemen dengan baik. Sebab jika tidak, akan terjadi penumpukan kendaraan yang sangat tinggi di lokasi itu.

“Makanya saya juga tadi cek yang ada di Alas Roban itu karena juga kemungkinan terjadi traffic yang sangat tajam. Jadi nanti di sana akan disediakan jalur memutar dengan harapan tidak terjadi kepadatan karena di sana rawan kecelakaan,” ucapnya.

Ganjar juga menghimbau pemudik untuk mempersiapkan diri dengan baik. Kendaraan yang akan digunakan harus dipastikan laik jalan dan crew yang ikut di dalamnya juga sehat.

“Semoga bisa lancar semuanya, sekarang tugas kami menyiapkan dari awal agar semuanya lancar,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro mengatakan, rencananya akan ada pemberlakuan jalur searah atau one way di jalan tol saat mudik lebaran tahun ini. Pengemudi akan tap awal dari Cikarang Utama dan selanjutnya tap lagi di gerbang tol Kalikangkung.

“Untuk mengantisipasi adanya penumpukan kendaraan, kami akan menyediakan penambahan gate sebanyak 23 gate. Selain itu, kami juga akan menambah petugas yang nantinya bisa mobile unutk tapping,” katanya.

Pihaknya juga telah menyiapkan skenario lain. Jika terjadi kepadatan di gerbang tol Kalikangkung, maka akan dilakukan pengurangan volume kendaraan dengan cara mengeluarkannya dari gerbang tol terdekat.

“Bisa dikeluarkan lewat gerbang tol Weleri Kendal dan Kaliwungi untuk kemudian melanjutkan di jalur arteri. Atau bisa juga masuk tol lagi via pintu tol Krapyak,” terangnya.

BACA JUGA :

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px