KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ganjar Sampaikan 5 Tugas Besar Pj Bupati Pati

Ganjar Sampaikan 5 Tugas Besar Pj Bupati Pati

Ganjar Sampaikan 5 Tugas Besar Pj Bupati Pati

PATI – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan lima pesan utama yang mesti dilakukan Pj Bupati Pati beserta jajaran. Hal tersebut dia sampaikan di pendapa Kabupaten setempat, Selasa (6/9).

Di hadapan Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, Operasi Perangkat Daerah (OPD), Sekretaris Dinas, Staf Ahli, Asisten Sekretaris Daerah, Forkopimda serta camat, hal pertama yang tekankan Ganjar kepada Pemkab Pati adalah jangan sampai terlibat kasus korupsi.

“Yang saya sampaikan karena ini Pj Bupati, maka Bupati tugasnya menyiapkan Pilkada ini jelas karena sudah diperintahkan sampai 2024. kedua, tugas harian yang mesti dilaksanakan apa itu, saya pesankan tadi jangan korupsi, itu penting,” ujar Ganjar.

Tak kalah penting, Pemerintah Kabupaten Pati didorong untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

“Layani masyarakat mudah, murah, cepat. Dan, buat aplikasi sehingga komplain handelingnya kita harapkan jauh bisa lebih cepat,” lanjutnya.

Orang nomor satu di Jawa Tengah itu juga mewanti-wanti soal kondisi ekonomi saat ini. Sehingga, Pemerintah Daerah harus mampu memberikan kontribusi untuk wilayahnya masing-masing.

“Caranya, pengendalian inflasi, kebutuhannya cukup, BBM yang sedang baik maka dipastikan stoknya di seluruh BBM yang ada,” imbuhnya.

Peningkatan ekonomi juga dapat ditopang dengan menggarap sektor investasi. Di sini, Camat dapat berperan untuk memetakan potensi dan mendekati masyarakat.

“Selebihnya tentu saja investasi yang bisa meningkatkan ekonomi yang ada di Pati mesti dijaga dan itu layanan baik, masyarakat kondusif. Ada beberapa kasuistik untuk mendapatkan perhatian nanti kita akan sampaikan. Misalnya nelayan yang di Pati, Juwana itu butuh perhatian, nanti kita minta Pemda merespon cepat,” tandasnya.

Sementara pesan kelima Ganjar kepada Pemkab Pati adalah untuk memperhatikan ketahanan pangan.

“Maka, saya minta halaman ditanami tanaman pendamping beras, pendamping padi mesti disiapkan. Maka, tadi banyak potensi yang tumbuh dari sini,” terangnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]