URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan lima pesan utama yang mesti dilakukan Pj Bupati Pati beserta jajaran. Hal tersebut dia sampaikan di pendapa Kabupaten setempat, Selasa (6/9).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Sampaikan 5 Tugas Besar Pj Bupati Pati

Ganjar Sampaikan 5 Tugas Besar Pj Bupati Pati

Ganjar Sampaikan 5 Tugas Besar Pj Bupati Pati

featured-img

PATI – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan lima pesan utama yang mesti dilakukan Pj Bupati Pati beserta jajaran. Hal tersebut dia sampaikan di pendapa Kabupaten setempat, Selasa (6/9).

Di hadapan Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, Operasi Perangkat Daerah (OPD), Sekretaris Dinas, Staf Ahli, Asisten Sekretaris Daerah, Forkopimda serta camat, hal pertama yang tekankan Ganjar kepada Pemkab Pati adalah jangan sampai terlibat kasus korupsi.

“Yang saya sampaikan karena ini Pj Bupati, maka Bupati tugasnya menyiapkan Pilkada ini jelas karena sudah diperintahkan sampai 2024. kedua, tugas harian yang mesti dilaksanakan apa itu, saya pesankan tadi jangan korupsi, itu penting,” ujar Ganjar.

Tak kalah penting, Pemerintah Kabupaten Pati didorong untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

“Layani masyarakat mudah, murah, cepat. Dan, buat aplikasi sehingga komplain handelingnya kita harapkan jauh bisa lebih cepat,” lanjutnya.

Orang nomor satu di Jawa Tengah itu juga mewanti-wanti soal kondisi ekonomi saat ini. Sehingga, Pemerintah Daerah harus mampu memberikan kontribusi untuk wilayahnya masing-masing.

“Caranya, pengendalian inflasi, kebutuhannya cukup, BBM yang sedang baik maka dipastikan stoknya di seluruh BBM yang ada,” imbuhnya.

Peningkatan ekonomi juga dapat ditopang dengan menggarap sektor investasi. Di sini, Camat dapat berperan untuk memetakan potensi dan mendekati masyarakat.

“Selebihnya tentu saja investasi yang bisa meningkatkan ekonomi yang ada di Pati mesti dijaga dan itu layanan baik, masyarakat kondusif. Ada beberapa kasuistik untuk mendapatkan perhatian nanti kita akan sampaikan. Misalnya nelayan yang di Pati, Juwana itu butuh perhatian, nanti kita minta Pemda merespon cepat,” tandasnya.

Sementara pesan kelima Ganjar kepada Pemkab Pati adalah untuk memperhatikan ketahanan pangan.

“Maka, saya minta halaman ditanami tanaman pendamping beras, pendamping padi mesti disiapkan. Maka, tadi banyak potensi yang tumbuh dari sini,” terangnya.

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved