RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kebakaran hebat melanda deretan warung di Jalan Kancing Mas, Krajan Kidul, Kelurahan Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (14/4/2026). Sedikitnya lima warung hangus terbakar dalam peristiwa tersebut. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material masih dalam pendataan.
Saksi mata, Indra Maula Kurniawan (16) yang bekerja di sebuah bengkel tak jauh dari lokasi kebakaran menuturkan saat tiba di lokasi, api sudah dalam kondisi menyala dan mulai membesar. Ia sempat berupaya memadamkan api dengan kain basah, namun kobaran api terus muncul kembali.
“Awalnya api sudah menyala di bagian wajan penggorengan. Saya sempat menutup dengan kain basah, sempat padam, tapi menyala lagi. Ternyata di bagian belakang lemari api sudah besar, akhirnya merembet ke seluruh bangunan,” ujarnya ditemui di lokasi kejadian.
Menurutnya, saat kejadian terdapat dua orang di lokasi, yakni pemilik warung dan seseorang yang sedang memasak. Keduanya berhasil menyelamatkan diri sambil berteriak meminta pertolongan warga.
“Api cepat merembet karena bangunan didominasi material kayu,” ungkapnya.
Petugas Pemadam Kebakaran dari Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Joko Sukaryono, menjelaskan kebakaran diduga berasal dari aktivitas memasak gorengan menggunakan kompor.
“Perkiraan awal, api berasal dari kompor saat aktivitas memasak gorengan, kemudian memicu kebakaran,” jelasnya.
Ia menambahkan, api pertama kali muncul di warung bagian tengah, kemudian merembet ke warung lain di sekitarnya hingga total lima warung terdampak.
Untuk memadamkan api, petugas mengerahkan empat armada pemadam dari pos Ungaran, Ambarawa, Bawen, dan Bergas, serta dibantu satu tangki suplai air dari BPBD. Proses pemadaman dilanjutkan dengan pendinginan guna mencegah api kembali menyala.
“Korban jiwa nihil. Saat ini kami masih fokus pada proses pendinginan. Untuk kerugian material masih dalam pendataan oleh pihak terkait,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, upaya pendinginan oleh petugas pemadam kebakaran masih terus dilakukan. Sementara pemilik warung dibantu warga mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan. (win)