KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Grebeg Kutowinangun Kidul Lestarikan Permainan Tradisional Agar Anak Tidak Kecanduan Gadget

Grebeg Kutowinangun Kidul Lestarikan Permainan Tradisional Agar Anak Tidak Kecanduan Gadget

Grebeg Kutowinangun Kidul Lestarikan Permainan Tradisional Agar Anak Tidak Kecanduan Gadget

Kegiatan Grebeg Kutowinangun Kidul merupakan tradisi masyarakat sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmatnya.

Tradisi Grebeg Kutowinangun Kidul ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan diantaranya pemeran produk UMKM dan berbagai lomba permainan anak zaman dahulu.

“Kegiatan hari ini masih serangkaian mengisi kegiatan Grebeg Kutowinangun Kidul, yakni tradisi masyarakat yang sudah lama ada,”kata Lurah Kutowinangun Kidul, Titin Eka Novia SE, disela acara, Sabtu (22/10/2022).

Diungkapkan Titin, selama pandemi Covid 19 tidak ada kegiatan. Dan saat ini kita bangkitkan lagi dengan tujuan untuk meningkatkan ekonomi rakyat dan juga ada agenda beberapa kegiatan yang bisa menjadikan anak anak termemori permainan jaman dahulu.

“Anak anak agar mengetahui permainan zaman dulu. Dulu itu “Mbah – mbah” kita mainanya apa saja sih. Jadi ini kita adakan Festival Dolanan Anak,”ungkapnya.

Dijelaskan Titin, dalam Festival Dolanan Anak ini ada beberapa permainan diantaranya lomba egrang, lomba lari dengan batok dan lomba kreasi mainan dengan gedebok pisang.

“Tujuannya adalah agar anak anak tidak kecanduan gadget. Makanya kita edukasi disini. Setelah diedukasi harapanya nanti saat pulang bisa ditularkan kepada teman temannya,”jelasnya.

Titin menambahkan, kegiatan ini kedepan akan dijadikan agenda bulanan maupun tahunan.

“Tradisi Peken Sudiran disini pagi tadi juga ada tradisi Peken Sudiran yang menjajakan aneka makanan tradisional”, lanjut Titin,

“Tadi dijual ada nasi jagung, klepon dan lainya. Tadi pagi masyarakat yang hadir sangat antusias sehingga cepat habis,”tutur Titin.

Hadirnya makanan tradisional ini membangkitkan memori terdahulu, sehingga saat mereka datang langsung diborong.

“Sangat meriah, dan ini diluar ekspektasi kami. Kegiatan ini seharusnya sampai sore, ternyata baru dua jam jajanan tradisional sudah ludes semua,”beber Titin.

Titin menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar selama dua hari, yakni hari ini Sabtu, hingga besuk hari Minggu.

“Puncak acaranya besuk. Besuk ada prosesi grebeg yang mana ada 13 gunungan besar yang akan kita bagikan gratis,”terangnya.

Besuk juga ada gunungan spektakuler enting enting gepuk yang tingginya hampir tiga meter.

“Masing masing RW juga akan menampilkan UMKM sebagai bentuk sedekah,”pungkasnya.

Titin Eka Novia, Lurah Kutowinangun Kidul

 

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Salatiga mengungkap dugaan perjudian sabung ayam di kawasan Grogol, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Minggu (1/11/2026). Polisi mengamankan enam orang, termasuk pria berinisial R (50) yang diduga menyediakan lahan sekaligus memperoleh uang meja dari aktivitas taruhan. Petugas turut menyita uang taruhan, dua ayam jago, dan sejumlah barang bukti lainnya.
Sediakan Tempat untuk Judi Sabung Ayam, Warga Salatiga Dicokok Polisi
Pemkot Semarang menertibkan sekitar 57 pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Kaligawe Raya hingga perbatasan Demak, Selasa (3/11/2026). Penertiban dilakukan untuk membuka akses normalisasi drainase sepanjang hampir empat kilometer yang terhambat bangunan dan sampah. Langkah ini diharapkan memperlancar aliran air serta mengurangi potensi banjir di kawasan Kaligawe dan Genuk.
Penertiban PKL Kaligawe hingga Perbatasan Sayung Berlangsung Kondusif, Normalisasi Drainase Segera Dilakukan
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Ungaran Innovative Expo 2026 Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Ungaran Innovative Expo 2026: Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
[pekok2]