URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Front One Gosyen Hotel Salatiga memanfaatkan momentum bulan Ramadan dengan menawarkan promo All You Can Eat (AYCE) selama bulan suci tersebut. Terletak di Salatiga Plaza, Jalan Jend Sudirman, Kutowinangun Tingkir, Kota Salatiga, hotel ini menarik perhatian dengan konsep AYCE pada hari Sabtu dan Minggu mulai tanggal 15 Maret hingga 8 April 2024.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hanya 69 Ribu, Bisa Bukber Sepuasnya “Safari Iftar Ramadan” Front One Gosyen Salatiga

Hanya 69 Ribu, Bisa Bukber Sepuasnya “Safari Iftar Ramadan” Front One Gosyen Salatiga

Hanya 69 Ribu, Bisa Bukber Sepuasnya “Safari Iftar Ramadan” Front One Gosyen Salatiga

Pengunjung saat menikmati all you can eat di Front One Gosyen Hotel Salatiga. Foto dok IST
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Puasa masih kurang 20 hari lagi, agenda Buka Bersama atau bukber menjadi salah satu agenda yang selalu dinantikan saat bulan Ramadan. Biasanya Bukber diadakan bersama pasangan, keluarga, bahkan rekan kerja atau rekan sekolah.

Di Kota Salatiga dan Sekitarnya yang merupakan salah satu Kota di Jawa Tengah yang kaya akan wisata kuliner, Resto dan cafenya memiliki keunikan dan daya tariknya masing – masing. Pilihan menu dan cita rasa juga beragam sehingga mampu memanjakan pecinta kuliner baik bagi warga lokal maupun wisatawan. Selain itu, harga setiap menu untuk kuliner di Kota Salatiga tentunya terjangkau dan menyesuaikan budget.

Peluang inilah yang ditangkap oleh manajemen Front One Gosyen Hotel Salatiga. Hotel yang terletak di Salatiga Plaza, Jalan Jend Sudirman, Kutowinangun Tingkir, Kota Salatiga ini dalam Ramadan 1445 H, menawarkan promo AYCE atau All You Can Eat selama bulan Ramadhan 2024.

Kepada rasikafm.com, Ajeng Ayu Tunjungsari Sales manager Front One Gosyen Hotel Salatiga menyebut jika kehadiran All You Can Eat selama bulan Ramadhan 2024 ini menjadi salah satu daya tarik dihotelnya.

“Program all you can eat ini hanya tersedia di hari Sabtu dan Minggu. All you can eat di Front One Gosyen Hotel Salatiga mulai tanggal 15 Maret 2024 hingga 8 April 2024. Dengan harga 69.000nett/pax warganet di Kota Salatiga dan sekitarnya bisa menikmati hidangan sepuasnya” ujar Ajeng.

Pihaknya menambahkan pilihan menu berbeda setiap harinya dari takjil corner, hot dishes, stall kolak, stall es, stall live cooking, aneka kerupuk, aneka sambal, dessert dan minuman. Namun dari banyaknya menu, terdapat menu spesial yakni nasi kebuli, kare kambing dan turkish coffee.

Selain harga murah, hadir setiap hari dan banyaknya pilihan menu. Pengunjung juga dimanjakan dengan live music serta door prize bagi yang beruntung.

Suasana saat buka puasa

BACA JUGA :

Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga