URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sejumlah harga bahan kebutuhan pokok di Pasar Kembangsari Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang mengalami kenaikan. Pedagang sembako, Suwarti mengatakan banyak bahan kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga sejak naiknya harga BBM.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Harga Beras Dipasar Kembangsari Naik Tajam, Pedagang Pasrah

Harga Beras Dipasar Kembangsari Naik Tajam, Pedagang Pasrah

Harga Beras Dipasar Kembangsari Naik Tajam, Pedagang Pasrah

featured-img

3 pekan pasca bbm naik, Sejumlah harga bahan kebutuhan pokok di Pasar Kembangsari Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang mengalami kenaikan.

Pedagang sembako, Suwarti mengatakan banyak bahan kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga sejak naiknya harga BBM.

Seperti halnya beras jenis RD, untuk harga satu karung beras dengan berat 25 kilogram mencapai Rp 270 ribu per karung. Harga sebelum hanya Rp 250 ribu per karung.

“Beras ukuran 5 kilogram juga naik, sebelumnya Rp 50 ribu per 5 kilogram sekarang mencapai Rp 56 ribu per 5 kilogram,” kata Warti kepada rasikafm.com, (27/9/2022).

Warti mengaku tepung terigu kini mengalami kenaikan harga per kilogramnya. Harga tepung terigu sebelumnya hanya Rp 9 ribu per kilogram, kini mencapai Rp 11 ribu per kilogram.

Selain beras dan tepung terigu. Namun dari barang yang naik ada juga kebutuhan pokok yang mengalami penurunan harga, seperti halnya telur ayam yang semula mencapai Rp 30 ribu per kilogram, Sekarang harga telur ayam turun sampai Rp 25 ribu per kilogram.

Selain itu naiknya harga BBM tidak berimbas pada gula pasir dan minyak goreng. Harga gula pasir saat ini masih stabil di angka Rp 13 ribu per kilogram. Untuk minyak goreng subsidi juga stabil, harga per liternya Rp 14 ribu.

“Untuk minyak goreng sovia dan sunco harganya di angka Rp 17.500 sampai Rp 22.000 per liternya,” ungkapnya.

Warti menambahkan dengan naiknya harga BBM dan bahan kebutuhan pokok sangat berdampak baginya.

“Sejak harganya naik semua yang beli jadi sepi, para tengkulak juga tidak ada yang datang buat beli,” paparnya.

Dirinya berharap agar harga kebutuhan pokok dan BBM seperti dulu lagi.

“Dengan naiknya harga tersebut sangat menyulitkan kami para pedagang dan pembeli karena harganya sangat tinggi,” katanya.

Sementara itu, Mamik pembeli, menjelaskan bahwa dengan naiknya harga-harga bahan kebutuhan pokok membuat pengeluarannya bertambah dan tidak mengurangi pembelian.

“Kalau saya sebagai ibu rumah tangga saat beli bahan kebutuhan tidak saya kurangi, kalau di kurangi pembeliannya nanti rasa makanannya juga kurang sedap,” kata Mamik.

 

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum