URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Harga telur ayam ras di Kabupaten Semarang terus mengalami lonjakan yang signifikan selama sepekan terakhir. Berdasarkan pantauan di sejumlah pedagang Pasar Bandarjo Ungaran pada Kamis (25/8/2022) harga komoditas hewani itu mencapai Rp 31 ribu per kilogram.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Harga Telur Naik, Pembeli Beralih ke Daging Ayam

Harga Telur Naik, Pembeli Beralih ke Daging Ayam

Harga Telur Naik, Pembeli Beralih ke Daging Ayam

featured-img

UNGARAN – Harga telur ayam ras di Kabupaten Semarang terus mengalami lonjakan yang signifikan selama sepekan terakhir. Berdasarkan pantauan di sejumlah pedagang Pasar Bandarjo Ungaran pada Kamis (25/8/2022) harga komoditas hewani itu mencapai Rp 31 ribu per kilogram.

Salah seorang penjual sembako di Pasar Bandarjo, Hawari (28) resah atas kenaikan harga telur tersebut. Menurutnya hal itu tidak wajar sebab lonjakan harga terbilang sangat tinggi.

“Harga telur awal minggu kemarin sudah di angka Rp 28 ribuan. Nah sekarang lebih parah naiknya, sampai Rp 31 ribu,” ujarnya.

Dengan kenaikan harga yang tajam itu, menurutnya banyak pembeli yang mengurangi bahkan mengurungkan niatnya untuk berbelanja telur.

“Penjualan jelas turun drastis, yang biasanya 1-2 peti sekarang 5 kilo aja belum tentu terjual,” keluhnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Yani (45), salah satu pedagang telur di Pasar Bandarjo. Menurutnya kenaikan harga telur ini merupakan yang tertinggi menjelang 17 Agustus lalu.

“Iya naik terus sekarang jualnya Rp 30 ribu sekilonya, biasanya itu dulu sebelum naik sehari bisa 4-7 peti, naiknya itu selama mau 17-an sampai sekarang,” katanya.

Sementara salah seorang pembeli, Santi (38) warga Ungaran juga mengeluhkan kenaikan harga tersebut. Semula ia bermaksud membeli telur untuk alternatif protein. Akan tetapi karena harga naik tinggi ia lebih memilih membeli daging ayam.

“Kalau harganya sampai segini ya mending beli ayam sekalian. Toh selisih harganya nggak jauh,” tuturnya. (win)

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara