URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Haru, Pelepasan TPDS Senior SDIT Nuris Tengaran 2023

Haru, Pelepasan TPDS Senior SDIT Nuris Tengaran 2023

Haru, Pelepasan TPDS Senior SDIT Nuris Tengaran 2023

foto Arief Rasika
suasana pelepasan anggota tpds senior di SDIT Nuris Tengaran, senin 19 Juni 2023
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Haru sekaligus berkesan. Itulah barangkali kata yang tepat saat 15 anggota TPDS (tim penegak disiplin sekolah) senior dilepas oleh 50 anggota tpds lain yang merupakan adik kelas mereka, senin 19.6.2023.

Kepada rasikafm.com, Ardiansyah ketua pembina tpds Nuris mengatakan acara pelepasan ini baru pertama kali diadakan setelah tim terbentuk tahun 2018 silam.
“hari ini kami lepaskan, karena mereka sudah lulus dan mereka sudah bertugas selama 2 tahun, acara seremonial pelepasan ini kami kemas dengan acara pelatihan” ujar Ardi.

Menurut Ardi tujuan utama dibentuknya ini karena di sekolah ada 700 siswa, kadangkala guru kesulitan saat memantau dan menegakkan peraturan disekolah dalam hal kedisiplinan. 0leh karena itu pihak sekolah kemudian membentuk tim guna menegakkan disiplin siswa saat waktu sholat, bermain dan saat pelaksanaan upacara.

Seiring perkembanggan, anggota tpds senior ada juga yang memantau di dunia maya sebagai polisi cyber, mereka kadang menemukan pelanggaran diantaranya siswi yang tidak memakai jilbab, dan kasus bully di medsos, bahkan ada yang sudah mulai pacaran.

“nanti jika ada laporan yang dilengkapi bukti poto, maka siswa yang bersangkutan akan dibina, beberapa kali pernah ditemukan siswa pacaran” ujar ustad Ardi yang didampingi ustad Bima selaku pembina tpds.

Kepala SDIT Nurul Islam Tengaran, Siti Rofi’ah,S.Pd., M.Pd. mengatakan secara umum dirinya bangga dengan apa yang telah dicapai oleh anggota tpds senior, karena disela sela kegiatan utamanya belajar masih bisa menjadi pengawas bagi adik adik kelasnya. “Selaku kepala sekolah, saya mengucapkan terima kasih kepada tpds periode 2022 – 2023 yang sudah mengawal jalannya penegakan disiplin selama 1 tahun ini, mereka mampu mengemban amanah serta memberikan sumbangsih kepada sekolah” ujar Rofi.

Siti Rofi’ah menambahkan keberadaan tpds menjadi pelopor organisasi, mampu melatih jiwa kepemimpinan anak anak di SD Nuris. “semoga tidak berhenti sampai disini saja, kedepan mereka harus mampu menjadi pelopor saat bersekolah ke jenjang yang lebih tinggi, termasuk saat berbaur di masyarakat, yang jelas alumni tpds beda, karena mereka adalah siswa pilihan” ujar Rofi bangga.

Sementara itu bagi Nindy, dirinya mengku sangat terkesan setelah menjadi anggota tpds, karena di organisasi ini ia menemukan saudara dan juga bimbingan dari para pembina “sejak saya menjadi anggota tpds muncul rasa percaya diri, menjadi pribadi mandiri, terima kasih dengan tpds karena hidupku menjadi lebih berwarna, rasanya aku belum siap melepas tpds” ujar Nindy sambil berkaca kaca.

Nindy mengaku kesedihan yang ia rasakan berbeda saat ia mengikuti wasana warsa lalu. Apalagi saat pelepasan ini ia mengaku mendapat perhatian khusus dari adik adik kelasnya.

Sementara itu pantauan Rasika, acara pelepasan berlangsung sederhana namun penuh kesan.
Nampak tpds yunior menghadiahkan kue kepada seniornya, sedangkan yang senior juga memberikan kue kepada pembina untuk kemudian dimakan bersama sama.

Ada juga anggota muda yang memberikan kenang kenanggan berupa kado unik kepada mantan kakak kelasnya yang kini sudah lulus.

– Nindy saat diwawancarai Rasika FM
– Ardiansyah ketua pembina tpds saat diwawancarai Rasika FM

BACA JUGA :

Sekolah Rakyat permanen pertama di Jawa Tengah yang berada di Kabupaten Sukoharjo ditargetkan mulai membuka kegiatan belajar mengajar pada 14 Juli 2026 untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Sekolah berkapasitas 1.080 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA ini disiapkan pemerintah untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak dari keluarga kurang mampu melalui fasilitas berasrama, kurikulum fleksibel, dan dukungan pemerintah pusat serta daerah.
Sekolah Rakyat Permanen Pertama di Jateng Siap Beroperasi, Tampung 1.080 Siswa
Razita Azzalea, siswi SD Muhammadiyah Plus Salatiga, meraih medali pada kompetisi Bahasa Inggris Level 2 dalam Grand Final Nasional OMNAS 15 yang digelar di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Jawa Timur. Prestasi tersebut diraih setelah melewati seleksi berjenjang dari tingkat kota hingga provinsi, sekaligus mengharumkan nama sekolah dan Kota Salatiga di ajang akademik tingkat nasional berkat ketekunan belajar, bimbingan guru, serta dukungan keluarga.
Razita Azzalea, Raih Medali di Grand Final Nasional OMNAS 15 di Kampus UNESA
Sebanyak 2.596 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Klaten resmi keluar dari data kemiskinan dan diwisuda dalam graduasi mandiri di Graha Bung Karno, Selasa (30/6/2026). Keberhasilan tersebut diraih melalui graduasi mandiri dan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi, sebagai wujud peningkatan kesejahteraan serta kemandirian ekonomi keluarga penerima bantuan.
2.596 Warga Klaten resmi keluar dari data kemiskinan
Jurnal ilmiah UIN Salatiga, Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies (IJIMS), meraih penghargaan Diktis Award 2026 di Jakarta, Sabtu (27/6), setelah berhasil mempertahankan predikat Scopus Q1 selama delapan tahun berturut-turut. Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Nasaruddin Umar sebagai bukti pengakuan global terhadap mutu akademik perguruan tinggi keagamaan Islam negeri.
IJIMS UIN Salatiga Raih Apresiasi Tertinggi Menag di Diktis Award 2026
Kampus Sahabat Lansia, Kisah UKSW Menjaga Semangat Belajar di Usia Senja
Kampus Sahabat Lansia, Kisah UKSW Menjaga Semangat Belajar di Usia Senja
Pemerintah Kabupaten Semarang kembali mempertegas larangan penjualan dan pengadaan seragam oleh satuan pendidikan setelah polemik dugaan pungutan seragam di SMP Negeri 2 Ungaran. Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro, Jumat (26/6/2026), meminta seluruh kepala sekolah mematuhi Pasal 181 PP Nomor 17 Tahun 2010, mengembalikan mekanisme pengadaan kepada komite sekolah bersama wali murid, serta memastikan sekolah tidak melakukan pungutan maupun pengadaan seragam.
Sekda Kabupaten Semarang Tegaskan Sekolah Dilarang Jual Seragam, Pengadaan Dikembalikan ke Komite

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Perdagangan menyiapkan Shelter Kridanggo sebagai pusat penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) kuliner melalui program SIPEKAT. Rencana tersebut disampaikan dalam kegiatan diseminasi di Aula Dinas Perdagangan Kota Salatiga sebagai upaya menyelaraskan penataan ruang kota, fungsi jalan, dan pemberdayaan ekonomi pedagang melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta sektor perbankan.
PKL Kuliner Salatiga akan Dipusatkan di Shelter Kridanggo
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut