URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida mengajak Komunitas Wirausaha Salatiga (KWS) untuk terus berkembang di tengah kondisi sulit. Ajakan itu disampaikan dalam kegiatan reses di RM Joglo Rini, Salatiga, Minggu (26/10/2025). Ida mendorong UMKM naik kelas melalui digitalisasi, pelatihan, dan kolaborasi lintas sektor.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ida ajak Anggota KWS Naik Kelas Lewat Pemberdayaan UMKM

Ida ajak Anggota KWS Naik Kelas Lewat Pemberdayaan UMKM

Ida ajak Anggota KWS Naik Kelas Lewat Pemberdayaan UMKM

Foto Arief Rasika
Ida Nurul Farida sat berikan celemek kepada anggota KWS
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Ida Nurul Farida, mengajak anggota Komunitas Wirausaha Salatiga (KWS) untuk tetap semangat dan terus berkembang, sehingga kedepan bisa naik kelas ditengah kondisi sulit.

Hal itu disampaikan Ida saat menggelar kegiatan Reses di RM Joglo Rini Salatiga, Minggu (26/10/2025). Kegiatan kali ini dikemas berbeda karena menghadirkan kolaborasi dengan KWS yang diikuti oleh ratusan pelaku usaha dari berbagai bidang seperti kuliner, fashion, dan produk kreatif lainnya.

Dalam dialog hangat bersama para pelaku usaha, Ida Nurul Farida menekankan pentingnya peningkatan kapasitas UMKM agar mampu bersaing di era digital.

“UMKM harus naik kelas. Sekarang jualan tidak harus punya toko fisik, tapi bisa dilakukan secara online. Pelaku usaha perlu pandai mengelola media sosial, mengikuti pelatihan digital, hingga memperhatikan kemasan produk,” ujar Ida.

Ia juga menambahkan bahwa meskipun tidak berada di komisi yang bermitra langsung dengan Dinas UMKM, dirinya tetap berkomitmen untuk tumbuh bersama dan mendorong kemajuan wirausaha lokal.

“Pertemuan ini bukan awal dan akhir. Semoga ke depan masih bisa diagendakan dengan peserta yang lebih banyak,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan oleh anggota Komisi B DPRD kota Salatiga Heru Prasetyo. Menurutnya saat ini pihaknya sudah membantu anggota KWS dan memfasilitasi saat ada kegiatan di Salatiga.

“Kami sudah membantu anggota KWS dan mengandeng saat ada expo , ini juga bentuk tanggung jawab kami sebagai anggota DPR.” ujar Heru yang juga anggota PKS.

Sementara itu, Ketua KWS Salatiga, Sahonoe, dalam sambutannya menyampaikan bahwa makna kesuksesan tidak semata-mata diukur dari kekayaan materi.

“Sugih bukan tentang harta, tetapi tentang ketenangan, kepedulian, dan kemampuan untuk berbagi. Mari manfaatkan pertemuan ini sebaik mungkin dan semoga kopdar berikutnya bisa lebih seru lagi. Terima kasih untuk Bu Ida atas dukungannya,” ungkapnya.

Pantauan rasikafm.com usai kegiatan reses dan Kopdar ke 9 KWS juga di isi dengan acara sharing produk dan “curhat” sesama anggota KWS

Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Ida Nurul Farida

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"