URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PSISa Salatiga langsung tancap gas setelah memastikan keikutsertaanya dalam Liga 3 Regional Jawa Tengah. Seleksi tahap pertama digelar di Lapangan Bulu Tegalrejo, Rabu (31/8/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ikut Dalam Liga 3 Regional Jateng, PSISa Salatiga Langsung Tancap Gas

Ikut Dalam Liga 3 Regional Jateng, PSISa Salatiga Langsung Tancap Gas

Ikut Dalam Liga 3 Regional Jateng, PSISa Salatiga Langsung Tancap Gas

Pelatih dan pemain PSISa Salatiga sesaat setelah latihan (Poto. Dok. Humas)
featured-img

PSISa Salatiga langsung tancap gas setelah memastikan keikutsertaanya dalam Liga 3 Regional Jawa Tengah. Seleksi tahap pertama digelar di Lapangan Bulu Tegalrejo, Rabu (31/8/2022).

Kepada media, sekretaris PSISa Salatiga Moch Guntur FU mengatakan seleksi pertama digelar untuk pemain lokal Salatiga dan sekitarnya. “Memang kalau berbicara waktu, persiapan tahun ini terhitung mepet. Tapi kami optimistis bisa berbicara banyak dalam kompetisi, untuk target kami harap lebih baik dari tahun lalu yang tembus 10 besar Jateng,” jelasnya.

Guntur mengungkapkan untuk tahun ini, tim pelatih PSISa dikomandoi Hari Darmawan dengan asisten Joko dan pelatih kiper Dona. “Untuk pelatih kami juga mengandalkan kekuatan lokal. Manajemen percaya kekuatan lokal akan menghasilkan energi luar biasa karena ini soal kebanggaan,” paparnya.

Sementara Asisten Manajer PSISa Salatiga Joko Prasetyo menambahkan seleksi dilakukan untuk mencari pemain-pemain terbaik. “Prinsip awal adalah tidak ada pemain titipan. Semua yang nanti terpilih adalah berdasar kebutuhan tim dan prestasi pemain yang bersangkutan,” tegasnya.

Joko mengungkapkan, dengan waktu yang mepet jelang pendaftaran pemain Liga 3 Regional Jawa Tengah, maka pemain yang ikut seleksi harus menunjukan kemampuan terbaiknya. “Soal teknis sepenuhnya menjadi tanggung jawab pelatih, kami manajemen tidak akan turut campur,” ungkapnya.

Dia juga berharap dukungan dan doa dari masyarakat Kota Salatiga agar PSISa menorehkan prestasi terbaik. “Kami tidak muluk-muluk, untuk target akan dilakukan secara bertahap. Terpenting adalah PSISa ikut kompetisi dan mengembalikan nama besarnya. Untuk suporter PSiSa, kami minta memberi dukungan secara maksimal,” kata Joko Prasetyo.

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara