URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
pengrajin tahu di Salatiga yang tutup akibat harga kedelai kian melejit, menimpa Beni. Ia berharap agar harga kedelai dapat turun seperti dulu agar para perajin tahu tidak kebingungan terkait harga kedelai.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Imbas Harga Kedelai Melambung, Perajin Tahu di Salatiga Kini Tutup Produksi

Imbas Harga Kedelai Melambung, Perajin Tahu di Salatiga Kini Tutup Produksi

Imbas Harga Kedelai Melambung, Perajin Tahu di Salatiga Kini Tutup Produksi

featured-img

Salah satu pengrajin tahu di Salatiga yang tutup akibat harga kedelai kian melejit, menimpa Beni.

Usaha tahu miliknya yang berada di Tingkir Tengah Kecamatan Tingkir Kota Salatiga. Tak bisa diselamatkan.

Dari pantauan wartawan dilokasi, tempat usaha tahu milik Beni kondisinya sudah tak terawat dan masih ada bekas-bekas peralatan untuk membuat tahu.

Beni sendiri memulai usaha menjadi perajin tahu sejak 20 tahun lalu dengan dibantu sekitar sepuluh karyawan.

“Untuk total karyawan ada sepuluh, namun karyawan saya ini selalu ganti-ganti ada yang masuk ada yang keluar,” kata Beni.

Beni mengaku sejak pandemi covid-19, ia sudah mengurangi produksi tahu, sebelumnya ia dalam satu hari membutuhkan kedelai sekitar 400 kilogram.

“Awalnya sejak adanya covid-19 produksi kami mulai menyusut, setelah itu kami libur panjang,” jelasnya.

Menurutnya saat sebelum usaha miliknya tutup, harga kedelai mencapai 13 ribu per kilogram.

“Lalu ditambah harga kedelai yang mulai meningkat akhirnya mengambil keputusan untuk tutup,” katanya.

Selain harga kedelai saat itu terus naik, ada salah satu faktor yang membuat usaha tahu milik Beni tutup hingga sekarang.

“Daya beli masyarakat saat ini kurang, harga produksi naik mau jual dengan harga agak tinggi pun pembeli tidak mau,” paparnya.

Beni memproduksi berbagai tahu salah satunya tahu putih dan tahu pong.

Beni menambahkan ia masih ingin membuka lagi usaha tahu yang sudah digeluti selama ini.

Namun ia masih belum tahu kapan mau dibuka kembali.

“Kalau saya rencana mau buka lagi tapi belum tahu kapannya,” tambahnya.

Selain itu, ia berharap agar harga kedelai dapat turun seperti dulu agar para perajin tahu tidak kebingungan terkait harga kedelai.

“Kalau bisa harga kedelai diturunkan, seperti tahun-tahun lalu,” ujarnya.

BACA JUGA :

Jawa Tengah resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI yang akan berlangsung pada 11–20 September 2026. Kepastian itu ditandai peluncuran logo, maskot Saqur, dan tema oleh Gubernur Ahmad Luthfi bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar di Masjid Agung Jawa Tengah, Semarang, Kamis (25/6/2026), sebagai wujud kesiapan menyelenggarakan festival Al-Qur'an terbesar di Indonesia yang juga diharapkan menggerakkan syiar Islam, pariwisata, UMKM, dan ekonomi daerah.
MTQ Nasional XXXI Resmi Diluncurkan, Jawa Tengah Jadi Panggung Festival Al-Qur'an Terbesar se-Indonesia
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Salatiga menerjunkan 183 petugas untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung pada 15 Juni–31 Agustus 2026. Pendataan menyasar seluruh usaha nonpertanian, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar. BPS menekankan profesionalisme petugas dan mengapresiasi respons kooperatif masyarakat guna menghasilkan data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi.
Petugas Sensus Ekonomi Turun ke Lapangan, Respons Warga Salatiga Seperti apa?
Speling Jadi Program Unggulan Ahmad Luthfi, Tuai Apresiasi dari Bappenas
Speling Jadi Program Unggulan Ahmad Luthfi, Tuai Apresiasi dari Bappenas
AIR BERSIH
Antisipasi Kekeringan di Sejumlah Wilayah, Pemkab Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah
Lima mitra pengemudi ojek online dari Jawa Tengah dan DIY memenangkan sepeda motor Yamaha Lexi 155 dalam Program Berkah Ojek Online MyPertamina (BOOM) Periode 1 yang digelar PT Pertamina Patra Niaga. Para pemenang terpilih setelah rutin bertransaksi menggunakan aplikasi MyPertamina dan menukarkan poin menjadi voucher undian. Program apresiasi bagi pengguna Pertamax Series ini berlangsung hingga 31 Oktober 2026 dengan total hadiah 100 unit sepeda motor.
Rutin Pakai MyPertamina, Lima Driver Ojol di Jateng-DIY Bawa Pulang Yamaha Lexi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Menuju Era Baru Trans Semarang Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan
Menuju Era Baru Trans Semarang: Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan