URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Sejumlah anggota Komisi B DPRD Kota Salatiga menolak rencana Pemkot Salatiga untuk merelokasi pedagang Pasar Pagi yang selama ini beroperasi di halaman Pasaraya I Jl. Jenderal Sudirman, ke Pasar Rejosari (Pasar Sapi) di perempatan Jl. Veteran, Jl. Osamaliki, Jl. A. Yani, dan Jl. Hasanudin. Penolakan ini muncul setelah pedagang Pasar Pagi menyampaikan keluhan terkait pemindahan tersebut, yang dinilai tidak melalui kajian matang dan tidak melibatkan Komisi B dalam proses perencanaan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Inilah Alasan DPRD Salatiga Tolak Rencana Relokasi Pedagang Pasar Pagi

Inilah Alasan DPRD Salatiga Tolak Rencana Relokasi Pedagang Pasar Pagi

Inilah Alasan DPRD Salatiga Tolak Rencana Relokasi Pedagang Pasar Pagi

Sejumlah anggota Komisi B DPRD Salatiga saat berikan keterangan pers 

Foto dok IST

Sejumlah anggota Komisi B DPRD Salatiga saat berikan keterangan pers 
Featured Image

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sejumlah anggota komisi B DPRD Kota Salatiga menolak rencana Pemkot Salatiga merelokasi Pedagang Pasar Pagi.

Selama ini pedagang Pasar Pagi beroperasi di halaman Pasaraya I Jl Jenderal Sudirman dan akan direlokasi ke Pasar Rejosari (Pasar Sapi) di perempatan Jl Veteran, Jl Osamaliki, Jl A Yani, dan Jl Hasanudin.

Rencana pemindahan pedagang tersebut berdasarkan masukan para pedagang dan dinilai tidak melewati kajian terlebih dahulu.

Ketua Komisi B Bagas Aryanto, Wakil Riawan Woro, Sekretaris Ahmad Musadad, anggota Untung Haryanto, Yusuf Wibisono, Heru Prastyo, dan Ari Widiyatmoko memberikan penilaian masing masing.

”Kami sudah menerima keluhan dan keberatan pedagang Pasar Pagi yang menemui Komisi B. Pedagang Pasar Pagi mendapat informasi dari Dinas Perdagangan bahwa pedagang akan dipindah ke Pasar Rejosari,” ungkap Ketua Komisi B, Bagas Aryanto.

Menurut Bagas, pihaknya sebagai komisi yang membidangi pasar tidak mendapat informasi langsung dan diajak rembuk oleh Pemkot Salatiga, terkait rencana pemindahan Pedagang Pasar Pagi ke Pasar Sapi.

Atas dasar itu pihaknya sudah mengujungi Pedagang Pasar Pagi yang berjualan sejak dini hari hingga pagi hari.

Termasuk mendatangi dan bertemu dengan Kadinas Perdagangan Kusumo Aji untuk meminta klarifikasi terhadap rencana Pemkot Salatiga itu.

Diketahui pula bila pemindahaan pedagang itu merupakan bagian dari Program 100 Hari Wali Kota.

“Sayangnya Komisi B DPRD tidak diajak rembuk dan tidak ada kajian untuk relokasi pedagang tersebut. Perlu diketahui Pasar Pagi merupakan salah satu pilar ekonomi, pasar ikonik, dan sumber pendapatan asli daerah (PAD),” ungkap Bagas.

Sementara itu Yusuf Wibisono meminta agar Dinas Perdagangan menelaah terlebih bila ada kebijakan terkait pemindahaan pedagang.

Termasuk apakah instruksi tersebut tertulis atau lisan, sebab kami tidak mendapatkan surat tertulis atas itu.

Kalau dinilai pasar tidak bersih atau semrawut maka kebijakan bukan untuk memindahkan pedagang, tetapi menatanya.

Untung Haryanto mengungkapkan Pedagang Pasar Pagi Jenderal Sudirman umumnya adalah pedagang yang patuh, karena taat membayar retribusi.

Jumlahnya 863 orang yang terbagi dalam 8 kelompok paguyuban. Dia juga mempertanyakan apakah 863 pedagang itu bisa terakomodasi di Pasar Sapi.

Lalu Heru Prastyo mewakili komisi dan fraksi PKS secara tegas menolak relokasi Pedagang Pasar Pagi ke Pasar Sapi.

Dari retribusi pedagang tersebut setiap tahun menyuplai PAD sekitar Rp800 juta/tahun.

Belum lagi retribusi dari parkir yang cukup besar pula sekitar Rp500 juta/tahun. Menurutnya pemindahan pedagang itu telah membuat kegaduhan, sehingga perlu kajian ulang.

Adapun Ari Widiyatmoko menilai kurang setuju dengan pemindahan pedagang dan keputusan itu terburu-buru.

Selain itu Pasar Sapi belum tentu bisa menampung pedagang. Di sisi lain Pasar Sapi berada di jalur padat kendaraan berat dan rawan kecelakaan lalu lintas pada dinihari dan pagi hari.

BACA JUGA :

Polres Salatiga menggelar latihan kesiapsiagaan penanganan gangguan kamtibmas di depan Kantor Pemkot Salatiga, Kamis (23/4/2026), dengan skenario unjuk rasa hingga ricuh. Kegiatan ini melibatkan Forkopimda untuk menguji kesiapan personel, koordinasi lintas sektor, serta memastikan respons cepat sesuai prosedur dalam menghadapi potensi eskalasi.
Hadapi Mayday, Polres Salatiga Siap! Sudah Gelar Latihan di Hadapan Forkopimda
Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang menggelar simulasi Sispamkota di Kantor Bupati, Kamis (23/4/2026), untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan seperti unjuk rasa. Kegiatan ini dilakukan dengan melatih personel sesuai prosedur serta mengedepankan pendekatan dialogis dalam menangani aspirasi masyarakat.
Simulasi Pengamanan Kota Digelar, Kapolres dan Bupati Semarang Pastikan Kesiapsiagaan Hadapi Unjuk Rasa
SMKN 1 Bawen mengekspor edamame ke Jepang melalui kerja sama industri sebagai bagian pembelajaran berbasis produksi, Kamis (23/4/2026). Program di lahan 3 hektare ini melibatkan 400 siswa dan dikembangkan sejak empat bulan terakhir untuk memenuhi permintaan pasar sekaligus mencetak lulusan berdaya saing global.
Edamame SMKN 1 Bawen Tembus Ekspor Jepang
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menghadiri peluncuran Indeks Kota Toleran 2025 oleh SETARA Institute di Jakarta, Rabu (22/4/2026), saat Salatiga kembali meraih peringkat pertama dengan skor 6,492. Capaian ini diraih melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kerukunan serta memperkuat nilai toleransi secara berkelanjutan.
Selamat! Salatiga Sandang Kota Paling Toleran di Indonesia

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran

INFOGRAFIS

TERKINI

PT Trans Marga Jateng menyalurkan 200 paket sembako kepada warga Bugel dan Kauman Kidul di Taman Wisata Sejarah Salatiga, Kamis (23/4/2026), sebagai bentuk tanggung jawab sosial proyek akses tol Pattimura. Bantuan ini diberikan untuk mendukung kesejahteraan warga terdampak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
TMJ Peduli, Salurkan 200 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Akses Tol Pattimura
PT Trans Marga Jateng menyalurkan 200 paket sembako kepada warga Bugel dan Kauman Kidul di Taman Wisata Sejarah Salatiga, Kamis (23/4/2026), sebagai bentuk tanggung jawab sosial proyek akses tol Pattimura....
Polres Salatiga menggelar latihan kesiapsiagaan penanganan gangguan kamtibmas di depan Kantor Pemkot Salatiga, Kamis (23/4/2026), dengan skenario unjuk rasa hingga ricuh. Kegiatan ini melibatkan Forkopimda untuk menguji kesiapan personel, koordinasi lintas sektor, serta memastikan respons cepat sesuai prosedur dalam menghadapi potensi eskalasi.
Hadapi Mayday, Polres Salatiga Siap! Sudah Gelar Latihan di Hadapan Forkopimda
Polres Salatiga menggelar latihan kesiapsiagaan penanganan gangguan kamtibmas di depan Kantor Pemkot Salatiga, Kamis (23/4/2026), dengan skenario unjuk rasa hingga ricuh. Kegiatan ini melibatkan Forkopimda...
Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang menggelar simulasi Sispamkota di Kantor Bupati, Kamis (23/4/2026), untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan seperti unjuk rasa. Kegiatan ini dilakukan dengan melatih personel sesuai prosedur serta mengedepankan pendekatan dialogis dalam menangani aspirasi masyarakat.
Simulasi Pengamanan Kota Digelar, Kapolres dan Bupati Semarang Pastikan Kesiapsiagaan Hadapi Unjuk Rasa
Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang menggelar simulasi Sispamkota di Kantor Bupati, Kamis (23/4/2026), untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan seperti unjuk...
Bikin Resah, Satpam UKSW Amankan 5 Orang Diduga DC
Bikin Resah, Satpam UKSW Amankan 5 Orang Diduga DC
Petugas keamanan UKSW mengamankan lima orang yang diduga debt collector di area kampus Salatiga, Kamis (23/4/2026), setelah kedapatan memantau dan memotret kendaraan saat kampus ramai. Mereka dibawa ke...
SMKN 1 Bawen mengekspor edamame ke Jepang melalui kerja sama industri sebagai bagian pembelajaran berbasis produksi, Kamis (23/4/2026). Program di lahan 3 hektare ini melibatkan 400 siswa dan dikembangkan sejak empat bulan terakhir untuk memenuhi permintaan pasar sekaligus mencetak lulusan berdaya saing global.
Edamame SMKN 1 Bawen Tembus Ekspor Jepang
SMKN 1 Bawen mengekspor edamame ke Jepang melalui kerja sama industri sebagai bagian pembelajaran berbasis produksi, Kamis (23/4/2026). Program di lahan 3 hektare ini melibatkan 400 siswa dan dikembangkan...
Muat Lebih

POPULER

Sebanyak 85 siswa LPK Serbaindo Salatiga diwisuda di Laras Asri, Kamis (16/4/2026), di tengah meningkatnya peluang kerja ke Jepang. Lulusan bersertifikasi bahasa Jepang N3 diminati sektor caregiver, didorong perubahan visa kerja dan tingginya permintaan tenaga asing, dengan potensi gaji di atas Rp16 juta.
Kondisi Ekonomi Lesu, LPK Serbaindo Justru Sukses Kirim Tenaga Kerja ke Jepang
Pembanggunan Exit Tol Pattimura Salatiga Segera Dilaksanakan, 10 Tahun Perjuangan Fadholi Berbuah Manis
Pembanggunan Exit Tol Pattimura Salatiga Segera Dilaksanakan, 10 Tahun Perjuangan Fadholi Berbuah Manis
Program ketahanan pangan hortikultura melalui BUMDes Mekar Wijaya mulai membuahkan hasil di Desa Wonoyoso, Pringapus, Semarang, Selasa (21/4/2026), saat panen perdana melon premium digelar. Dikelola modern dengan konsep petik sendiri, program ini dipilih karena risiko rendah dan permintaan tinggi, sekaligus menjadi edukasi dan peluang ekonomi bagi masyarakat.
Panen Perdana, BUMDes Wonoyoso Pringapus Tawarkan Sensasi Petik Melon Premium Sendiri

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved