URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pj Wali Kota Salatiga, Sinoeng N. Rachmadi, mengumumkan kesiapan merealisasikan program beasiswa siswa dan pertukaran pelajar tingkat SMP sederajat dengan Pemerintah Kota Mungyeong, Korea Selatan, pada tahun 2024. Program ini, yang sebelumnya tertunda akibat pandemi Covid-19, kembali diaktifkan setelah kunjungan kerja ke Mungyeong. Hasil kunjungan tersebut disepakati dalam Letter of Intens (LoI) yang menandatangani kerja sama dalam bidang pendidikan, kebudayaan, dan ekonomi kreatif.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Insyaallah, Tahun 2024, Pemkot Salatiga akan Kirim Pertukaran Pelajar SMP ke Korea Selatan

Insyaallah, Tahun 2024, Pemkot Salatiga akan Kirim Pertukaran Pelajar SMP ke Korea Selatan

Insyaallah, Tahun 2024, Pemkot Salatiga akan Kirim Pertukaran Pelajar SMP ke Korea Selatan

Pj Wali Kota Salatiga, Sinoeng N. Rachmadi, mengumumkan kesiapan merealisasikan program beasiswa siswa dan pertukaran pelajar tingkat SMP sederajat dengan Pemerintah Kota Mungyeong, Korea Selatan, pada tahun 2024. Program ini, yang sebelumnya tertunda akibat pandemi Covid-19, kembali diaktifkan setelah kunjungan kerja ke Mungyeong. Hasil kunjungan tersebut disepakati dalam Letter of Intens (LoI) yang menandatangani kerja sama dalam bidang pendidikan, kebudayaan, dan ekonomi kreatif.
Foto dok IST
Pj Wali Kota Salatiga, Sinoeng N. Rachmadi, saat melakukan kunjungan kerja ke Mungyeong, Korea Selatan.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pj Wali Kota Salatiga, Sinoeng N. Rachmadi, siap merealisasikan program bea siswa dan pertukaran pelajar tingkat SMP sederajat dengan Pemerintah Kota Mungyeong, Korea Selatan, pada tahun 2024 nanti.

Dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Sabtu (9/12/2023), Sinoeng mengaku program pertukaran pelajar dan bea siswa pelajar Salatiga di Korea Selatan ini sebenarnya sudah diwacanakan Pemkot Salatiga sejak lama. Meski demikian, program tersebut urung terlaksana karena terhalang pandemi Covid-19.

Namun, program ini kembali digencarkan setelah pihak Pemkot Salatiga melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Mungyeong, Korea Selatan, Selasa-Kamis (5-7/12/2023). Dalam kunjungan kerja itu, akhirnya disepakati kerja kedua pemerintah kota tersebut dalam bidang pendidikan, kebudayaan, dan ekonomi kreatif.

“Hasil yang telah disepakati ditandatangani berupa Letter of Intens (LoI) antara kedua pemerintah kota, dalam bidang pendidikan, kebudayaan, dan ekonomi kreatif,” tulis Sinoeng.

Sinoeng mengatakan kunker ke Korea itu diikuti enam orang antara lain Ketua Dekranasda Kota Salatiga, Kepala Dinas P2APPKB, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, serta Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan.

Kunjungan kerja itu juga merupakan kunjungan balasan setelah Wali Kota Mungyeong, Hyunkook Shin, beserta jajarannya berkunjung ke Kota Salatiga pada bulan Maret 2023 lalu.

“Mulai tahun depan, 2024, insyaallah, akan segera dilaksanakan saling kirim guru dan siswa untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar di Korea dan di Salatiga, serta pemberian beasiswa fullboard [biaya sekolah dan biaya hidup] bagi lulusan SMP/Mts atau sederajat secara selektif untuk melanjutkan pendidikan SMA sederajat di Korea. Kemudian, apabila dievaluasi baik, maka akan dilanjutkan beasiswa pada setiap tahunnya untuk lulusan SMP/Mts sederajat,” imbuh Sinoeng

Sinoeng menambahkan selain pendidikan, Pemkot Salatiga juga akan mengirim misi kebudayaan antarkedua kota saat perayaan hari ulang tahun masing-masing kota, Salatiga dan Mungyeong, termasuk kerja sama pameran hasil ekonomi kreatif, kuliner dan lain-lain.

“Pihak Mungyeong menawarkan hal yang diluar LoI yang telah ditandatangani, yakni mengirim tenaga pengajar bidang kesehatan [setara profesor] menjadi narasumber dalam peningkatan layanan kesehatan masyarakat Kota Salatiga. Kami tentunya mengapresisi hal itu,” tutupnya.

BACA JUGA :

Pemerintah Kabupaten Semarang kembali mempertegas larangan penjualan dan pengadaan seragam oleh satuan pendidikan setelah polemik dugaan pungutan seragam di SMP Negeri 2 Ungaran. Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro, Jumat (26/6/2026), meminta seluruh kepala sekolah mematuhi Pasal 181 PP Nomor 17 Tahun 2010, mengembalikan mekanisme pengadaan kepada komite sekolah bersama wali murid, serta memastikan sekolah tidak melakukan pungutan maupun pengadaan seragam.
Sekda Kabupaten Semarang Tegaskan Sekolah Dilarang Jual Seragam, Pengadaan Dikembalikan ke Komite
SMP Negeri 2 Ungaran memastikan tidak pernah menjual maupun mengadakan seragam bagi peserta didik baru setelah muncul isu dugaan pungutan seragam. Pada Kamis (25/6/2026), pihak sekolah menyatakan seluruh dana titipan dari sekitar 50 wali murid telah diperintahkan untuk dikembalikan, sementara Pemerintah Kabupaten Semarang menegaskan sekolah wajib mematuhi aturan yang melarang pengadaan dan penjualan seragam di lingkungan pendidikan.
Kepala SMPN 2 Ungaran Tegaskan Tak Ada Pengadaan Seragam di Sekolah
Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang bersama Disdikbudpora meluncurkan program Penyuluh Masuk Sekolah dan Sekolah Pangan Lestari untuk meningkatkan literasi pertanian pelajar serta menarik minat generasi muda menjadi petani. Program yang disiapkan mulai tahun ajaran baru ini hadir sebagai respons atas menurunnya jumlah petani dan dominasi petani berusia di atas 45 tahun yang berpotensi mengancam regenerasi sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.
Atasi Krisis Regenerasi Petani, Dispertanikap dan Disdikbudpora Kabupaten Semarang Luncurkan Program Penyuluh Masuk Sekolah
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026