URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengunjungi sejumlah Tokoh Agama di Kabupaten Rembang, Rabu (26/10/2022). Kedatangan tersebut dilakukan untuk menjalin silaturahmi antara kepolisian dengan Tokoh Agama.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jalin Silathurahmi, Kapolda Jateng Kunjungi Sejumlah Tokoh Agama

Jalin Silathurahmi, Kapolda Jateng Kunjungi Sejumlah Tokoh Agama

Jalin Silathurahmi, Kapolda Jateng Kunjungi Sejumlah Tokoh Agama

featured-img

SEMARANG – Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengunjungi sejumlah Tokoh Agama di Kabupaten Rembang, Rabu (26/10/2022). Kedatangan tersebut dilakukan untuk menjalin silaturahmi antara kepolisian dengan Tokoh Agama.

Kunjungan pertama Kapolda yaitu ke KH Bahaudin Nursalim atau sering dikenal dengan Gus Baha di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Quran, Desa Narukan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang pada pukul 11.00 WIB, bertepatan dengan pengajian rutin yang digelar ponpes tersebut.

Usai bersikaturahmi di Gus Baha, Kapolda beserta rombongan melanjutkan kunjungan ke KH Ubab Maimoen di Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang, lalu KH Mustofa Bisri di Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh Rembang, dan KH Ahmad Zaim Ma’soem di Pondok Kauman Karangturi Lasem.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, kunjungan yang dilakukan ke sejumlah ulama Rembang ini ditujukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Jawa Tengah. Dirinya dan para pejabat utama Polda Jateng juga meminta doa agar situasi di Jawa Tengah tetap berjalan baik.

“Kunjungan ini murni silaturahmi pada beberapa tokoh dan tidak ada agenda lain. Sekaligus memohon doa agar situasi tetap berjalan baik dan polisi di jajaran Polda Jateng semuanya dapat melayani masyarakat dengan baik,” ujar Luthfi kepada wartawan.

Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren LP3IA Narukan Kragan yang juga adik Gus Baha yakni Zaimul Umam atau dikenal Gus Umam mengungkapkan bahwa kunjungan Kapolda tersebut dalam rangka menjalin silaturahmi dengan tokoh alim ulama Rembang serta mempererat sinergi kepolisian untuk menjaga kondusivitas masyarakat.

Dalam kunjungan yang berlangsung akrab tersebut, Gus Umam menyebut bahwa tidak ada pembicaraan yang khusus yang dibahas Kapolda dengan Gus Baha. Dirinya menambahkan, Gus Baha berpesan kepada Kapolda dan para pejabat utama agar kepolisian bersama ulama harus kompak menjaga kondusivitas.

“Hanya silaturahmi, inti kunjungan tadi ulama dan kepolisian bisa selalu bersinergi dalam menjaga kondusivitas masyarakat,” imbuhnya.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon