URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Provinsi Jawa Tengah menyabet juara pertama Railway Safety Awards 2022. Ajang ini merupakan apresiasi dari Kementerian Perhubungan bagi daerah yang ikut serta dalam pengamanan perlintasan sebidang perjalanan kereta api.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jateng Sabet Juara Pertama Railway di Ajang “Safety Awards 2022”

Jateng Sabet Juara Pertama Railway di Ajang “Safety Awards 2022”

Jateng Sabet Juara Pertama Railway di Ajang “Safety Awards 2022”

featured-img

SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah menyabet juara pertama Railway Safety Awards 2022. Ajang ini merupakan apresiasi dari Kementerian Perhubungan bagi daerah yang ikut serta dalam pengamanan perlintasan sebidang perjalanan kereta api.

Penghargaan bertitel Abunawa Tama Sakatha Nirmala (Anugerah Utama Perkeretaapian yang Berkeselamatan) itu, diberikan langsung oleh Direktur Keselamatan Perkeretaapian Edi Nursalam, Rabu (16/11/2022). Sekretaris Dinas Perhubungan Jateng Syurya Deta Syafrie menerima penghargaan itu secara langsung di Hotel The ZHM Premier Padang.

Menurut Syurya, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari kinerja Pemprov Jateng. Ia mengatakan, Dishub Jateng senantiasa mengimplementasikan upaya menjaga keselamatan warga yang berada di sekitar perlintasan sebidang kereta api.

Hal itu diwujudkan dengan turut serta melengkapi perlintasan sebidang kereta api, dengan sarana keselamatan, rambu dan Early Warning System dan petugas jaga.

“Hingga saat ini kita sudah ada 20 petugas jaga lintasan dengan 25 titik perlintasan yang ada di jalan provinsi di mana 24 di antaranya sudah berpalang pintu,” ungkapnya, melalui sambungan telepon.

Syurya mengatakan, ajang Railway Safety Awards adalah gelaran yang perdana. Pada event itu, Jateng berada pada posisi teratas, tempat kedua adalah Provinsi Banten dan Jawa Timur berada di tempat ketiga.

Sementara itu, Kabupaten Kendal meraih tempat kedua pada Railway safety awards 2022 kategori kabupaten/kota.

Terkait petugas jaga lintasan, Pemprov Jateng melalui Dishub senantiasa melakukan evaluasi. Selain itu, dinas juga senantiasa memfasilitasi jika para petugas memerlukan perpanjangan sertifikasi.

Lain daripada itu, upaya Pemprov Jateng untuk menjaga keselamatan warga dan melancarkan perjalanan kereta api, diwujudkan dengan pembuatan Fly Over.

“Untuk petugas, honor dari kita, rekrutmen dari kita hingga evaluasi dan (perpanjangan) sertifikasi. Upaya yang lain adalah dengan pembangunan Fly Over. Ganefo yang sudah selesai (dengan APBD Jateng) nantinya yang akan datang ada di Kroya Cilacap dan FO WIradesa Pekalongan, keduanya menggunakan dana APBN.Kalau Underpass sudah ada di Solo dan Purwokerto,” urainya.

Terakhir ia berharap, agar penghargaan ini menjadi pelecut untuk dapat berkarya.

“Kami juga terus mendorong ke pemerintah pusat agar hal ini dapat dijadikan sebagai layanan dasar, agar masyarakat mendapat pelayanan optimal,” pungkas Syurya.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon