URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Harga daging ayam di Pasar Tradisional Suruh Kabupaten Semarang naik seiring menjelang Ramadhan. Pedagang ayam potong melaporkan kenaikan harga sekitar enam hari yang lalu disebabkan oleh permintaan pasar yang meningkat, terutama untuk keperluan hajatan dan tradisi orang Jawa.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang Bulan Puasa, Harga Daging Ayam di Pasar Suruh Naik

Jelang Bulan Puasa, Harga Daging Ayam di Pasar Suruh Naik

Jelang Bulan Puasa, Harga Daging Ayam di Pasar Suruh Naik

Harga daging ayam di Pasar Tradisional Suruh Kabupaten Semarang naik seiring menjelang Ramadhan. Pedagang ayam potong melaporkan kenaikan harga sekitar enam hari yang lalu disebabkan oleh permintaan pasar yang meningkat, terutama untuk keperluan hajatan dan tradisi orang Jawa.
Foto: dok IST
Siti Alfiah, Pedagang ayam potong dipasar Suruh, saat melayani pembeli.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Jelang bulan puasa ramadhan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Suruh Kabupaten Semarang mulai mengalami kenaikan harga.

Pantauan Rasika FM, harga daging ayam di Pasar Tradisional Suruh Kabupaten Semarang Jawa Tengah ini, para pedagang menjual daging ayam yang sebelumnya hanya Rp 28 ribu sekarang menjadi Rp 34 ribu per kilogram.

Naiknya harga tersebut terjadi hampir satu minggu yang lalu.

Pedagang ayam potong, Siti Alfiah mengatakan harga yang kian meningkat ini disebabkan oleh permintaan pasar yang kian meningkat menjelang Ramadhan.

“Harga ayam yang meningkat ini disebabkan banyaknya permintaan para pembeli ayam jelang Ramadhan seperti untuk hajatan, nyadran dan lainnya,” kata Siti, Jumat (18/3/2023).

Menurutnya naiknya harga ayam potong ini dirasakan sekitar seminggu yang lalu.

“Harga ayam yang naik ini tepatnya sekitar enam hari yang lalu,” jelasnya.

Dirinya menyebut para pembeli daging ayam ini menjelang Ramadhan mayoritas digunakan untuk hajatan atau tradisi orang jawa.

“Biasanya untuk hajatan, mengirim doa, pokoknya digunakan untuk memenuhi tradisi orang jawa,” jelasnya.

Siti mengaku menjelang Ramadhan seperti kali ini, jumlah pembeli ayam potong kian meningkat dibandingkan dengan hari-hari biasa.

“Kalau hari biasa para pembeli saat membeli ayam hanya satu kilogram, sekarang belinya lima kilogram,” paparnya.

Penjualan ayam potong milik Siti menjelang Ramadhan ini meningkat hingga 100 persen.

Pada hari biasa, dirinya dapat menjual satu ton namun pada saat menjelang Ramadhan seperti ini dirinya dapat menjual hingga dua ton daging ayam.

“Meningkatnya sekitar 100 persen, yang biasanya saya menjual 1,4 ton lalu untuk sekarang sekitar 2 ton lebih,” katanya.

Sementara itu, pembeli daging ayam potong, Khusnul mengaku mengeluh akibat harga daging ayam potong yang kian meningkat.

“Kalau saya mengeluh dengan naiknya harga daging ayam potong, apalagi daging ini saya buat untuk memenuhi kebutuhan makan keluarga,” kata Khusnul.

Dengan naiknya harga daging ayam potong, dirinya mengurangi pembelian daging tersebut.

“Pas daging ayam naik saya kurangi pembelian yang biasanya satu kilogram, sekarang menjadi setengah kilogram saja,” jelasnya

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara