RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Jelang Lawan Arema FC, PSIS Siap Curi Poin

Jelang Lawan Arema FC, PSIS Siap Curi Poin

Jelang Lawan Arema FC, PSIS Siap Curi Poin

Pelatih PSIS, Sergio Alexander saat memberikan keterangan jelang laga melawan BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu (30/7/2022) pukul 18.15 WIB mendatang.

SEMARANG – PSIS akan bertanding melawan tim tuan rumah Arema FC pada lanjutan pekan kedua BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu (30/7/2022), pukul 18.15 WIB.

Menanggapi kesiapan tim, Pelatih PSIS, Sergio Alexander mengatakan timnya dalam dua laga terakhir harus mengakui kekalahannya pada Semifinal Piala Presiden 2022. Namun, ia menegaskan bahwa para punggawa Laskar Mahesa Jenar datang ke Malang untuk hasil yang lebih baik dan siap mencuri poin dari tuan rumah.

“Kita bermain dua kali melawan arema dengan hasil kekalahan. Pastinya Arema ingin mempertahankan rekor itu. Namun, kami sekarang datang dengan situasi hasil yang lebih baik. Jelas, target kami besok adalah lebih baik dalam kompetisi ini, sebisa mungkin kami akan mencuri poin,” tandas Sergio didampingi Delfin Rumbino dalam sesi jumpa pers, Jum’at (29/7), Siang.

Menurutnya tim sudah melakukan evaluasi dari adanya rekor kekalahan selama bertemu Arema FC. Oleh sebab itu, Ia mengaku akan lebih fokus untuk meraih poin penuh dalam laga besok

Saat ditanyai mengenai Carlos Fortes, dirinya menjelaskan memang striker andalan Laskar Mahesa Jenar itu dibawa. Namun untuk kepastian dimainkan akan dilihat lag kondisinya mengingat Fortes habis mengalami cidera hamstring.

Sergio mengaku, performa PSIS tanpa Fortes memang kurang maksimal. Ia meyakini, klub-klub diseluruh dunia jika kehilangan satu pemain andalannya memang akan jadi masalah bagi tim.

“Meski tanpa Fortes, saya tidak akan fokus dalam hal itu karena saya masih yakin para pemain lainnya dapat melkukan tugasnya,” bebernya.

Sedangkan mengenai marukawa, lenjutnya, setiap hari gelandang asal Jepang itu sudah bekerjakeras dan dia yakin apa yg dilakukan di Persebaya akan dilanjutkan bersama PSIS.

“Marukawa sedang berusaha mengembalikan performanya saat di Persebaya. Namun itu semua harus membutuhkan dukungan dari elemen tim,” jelasnya.

Sementara itu salah satu pemain PSIS, Delfin Rumbino menambahkan untuk pertandingan besok menghadapi Arema semua pemain sudah siap.

“Saya rasa kami semua pemain sudah siap pada laga besok, semoga pada dipertandingan lawan Arema Kami bisa mendapatkan hasil yang positif,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran