URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Salatiga bersiap membuka pendaftaran penjaringan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga untuk Pilkada serentak 2024. Dance Ishak Palit, Ketua DPC PDIP Kota Salatiga, mengungkapkan bahwa pendaftaran akan dibuka mulai tanggal 10 hingga 12 Mei 2024 dengan pengembalian formulir pada 20-23 Mei 2024.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang Pilkada 2024, PDIP Salatiga Buka Pendaftaran Penjaringan Bakal Cawali dan Wawali

Jelang Pilkada 2024, PDIP Salatiga Buka Pendaftaran Penjaringan Bakal Cawali dan Wawali

Jelang Pilkada 2024, PDIP Salatiga Buka Pendaftaran Penjaringan Bakal Cawali dan Wawali

Foto Arief Rasika
Ketua DPC PDIP Kota Salatiga Dance Ishak Palit
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Salatiga kini bersiap membuka pendaftaran penjaringan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga untuk Pilkada serentak 2024.

Kepada rasikafm.com, Ketua DPC PDIP Kota Salatiga Dance Ishak Palit membeberkan, pihaknya telah mendapatkan surat dari DPP untuk melakukan penjaringan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga.

“Kita mulai membuka pengambilan formulir pendaftaran pada tanggal 10 sampai 12 Mei 2024. Kemudian pengembalian (formulir) pada 20-23 Mei 2024,” kata Dance saat ditemui di Kantor DPRD Salatiga, Kamis (25/4/2024).

Dikatakan, untuk penjaringan bakal calon ini terbuka untuk umum, tidak hanya khusus untuk para kader PDIP saja. Pengambilan formulir pendaftaran itu bisa diambil langsung di Kantor DPC PDIP. Dance membeberkan, ada kader internal yang diminta untuk maju mendaftarkan diri. Sebab memiliki kapasitas dan kemampuan. Namun saat ini dirinya tidak mau menyebutkan nama dari kader tersebut.

“Kita belum tau (siapa yang akan mendaftar), kesungguhannya itu dari pendaftaran itu,” kata Dance.

Dijelaskan, nantinya setelah pengembalian formulir pendaftaran itu, kata Dance, bakal calon itu akan memaparkan program dan visi misi kepada seluruh kader sampai tingkat bawah. Hal itu dilakukan agar para bakal calon tidak hanya diketahui oleh kalangan elit partai.

“Nanti ada waktu dari bakal calon itu akan menyampaikan semacam visi misi kepada seluruh kader kita, mulai dari ranting sampai anak ranting,” beber Dance.

Dikatakan, para pendaftar yang berminat bisa langsung mengambil dua formulir pendaftaran yakni calon wali kota dan wakil wali kota. Selanjutnya akan ada fit & proper yang akan dilakukan di DPD PDIP Jateng dan DPP PDIP. Sementara sambil menunggu proses tersebut, Dance mengaku, pihaknya juga melakukan komunikasi dengan partai lain untuk membentuk koalisi.

Dance Ishak Palit saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga