RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Jelang Puasa, Patirtan Penjawi Siap Gelar Padusan 2026

Jelang Puasa, Patirtan Penjawi Siap Gelar Padusan 2026

Jelang Puasa, Patirtan Penjawi Siap Gelar Padusan 2026

Wisatawan menikmati jernihnya air di Patirta Penjawi

RASIKAFM.COM | SALATIGA  – Menjelang Puasa Ramadhan, Resto dan Resort Patirtan Penjawi yang berada di Desa Plumbon, Kec Suruh Kabupaten Semarang akan mengelar tradisi padusan jelang Ramadan 2026. Sumber air yang melimpah di resto dan resort tersebut dibuka untuk umum untuk tradisi padusan.

Mata air di Patirtan Penjawi selama kerap dimanfaatkan masyarakat untuk berenang dan berendam menikmati jernihnya mata air keramat tersebut. Bahkan sejumlah pejabat, artis, budayawan, musikus kerap datang berendam di simber air keramat tersebut untuk ‘ngalap’ berkah.

“Sumber air ini sangat besar dan jernih. Mulai awal ramadan ini kami buka untuk umum. Jadi warga dapat menggelar tradisi padusan jelang ramadan,” ungkap Gunawan Herdiwanto pemilik Patirtan Penjawi.

Padusan menjelang ramadan adalah tradisi tahunan warga. Tujuan padusan selain membersihkan tubuh juga ada makna khusus yakni melarung segala persoalan dan tolak bala. “Padusan itu sebuah tradisi jawa sebelum ramadan yang dilakukan di sumber mata air,” imbuhnya.

Ditambahkan pengelola Patirtan Penjawi, Sugeng Pristyo selain dapat menikmati sensasi jernihnya air, pengunjung juga dapat menikmati sensasi berenang bersama ikan dewa. “Kami punya ikan dewa di patirtan, pengunjung dapat berenang bersama ikan keramat disini. Semoga bisa tambah hoki,” ungkapnya.

Menurutnya, pemandangan di Patirtan Penjawi tidak kalah dengan Bali. Pengunjung dapat menikmati indahnya pemandangan danau dan persawahan terasering. Bahkan pengunjung yang hobi mancing dapat menikmati ‘strike’ dengan memancing ikan di danau.

“Kolam renanangnya alami, makananya spesial masakan ikan uang enak, pemandanganya ciamik. Berenang dengan pemandangan alam yang keren atau makan dipinggir danau sambil menikmati sunset keren banget,” imbuhnya.

Menu andalan Patirtan Penjawi spesial masakan dari ikan. Ada ikan goreng, bakar dan pepes ikan. Selain itu ada juga ayam dan bebek betutu khas bali dan aneka jajanan. “Harga reletif hemat, biar semua kalangan bisa menikmatinya,” pungkasnya.

Penampakan lokasi Patirtan

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran