URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Kota Salatiga, Muhammad Miftah, memastikan tidak ada keluhan dari masyarakat mengenai biaya haji 2023 yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama dan Komisi VIII DPR RI sebesar Rp 49.812.700. Penyesuaian biaya haji telah disosialisasikan jauh-jauh hari agar calon jamaah haji dapat lebih mempersiapkan diri terkait adanya penyesuaian biaya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jemaah Haji Lunas Tunda 2020 Tidak Akan Kena Biaya Tambahan

Jemaah Haji Lunas Tunda 2020 Tidak Akan Kena Biaya Tambahan

Jemaah Haji Lunas Tunda 2020 Tidak Akan Kena Biaya Tambahan

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Besaran biaya haji tahun 2023 sudah ditetapkan oleh Kementerian Agama dan Komisi VIII DPR RI sebesar Rp 49.812.700.

Meskipun ada penyesuaian biaya haji tahun ini, jamaah yang sudah melunasi biaya haji tahun 2020 atau calon jamaah haji lunas tunda, tidak perlu lagi tambah biaya.

Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Kota Salatiga Muhammad Miftah. Dia menyebut jamaah haji lunas tunda tidak perlu khawatir.

“Ini sudah saya sampaikan kepada calon jamaah haji. Bahwa jamaah haji lunas tunda itu sudah tidak perlu tambah lagi,” terang Miftah rabu (22/2/2023).

Dia menyebut dari total 216 calon jamaah haji Salatiga yang berangkat tahun ini, sekitar 150 orang adalah jamaah haji lunas tunda.

“Yang kedua itu jamaah haji lunas tapi sebagai cadangan itu masih perlu tambahan biaya sekitar Rp 9 juta dari Rp 49 jutaan,” jelasnya.

Sementara jamaah haji yang berangkat sesuai kuota tahun 2023 harus menambah biaya 24 juta. Jumlahnya ada sekitar 60an calon jamaah haji.

“Itu yang harus tambah biaya lagi. Dari kekurangan Rp 49 juta itu dikurangi Rp 25 juta (biaya setor awal),” terangnya.

Diakuinya terkait penyesuaian biaya haji pihaknya telah menyampaikan ke calon jamaah haji jauh-jauh hari.

Dikatakan saat ini pihaknya masih menunggu keputusan presiden terkait waktu pelunasan. Setelah batas waktu nanti yang tidak bisa melunasi akan masuk pada tahun berikutnya.

“Sejauh ini tidak ada masyarakat yang komplain. Bahkan tidak ada satupun dengan kenaikan besaran biaya haji ini, Mereka menerima,” ungkapnya.

Miftah juga mengaku pihaknya telah mensosialisasikan cukup lama terkait penyesuaian biaya haji. Tujuannya agar calon jamaah haji lebih mempersiapkan diri terkait adanya penyesuaian biaya.

BACA JUGA :

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Petani Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, mengembangkan budidaya padi semi organik melalui dem area seluas 10 hektare yang melibatkan 21 petani. Program yang telah berjalan hampir tiga tahun ini berhasil meningkatkan produktivitas hingga lebih dari 9 ton per hektare, sekaligus mendorong pengolahan hasil panen menjadi beras bernilai jual lebih tinggi serta pemanfaatan limbah pertanian untuk mendukung konsep zero waste.
Gunakan Great Farm, Petani Kemetul Mulai Bidik Pasar Premium Beras Sehat
Komunitas relawan di kawasan lereng Gunung Merbabu, Kabupaten Semarang, menggalakkan patroli Kejantara sebagai langkah antisipasi terhadap kebakaran hutan. Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) merupakan wilayah yang rentan terhadap kebakaran, terutama saat musim kemarau. Relawan bekerja sama dengan TNGMb untuk mengaktifkan patroli Kejantara dan telah menyiapkan berbagai peralatan penanganan kebakaran, termasuk bak penampungan air hujan.
Merbabu Dijaga Ketat Saat Kemarau, Posko 24 Jam Disiapkan hingga Pompa Air Berdaya Jangkau 3 Kilometer
Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menggelar Olimpiade Aksi dan Syiar Ekonomi Syariah (OASE) 2026 di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, Kota Semarang, pada 28–30 Juli 2026. Kegiatan yang menjadi transformasi Festival Santri Jawa Tengah (FITRAH) ini melibatkan pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan masyarakat umum untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi syariah yang inklusif melalui edukasi dan berbagai kompetisi.
BI Jateng Perluas Literasi Ekonomi Syariah Lewat OASE 2026

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Masyarakat Dusun Wates, Desa Wates, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, terus melestarikan tradisi Saparan atau merti dusun yang digelar setiap Senin Kliwon pada bulan Sapar. Tradisi yang berlangsung turun-temurun ini diwujudkan melalui rangkaian ritual adat, open house, serta pertunjukan kesenian sebagai ungkapan syukur, mempererat silaturahmi, dan menjaga nilai gotong royong sekaligus melestarikan warisan budaya Jawa di tengah perkembangan zaman.
Saparan di Getasan, Tradisi Tahunan yang Hadirkan Suasana Mudik dan 'MBG Swadaya'