KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Jembatan Ambles, Ratusan Warga Dusun Banaran Terancam Terisolir

Jembatan Ambles, Ratusan Warga Dusun Banaran Terancam Terisolir

Jembatan Ambles, Ratusan Warga Dusun Banaran Terancam Terisolir

Warga menyeberangi jembatan yang ambles di Dusun Banaran, Bancak, Kabupaten Semarang, Jumat (21/5/2021). (Foto/win)

UNGARAN – Sebuah jembatan yang menghubungkan Dusun Banaran, Desa Bancak, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang dengan jalan utama poros desa setempat diketahui ambles pada Jumat (21/5/2021). Akibatnya sebanyak 50 kepala keluarga yang terdiri dari ratusan warga terancam terisolir.

Kepala Desa Bancak Amin Sunaryo mengatakan, jembatan dengan lebar 2 meter dan panjang 40 meter itu dibangun pada tahun 1999 dengan dana stimulus dari APBDes sebesar Rp2 juta. Sisanya, diambil dari swadaya masyarakat.

Akibat tergerus aliran sungai, tiang pancang jembatan ambles hingga mengakibatkan badan jembatan patah. Padahal jembatan itu merupakan satu-satunya akses warga Dusun Banaran jika hendak bepergian. Sebenarnya upaya perbaikan telah dilakukan untuk mempertebal tiang penyangga jembatan. Akan tetapi, karena keterbatasan anggaran maka menyisakan satu tiang penyangga belum dipertebal diameternya, sehingga roboh tergerus aliran sungai dan badan jembatan sepanjang 14 meter patah.

Utami (45) salah seorang warga setempat mengatakan jika jembatan tidak segera diperbaiki, maka ia bersama ratusan warga lain khawatir tidak bisa keluar dusun sebab harus menyeberangi sungai yang cukup lebar. Oleh karena itu, ia berharap kepada pemerintah desa dan juga pemerintah daerah untuk segera melakukan upaya perbaikan agar akses keluar masuk warga tidak terganggu. (win)

BACA JUGA :

Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
PMI Kabupaten Semarang menargetkan penggalangan Bulan Dana 2026 mencapai Rp1,75 miliar, naik sekitar Rp400 juta dari capaian tahun sebelumnya. Target tersebut ditetapkan di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Panitia akan menerapkan strategi kreatif agar penggalangan dana tidak membebani masyarakat, dengan melibatkan ASN, perusahaan, dan masyarakat umum.
Situasi Ekonomi Belum Stabil, PMI Kabupaten Semarang Kejar Target Bulan Dana Rp1,75 Miliar
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px