URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Retakan dinding penahan jembatan U-turn di dekat Nasmoco Bergas kembali meluas akibat truk berat kerap parkir di lokasi terlarang. Koordinator Pengawas PPK 3.3, Teguh Budi Harsono, Senin 24 November 2025, menjelaskan kerusakan terjadi karena beban berlebih. Upaya sosialisasi dan pemasangan rambu terus dilakukan untuk mencegah bahaya runtuh.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jembatan U-Turn Bergas Mulai Retak, Truk Berat Tetap Nekat Parkir

Jembatan U-Turn Bergas Mulai Retak, Truk Berat Tetap Nekat Parkir

Jembatan U-Turn Bergas Mulai Retak, Truk Berat Tetap Nekat Parkir

Sebuah spanduk peringatan dilarang parkir bagi kendaraan berat terpasang di pagar jembatan U-turn Bergas (depan Nasmoco), Senin (24/11/2025). Foto: win
Sebuah spanduk peringatan dilarang parkir bagi kendaraan berat terpasang di pagar jembatan U-turn Bergas (depan Nasmoco), Senin (24/11/2025). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Dinding penahan jembatan U-turn dekat Nasmoco, Bergas, Kabupaten Semarang, kembali menjadi sorotan setelah retakan pada konstruksi beton kian meluas. Kondisi itu dipicu kebiasaan truk-truk berat memarkirkan kendaraan di bahu jalan kawasan tersebut, meski larangan parkir sudah terpasang sejak beberapa tahun lalu.

Di sisi jembatan, sejumlah spanduk besar bertuliskan “PERINGATAN!!! KENDARAAN BERAT DILARANG PARKIR!!! DINDING PENAHAN TEBING TINGGI 7 METER” tampak berderet di pagar pengaman. Namun spanduk itu tampaknya tidak terlalu diindahkan sebab sejumlah truk masih terlihat terparkir tanpa pengemudi.

Koordinator Pengawas PPK 3.3 BBPJN Jateng–DIY, Teguh Budi Harsono, menegaskan bahwa berhentinya truk di lokasi tersebut sangat berbahaya. Hal itu karena jembatan berdiri di atas dinding penahan beton setinggi 3 hingga 7,5 meter yang kondisinya mulai menunjukkan banyak retakan.

“Sangat bahaya, karena dinding penahan beton tingginya 3 sampai 7,5 meter. Apalagi sebagian sudah mulai retak-retak,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

Menurut Teguh, retakan tidak hanya ditemukan di satu titik, melainkan telah menyebar ke beberapa bagian dan berpotensi mengganggu stabilitas konstruksi. Beban berlebih dari kendaraan berat menjadi faktor utama yang mempercepat kerusakan. Sejak jembatan itu difungsikan pada 2017–2018, lokasi U-turn tersebut hampir tidak pernah sepi dari truk yang berhenti.

“Kami telah melakukan berbagai langkah pencegahan, termasuk sosialisasi langsung kepada sopir, pemasangan rambu larangan parkir sejak 2018, serta pemasangan concrete barrier pada 2023. Namun tidak banyak mengubah situasi,” keluhnya.

Pada September 2025, PPK 3.3 bersama Satlantas Polres Semarang dan Dinas Perhubungan kembali menambah spanduk besar dan melakukan patroli. Meski begitu, ketika petugas tidak berada di lokasi, truk-truk kembali memadati area tersebut.

“Kami sudah beberapa kali mengupayakan agar kendaraan berat tidak parkir di sana. Setiap lewat, kami beri pengertian supaya pergi dari lokasi, tapi tetap saja kembali,” kata Teguh.

Ia berharap para pengemudi memahami bahwa risiko dari kebiasaan tersebut bukan hanya kerusakan infrastruktur, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.

“Jika dinding penahan jembatan runtuh, dampaknya bisa fatal,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Sebuah rumah milik Paidi (65) di Dusun Kalangan RT 01 RW 05, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, terbakar pada Senin (8/6/2026) dini hari. Kebakaran diketahui setelah warga mendengar teriakan dari rumah korban dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tim Damkar dari sejumlah pos diterjunkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 04.34 WIB sehingga kebakaran tidak meluas. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Kebakaran Landa Rumah Warga Pabelan, Damkar Gabungan Kabupaten Semarang dan Salatiga Berjibaku Jinakkan Api
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Empat anggota satu keluarga asal Ambarawa ditemukan meninggal dunia di dalam tenda glamping kawasan wisata Posong, Taman Wisata Alam Posong, Rabu (27/5/2026). Polisi menduga korban mengalami keracunan setelah ditemukan mulut berbusa tanpa tanda kekerasan, sementara keluarga masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kematian.
Satu Keluarga Asal Banyubiru Ditemukan Tewas Saat Camping di Wisata Posong Temanggung

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.339.560 tabung di Jawa Tengah dan DIY pada 16 Juni 2026 untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Penyaluran tambahan melalui skema fakultatif ini dilakukan guna menjaga ketersediaan stok dan memastikan masyarakat tetap mudah memperoleh LPG selama masa libur nasional.
Takut Langka Saat Libur? Pertamina Siapkan Tambahan 1,3 Juta Tabung LPG 3 Kg
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.339.560 tabung di Jawa Tengah dan DIY pada 16 Juni 2026 untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama...
Doni Prasetyo menggelar ritual jamasan puluhan keris di rumahnya di Butuh, Kutowinangun Lor, Kota Salatiga, pada malam 1 Suro sebagai tradisi tahunan perawatan pusaka. Dengan membersihkan bilah keris menggunakan jeruk nipis dan air kembang yang disertai doa, tradisi ini dilakukan untuk merawat, menghormati, dan melestarikan warisan budaya Jawa yang diwariskan lintas generasi.
Malam 1 Suro, Doni Bersihkan Puluhan Benda Pusaka. Maknanya Dalam
Doni Prasetyo menggelar ritual jamasan puluhan keris di rumahnya di Butuh, Kutowinangun Lor, Kota Salatiga, pada malam 1 Suro sebagai tradisi tahunan perawatan pusaka. Dengan membersihkan bilah keris menggunakan...
Ratusan warga Dusun Muneng, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Ungaran Timur, menggelar tradisi kupatan pada Senin (15/6/2026) petang untuk menyambut Tahun Baru Islam atau malam 1 Suro. Tradisi turun-temurun yang diawali doa bersama dan azan ke empat penjuru mata angin itu dilaksanakan sebagai ungkapan syukur, doa keselamatan, serta upaya melestarikan warisan leluhur yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
Semarak Malam 1 Suro, Ratusan Warga Muneng Ungaran Timur Gelar Kupatan di Tengah Jalan
Ratusan warga Dusun Muneng, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Ungaran Timur, menggelar tradisi kupatan pada Senin (15/6/2026) petang untuk menyambut Tahun Baru Islam atau malam 1 Suro. Tradisi turun-temurun...
16 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 09.00–10
16 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 09.00–10.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di perairan dan pesisir Semarang terjadi pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 09.00–10.00 WIB dengan tinggi muka...
16 Juni 2026 Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jawa Tengah Berpotensi Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang
16 Juni 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jawa Tengah Berpotensi Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Selasa, 16 Juni 2026 didominasi...
Muat Lebih

POPULER

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut material proyek Bendungan Jragung, Kamis. Dalam inspeksi tersebut, DPRD meminta PT Mahidara Artha Sangkara segera memperbaiki jalan dan mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan agar kerusakan serta gangguan debu tidak terus merugikan warga.
DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved