KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Jual Daging Sapi Melebihi Kadar Air, Dua Pedagang di Pasar Pagi Salatiga Kena Semprit

Jual Daging Sapi Melebihi Kadar Air, Dua Pedagang di Pasar Pagi Salatiga Kena Semprit

Jual Daging Sapi Melebihi Kadar Air, Dua Pedagang di Pasar Pagi Salatiga Kena Semprit

Dua penjual daging sapi di pasar pagi Salatiga ditegur petugas Dispantan karena diduga menjual daging yang kadar airnya melebihi ketentuan. Meski tidak ada daging yang disita, petugas mengingatkan agar penjual tidak mengulangi perbuatannya.
Foto dok IST
Petugas Dinas Pangan dan Pertanian (Dispantan) Kota Salatiga saat lakukan kadar uji air pada Daging

[@]Dua penjual daging sapi di pasar pagi Salatiga ditegur petugas Dinas Pangan dan Pertanian (Dispantan) Kota Salatiga. Pasalnya, mereka diduga menjual daging yang dijual kadar airnya melebihi ketentuan.

Hal itu diketahui saat dua tim petugas Dispantan melakukan pemeriksaan daging di pasar pagi dan los pasar daging pada Senin (10/4/2023) pagi.

Meski demikian petugas Tidak menyita daging yang dimaksud, namun penjual diingatkan tidak mengulangi perbuatannya.

Salah seorang pedagang mengaku mereka mendapatkan daging dari daerah Ampel, Boyolali.

“Keduanya berjualan memang tidak terlalu banyak,” tutur drh Nimas kepada wartawan.

Pihaknya menuturkan total pedagang daging yang ada sekitar 30an. Mayoritas sudah dibawah batas kandungan airnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Kepala Desa petahana Nyatnyono, Parsunto, mengembalikan formulir pencalonan Pilkades pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (15/10/2026). Ia kembali maju untuk melanjutkan pembangunan desa dan pengembangan wisata religi yang dinilai belum maksimal. Panitia mencatat delapan orang mengambil formulir, sedangkan tiga bakal calon telah mengembalikannya hingga Kamis pagi.
Parsunto Pilih Hari Terakhir Kembalikan Formulir Pendaftaran Kades Nyatnyono, Berangkat Jalan Kaki Usai Minta Restu Sesepuh
[pekok2]