KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Jual Daging Sapi Melebihi Kadar Air, Dua Pedagang di Pasar Pagi Salatiga Kena Semprit

Jual Daging Sapi Melebihi Kadar Air, Dua Pedagang di Pasar Pagi Salatiga Kena Semprit

Jual Daging Sapi Melebihi Kadar Air, Dua Pedagang di Pasar Pagi Salatiga Kena Semprit

Dua penjual daging sapi di pasar pagi Salatiga ditegur petugas Dispantan karena diduga menjual daging yang kadar airnya melebihi ketentuan. Meski tidak ada daging yang disita, petugas mengingatkan agar penjual tidak mengulangi perbuatannya.
Foto dok IST
Petugas Dinas Pangan dan Pertanian (Dispantan) Kota Salatiga saat lakukan kadar uji air pada Daging

[@]Dua penjual daging sapi di pasar pagi Salatiga ditegur petugas Dinas Pangan dan Pertanian (Dispantan) Kota Salatiga. Pasalnya, mereka diduga menjual daging yang dijual kadar airnya melebihi ketentuan.

Hal itu diketahui saat dua tim petugas Dispantan melakukan pemeriksaan daging di pasar pagi dan los pasar daging pada Senin (10/4/2023) pagi.

Meski demikian petugas Tidak menyita daging yang dimaksud, namun penjual diingatkan tidak mengulangi perbuatannya.

Salah seorang pedagang mengaku mereka mendapatkan daging dari daerah Ampel, Boyolali.

“Keduanya berjualan memang tidak terlalu banyak,” tutur drh Nimas kepada wartawan.

Pihaknya menuturkan total pedagang daging yang ada sekitar 30an. Mayoritas sudah dibawah batas kandungan airnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]