KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Jual Daging Sapi Melebihi Kadar Air, Dua Pedagang di Pasar Pagi Salatiga Kena Semprit

Jual Daging Sapi Melebihi Kadar Air, Dua Pedagang di Pasar Pagi Salatiga Kena Semprit

Jual Daging Sapi Melebihi Kadar Air, Dua Pedagang di Pasar Pagi Salatiga Kena Semprit

Dua penjual daging sapi di pasar pagi Salatiga ditegur petugas Dispantan karena diduga menjual daging yang kadar airnya melebihi ketentuan. Meski tidak ada daging yang disita, petugas mengingatkan agar penjual tidak mengulangi perbuatannya.
Foto dok IST
Petugas Dinas Pangan dan Pertanian (Dispantan) Kota Salatiga saat lakukan kadar uji air pada Daging

[@]Dua penjual daging sapi di pasar pagi Salatiga ditegur petugas Dinas Pangan dan Pertanian (Dispantan) Kota Salatiga. Pasalnya, mereka diduga menjual daging yang dijual kadar airnya melebihi ketentuan.

Hal itu diketahui saat dua tim petugas Dispantan melakukan pemeriksaan daging di pasar pagi dan los pasar daging pada Senin (10/4/2023) pagi.

Meski demikian petugas Tidak menyita daging yang dimaksud, namun penjual diingatkan tidak mengulangi perbuatannya.

Salah seorang pedagang mengaku mereka mendapatkan daging dari daerah Ampel, Boyolali.

“Keduanya berjualan memang tidak terlalu banyak,” tutur drh Nimas kepada wartawan.

Pihaknya menuturkan total pedagang daging yang ada sekitar 30an. Mayoritas sudah dibawah batas kandungan airnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang menyiapkan pendampingan hukum serta posko pengaduan 24 jam bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum atau menjadi korban kekerasan. Komitmen itu disampaikan usai deklarasi di Grand Wahid Hotel Salatiga, Sabtu (3/10/2026), dengan melibatkan pengacara untuk mendampingi korban tanpa melihat latar belakang pihak yang terlibat.
Deklarasi Yakuza Maneges Salatiga, Hadirkan Perubahan Positif, Berikan Manfaat Nyata di Masyarakat
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
[pekok2]