[adinserter name="Block 5"]
[adinserter name="Block 4"]

KABAR RASIKA

Kabar Gembira! Minyak Kemasan di Kabupaten Semarang Turun Harga

Kabar Gembira! Minyak Kemasan di Kabupaten Semarang Turun Harga

Kabar Gembira! Minyak Kemasan di Kabupaten Semarang Turun Harga

Harga minyak goreng di Pasar Bandarjo, Ungaran mengalami penurunan. Hal yang sama juga terpantau di sejumlah minimarket di Kabupaten Semarang, Selasa (12/7/2022). (Foto/win)

UNGARAN – Harga minyak goreng kemasan di sejumlah pasar dan minimarket di Ungaran, Kabupaten Semarang mengalami penurunan. Pantauan di Pasar Bandarjo Ungaran pada Selasa (12/7/2022), harga minyak goreng kemasan rata-rata pada angka Rp 19 ribu sampai Rp 21 ribu per liternya.

“Kemarin sempat menyentuh Rp 22 ribu per liter, sekarang turun Rp 3 ribu jadi Rp 19 ribu,” ujar Farid Jawahir, salah seorang pedagang di Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang.

Beberapa merek yang mengalami penurunan yakni Rose Brand, Sania dan Sunco.

“Untuk Sunco masih agak tinggi, masih Rp 21 ribu per liter,” sambungnya.

Sedangkan minyak goreng kemasan merek tertentu, lanjutnya seharga Rp 13 ribu per 900 mililiter.

“Dulu pembeli banyak yang mengeluh karena harga tinggi. Sekarang alhamdulillah mulai berkurang,” katanya.

Sementara pantauan harga minyak goreng kemasan di beberapa minimarket dengan dua perusahaan ritel berbeda, keduanya cenderung juga mengalami penurunan harga. Minyak goreng merek Sania dijual dengan harga Rp 19.300 per liter, Fortune Rp 38.400 per dua liter dan Sovia Rp 38.700 per dua liter.

“Dulu kan sempat sampai Rp 50 ribu per dua liter),” ucap seorang pegawai minimarket di Ungaran.

Untuk minimarket dengan perusahaan lain, minyak goreng kemasan bermerek Tropical dijual seharga Rp 39.900.
Sedangkan merek Filma pada angka Rp 39.500. Sedangkan minyak goreng curah di pasar tradisional, terpantau harganya rata-rata pada angka Rp 14 ribu per liter. (win)

BACA JUGA :

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus penemuan jasad bayi perempuan di kebun kosong Dusun Kropoh, Desa Duren, Bandungan, Kamis (3/9/2026). Polisi menetapkan WAP (18) sebagai tersangka dan VA (17) sebagai pelaku anak. Bayi tersebut diduga hasil hubungan keduanya dan dikuburkan setelah lahir secara mandiri karena kehamilan disembunyikan.
Polisi Tetapkan Dua Sejoli sebagai Tersangka Pembuangan Bayi di Bandungan
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px