URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kabupaten Semarang Uji Coba PTM, Kapasitas Maksimal 50 Persen

Kabupaten Semarang Uji Coba PTM, Kapasitas Maksimal 50 Persen

Kabupaten Semarang Uji Coba PTM, Kapasitas Maksimal 50 Persen

featured-img
Uji coba pembelajaran tatap muka. (Ilustrasi)

UNGARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang mulai melonggarkan beberapa aturan pada masa perpanjangan PPKM kali ini. Sebab berdasarkan evaluasi, Kabupaten Semarang turun ke level 3 dari sebelumnya yang berada pada level 4 bersama dengan daerah aglomerasinya.

“Alhamdulillah, sesuai Instruksi Mendagri Nomor 34 Tahun 2021 tentang penerapan aturan PPKM level 3, kami sudah rapat dan merevisi Instruksi Bupati (Inbup) Nomor 22 menjadi 23 Tahun 2021. Beberapa poin aturan sudah kami longgarkan,” ungkap Bupati Semarang Ngesti Nugraha di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Jumat (20/8/2021).

Dijelaskan Ngesti, beberapa kelonggaran yang dimaksud dalam Inbup 23 Tahun 2021 meliputi sektor pariwisata, ekonomi, sosial budaya, olahraga dan pendidikan.

“Resto di tempat wisata boleh buka maksimal kapasitas 25 persen, tapi untuk destinasi wisatanya masih belum. Jam buka Warung makan kami tambah satu jam, tutup jam 9 malam. Kemudian yang tak kalah penting sektor pendidikan. Pembelajaran tatap muka (PTM) juga sudah mulai uji coba dengan prokes ketat” urai Ngesti.

Menurut Ngesti, uji coba PTM tidak hanya dilakukan bagi sekolah yang ada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Semarang saja, melainkan juga Kementerian Agama.

“Uji coba PTM di SD dan SMP sudah mulai dilakukan. Selain kapasitas maksimal 50 persen, kegiatan belajar juga maksimal sampai jam 11 siang. Untuk SD dan SMP Luar Biasa ada sedikit perbedaan, maksimal satu kelas diisi 5 orang,” paparnya.

Sebagai upaya perlindungan pada saat uji coba PTM, Ngesti menambahkan seluruh tenaga pengajar di Kabupaten Semarang telah mendapatkan vaksinasi.”Alhamdulillah para guru dan tenaga pendidik yang ada semuanya sudah divaksin. Memang masih ada beberapa yang terpaksa belum divaksin oleh sebab kondisi kesehatan dan sebagainya, akan tetapi sudah kami jadwalkan kembali untuk bisa divaksin,” tandas Ngesti. (win)

BACA JUGA :

BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
Petani cabai di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, menghadapi penurunan harga saat musim panen meski produksi meningkat. Cabai sret kini hanya dihargai sekitar Rp20.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting sekitar Rp16.000 per kilogram di tingkat petani. Melimpahnya hasil panen dan berkurangnya pembeli menyebabkan harga turun, sehingga keuntungan petani menjadi sangat tipis meski produktivitas tanaman cukup tinggi.
Panen Cabai Berlimpah, Petani Sumowono Justru Gigit Jari karena Harga Anjlok
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga