URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Suparman, Kepala Desa Bantal, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, terancam sanksi pemberhentian terkait dugaan penggunaan kendaraan dinas untuk kampanye. Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang,

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kades Bantal Terancam Sanksi Pemberhentian Usai Terbukti Langgar UU Desa

Kades Bantal Terancam Sanksi Pemberhentian Usai Terbukti Langgar UU Desa

Kades Bantal Terancam Sanksi Pemberhentian Usai Terbukti Langgar UU Desa

Foto: /IST

Foto dok IST

Foto: /IST
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Suparman Kepala Desa (Kades) Bantal, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang yang viral beberapa waktu lalu akibat diduga kampanye menggunakan kendaraan dinas, terancam sanksi pemberhentian.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Semarang, Djarot Supriyoto mengatakan, berdasarkan keputusan dari Bawaslu Kota Salatiga, Suparman telah terbukti melakukan pelanggaran Undang-Undang (UU) Desa.

“Suparman tidak terbukti melakukan pelanggaran pidana. Namun akan ditindaklanjuti dengan UU Desa karena terbukti menggunakan fasilitas negara atau kedinasan untuk ikut serta dalam kampanye,” jelas Djarot saat dikonfirmasi, Kamis (17/10/2024).

Djarot menerangkan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu surat rekomendasi sanksi yang akan diberikan kepada Suparman dari Bawaslu Jawa Tengah melalui Pj Bupati Semarang. Adapun pasal yang dikenakan adalah Pasal 71.

“Mengacu pasal tersebut, sanksi yang bisa menjeratnya adalah sanksi administratif indispliner. Bentuknya, mulai dari teguran baik lisan dan tertulis, pemberhentian sementara, dan yang terberat adalah pemberhentian tetap atau pencopotan dari jabatan/pangkatnya,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Suparman diduga melakukan pelanggaran dalam kampanye calon Gubernur Jawa Tengah di Kota Salatiga. Adanya dugaan pelanggaran ini bermula dari sebuah postingan di group facebook Jaringan Salatiga Liberal. Dalam postingan itu menunjukkan dua orang yang mengendari sepeda motor Yamaha N-Max berpelat merah dengan Nopol H 6280 XV tanpa mengenakan helm, dan pembonceng mengenakan kaus bertuliskan Ahmad Luthfi-Taj Yasin. (win)

BACA JUGA :

Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik