URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Ledakan kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ruminansia di Kabupaten Semarang semakin menunjukkan peningkatan yang signifikan. Salah satu wilayah yang masuk zona merah penyebaran PMK adalah Desa Kalisidi, Ungaran Barat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kandang Komunal di Kalisidi “Dilockdown”, Transaksi Hewan Ternak Dilakukan Secara Daring

Kandang Komunal di Kalisidi “Dilockdown”, Transaksi Hewan Ternak Dilakukan Secara Daring

Kandang Komunal di Kalisidi “Dilockdown”, Transaksi Hewan Ternak Dilakukan Secara Daring

Featured Image

UNGARAN – Ledakan kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ruminansia di Kabupaten Semarang semakin menunjukkan peningkatan yang signifikan. Salah satu wilayah yang masuk zona merah penyebaran PMK adalah Desa Kalisidi, Ungaran Barat.

Data yang diperoleh hingga Selasa (7/6/2022), terdapat 320 ekor sapi yang terindikasi PMK di Desa Kalisidi. Hal itu membuat pemerintah desa setempat memberlakukan “lockdown” di kandang komunal untuk menekan laju penyebaran virus yang menyerang hewan berkuku belah itu agar tidak semakin meluas.

Kepala Desa Kalisidi Dimas Prayitno Putro menjelaskan hingga minggu ketiga bulan Mei kemarin sebenarnya ledakan kasus cukup landai dan terkendali. Namun memasuki awal Juni, terjadi peningkatan kasus yang cukup tinggi.

“Tanggal 20 Mei kemarin sapi yang terindikasi PMK 20 ekor, kemudian tanggal 6 Juni terjadi ledakan ‘istimewa’ menjadi 320 ekor,” terangnya di Ungaran, Rabu (8/6/2022).

Dari 320 ekor tersebut, lanjut Dimas, 3 ekor diantaranya mati terdiri dari 2 ekor sapi usia 2 tahun dan 1 ekor anakan (pedhet).

“Mau disembelih tapi nggak ‘ketututan’, mati duluan. Yang pedhet karena kekurangan nutrisi, nggak mau makan,” ungkapnya.

Menurut Dimas, salah satu faktor yang menyebabkan tingginya angka penularan kasus adalah ketidaktahuan masyarakat, terutama yang mengelola hewan ternak di kandang komunal mengenai cara dan media penularan virus tersebut.

“Kadang sisa rumput dari sapi yang kena PMK dikasihkan ke sapi yang sehat. Hasilnya yang sehat jadi tertular. Apalagi virus ini unik, bisa menyebar lewat makanan, air, rumput, udara, bahkan media yang dipakai seseorang yang kontak langsung,” ujarnya.

Saat ini di Desa Kalisidi terdapat enam kandang komunal. Empat kandang diantaranya digunakan sebagai kandang isolasi bagi sapi yang terindikasi PMK. Sementara dua sisa kandang komunal digunakan untuk memelihara sapi yang sehat.

“Kami juga membatasi mobilitas pengelola hewan ternak untuk tidak masuk ke kandang isolasi. Takutnya nanti justru bisa membawa virus keluar dan menyebarkannya ke kandang yang sehat,” katanya.

Terkait kebutuhan hewan ternak untuk hari raya Idul Adha mendatang, pihaknya sedang memetakan jumlah sapi jantan yang sehat. Kemudian transaksi antara penjual dan pembeli dilakukan secara daring melalui media sosial.

“Hewan yang sehat kami lengkapi dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Opsi terakhir, hewan kurban kami sembelih untuk kalangan sendiri,” urainya.

Pihaknya berharap ada solusi dari pemerintah untuk menangani PMK ini selain refokusing penggunaan dana desa untuk pembelian obat-obatan.

“Dana desa sangat terbatas, kalau untuk pemulihan terus terang agak berat. Bulan kemarin saja sudah habis Rp10 juta untuk beli obat. Harapannya pemerintah bisa kasih subsidi pakan ternak pabrikan yang tinggi protein serta obat-obatan untuk pemulihan,” tandasnya.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Pangan Kabupaten Semarang Wigati Sunu menyampaikan data hewan ternak di Kabupaten Semarang yang terindikasi PMK hingga Selasa (7/6/2022) sebanyak 1.270 ekor yang tersebar di 14 kecamatan. Dari jumlah itu, 11 ekor diantaranya mati dan 49 ekor dinyatakan sembuh. Saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) apakah ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB) atau tidak.

“Bupati Semarang sudah melayangkan surat usulan ke Gubernur Jateng untuk diteruskan ke Kementan. Saat ini masih menunggu petunjuk,” tuturnya.

Secara prinsip pihaknya tetap melakukan penanganan intensif dengan pengobatan dan edukasi terhadap para peternak serta pembatasan lalu lintas hewan ternak yang masuk ataupun keluar Kabupaten Semarang.

“Dari segi anggaran kami sangat terbatas. Idealnya, disesuaikan dengan populasi ternak. Saat ini jumlah sapi perah dan potong ada 60ribu ekor. Ini tentu harus kita kaji dulu mana yang terkonfirmasi PMK, mana yang sehat, baru kita usulkan anggaran,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Mendikdasmen Abdul Mu'ti meresmikan revitalisasi 45 satuan pendidikan di Kabupaten Semarang, Senin (13/4/2026), untuk meningkatkan kualitas sarana dan pembelajaran. Program ini mencakup perbaikan fisik serta bantuan perangkat digital guna mendukung proses belajar yang lebih modern dan efektif.
Revitalisasi 45 Sekolah di Kabupaten Semarang Rampung, Pemkab Usulkan Tambahan di 2026
H. Dakhori memaparkan hasil penelitian wakaf produktif di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Kamis (9/4/2026), yang menunjukkan pengelolaan kolaboratif mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Studi ini menyoroti peran LWP PWNU Jawa Tengah dalam pemberdayaan ekonomi melalui pelatihan, pendampingan usaha, dan pemanfaatan platform digital.
Pertahankan Disertasi Implementasi Wakaf Produktif LWP PWNU, Dakhori Lulus Doktor Predikat Memuaskan
Bupati Ngesti Nugraha menghadiri Semarang Bersholawat di RTH Klero, Tengaran, Kabupaten Semarang, Sabtu (11/4/2026) malam, dalam rangka HUT ke-505. Kegiatan ini menghadirkan Gus Ali Gondrong untuk mengajak generasi muda menjauhi kenakalan remaja melalui dakwah dan doa bersama.
Bersholawat di RTH Klero, Bupati Ajak Generasi Muda Jauhi Narkoba dan Kenakalan Remaja
Rektor Universitas Kristen Satya Wacana Prof. Intiyas Utami menghadiri media gathering bersama 18 wartawan di Grha Nusantara, Salatiga, Kamis (9/4/2026), untuk mempererat kerja sama dengan media. Kegiatan ini mendorong diseminasi capaian kampus sekaligus memperkuat peran media dalam publikasi prestasi akademik.
UKSW Gelar Media Gathering dengan Media Wilayah USA

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran

INFOGRAFIS

TERKINI

Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengajak pelajar di Salatiga bersepeda ke sekolah saat peresmian SMA Sainstek, Senin (13/4/2026), guna membangun kesadaran lingkungan dan pola hidup sehat. Sekolah juga diminta menerapkan program 3R serta penghematan energi sebagai bagian budaya ramah lingkungan.
Resmikan SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga, Abdul Mu’ti Ajak Pelajar Naik Sepeda ke Sekolah
Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengajak pelajar di Salatiga bersepeda ke sekolah saat peresmian SMA Sainstek, Senin (13/4/2026), guna membangun kesadaran lingkungan dan pola hidup sehat. Sekolah juga diminta...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengimbau siswa mengerjakan Tes Kemampuan Akademik di SMP Plus Al Ittihad, Kabupaten Semarang, Senin (13/4/2026), dengan jujur dan percaya diri karena tidak menentukan kelulusan. TKA digunakan untuk mengukur kemampuan akademik dan evaluasi peningkatan kualitas pendidikan.
Mendikdasmen: TKA Bukan Penentu Kelulusan, Siswa Diminta Jujur dan Percaya Diri
Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengimbau siswa mengerjakan Tes Kemampuan Akademik di SMP Plus Al Ittihad, Kabupaten Semarang, Senin (13/4/2026), dengan jujur dan percaya diri karena tidak menentukan kelulusan....
Mendikdasmen Abdul Mu'ti meresmikan revitalisasi 45 satuan pendidikan di Kabupaten Semarang, Senin (13/4/2026), untuk meningkatkan kualitas sarana dan pembelajaran. Program ini mencakup perbaikan fisik serta bantuan perangkat digital guna mendukung proses belajar yang lebih modern dan efektif.
Revitalisasi 45 Sekolah di Kabupaten Semarang Rampung, Pemkab Usulkan Tambahan di 2026
Mendikdasmen Abdul Mu'ti meresmikan revitalisasi 45 satuan pendidikan di Kabupaten Semarang, Senin (13/4/2026), untuk meningkatkan kualitas sarana dan pembelajaran. Program ini mencakup perbaikan fisik...
H. Dakhori memaparkan hasil penelitian wakaf produktif di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Kamis (9/4/2026), yang menunjukkan pengelolaan kolaboratif mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Studi ini menyoroti peran LWP PWNU Jawa Tengah dalam pemberdayaan ekonomi melalui pelatihan, pendampingan usaha, dan pemanfaatan platform digital.
Pertahankan Disertasi Implementasi Wakaf Produktif LWP PWNU, Dakhori Lulus Doktor Predikat Memuaskan
H. Dakhori memaparkan hasil penelitian wakaf produktif di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Kamis (9/4/2026), yang menunjukkan pengelolaan kolaboratif mampu meningkatkan kesejahteraan...
SMA Sainstek Ahmad Dahlan di Salatiga akan diresmikan Mendikdasmen Abdul Mu'ti pada Senin (13/4/2026) di Jl. Joko Tingkir. Sekolah di bawah Muhammadiyah ini hadir untuk memenuhi kebutuhan pendidikan berbasis sains dan teknologi dengan fokus riset serta pembentukan karakter religius.
Besok! Mendikdasmen bakal Resmikan SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga.
SMA Sainstek Ahmad Dahlan di Salatiga akan diresmikan Mendikdasmen Abdul Mu'ti pada Senin (13/4/2026) di Jl. Joko Tingkir. Sekolah di bawah Muhammadiyah ini hadir untuk memenuhi kebutuhan pendidikan berbasis...
Muat Lebih

POPULER

Wacana penerapan WFH bagi ASN sebagai upaya penghematan BBM dikaji Pemkot Salatiga di Salatiga, Rabu (1/4/2026). Pemerintah memilih alternatif Jumat tanpa kendaraan bermotor guna efisiensi energi, menjaga kinerja ASN, serta mendorong penggunaan transportasi umum dan gaya hidup sehat
Salatiga Memang Beda! Pemkot Berencana Terapkan Jumat Tanpa Kendaraan
Lonjakan harga plastik akibat gejolak geopolitik, pelaku UMKM seperti Riskya Yosi dan Nurul Istiqomah di Salatiga, Jawa Tengah, sejak akhir Ramadan hingga April 2026, mengeluhkan kenaikan biaya produksi karena dampak konflik global, diatasi dengan menaikkan harga jual dan efisiensi agar usaha tetap bertahan.
Dampak Kenaikan Harga Plastik, UMKM Salatiga Tertekan. Dilema Mau Lanjut apa Putus
Sebanyak lima ASN di Kabupaten Semarang diberhentikan sepanjang 2025 akibat pelanggaran disiplin, disampaikan saat pelantikan 153 CPNS menjadi PNS pada Jumat (10/4/2026). Kepala BKPSDM Wenny Maya Kartika menegaskan kasus ini sebagai peringatan agar aparatur menjaga integritas dan mematuhi aturan.
5 ASN Pemkab Semarang Dipecat Akibat Pelanggaran Disiplin

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved