KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Kapolres Salatiga Pastikan Kabar Klitih di Salatiga Memakan Korban Jiwa Adalah Hoaks

Kapolres Salatiga Pastikan Kabar Klitih di Salatiga Memakan Korban Jiwa Adalah Hoaks

Kapolres Salatiga Pastikan Kabar Klitih di Salatiga Memakan Korban Jiwa Adalah Hoaks

Ketenangan warga Salatiga pada Sabtu (23/4/2022) malam terusik dengan adanya kabar pembacokan atau klitih di daerah Palang Klaseman Kelurahan Mangunsari Kecamatan Sidomukti.

Dalam gambar yang tersebar, terlihat ada seorang yang tergeletak dan beberapa orang lain yang menolong. Selain itu, ada juga mobil ambulans dalam keadaan lampu menyala. Gambar tersebut dilengkapi narasi ‘Ati2 we do sing dolan bengi posisi neng palang ono pembacokan. Kondisi korban meninggal. Ge ntes sih anget.’
(Hati-hati yang sering main di malam hari di Palang ada pembacokan. Kondisi korban meninggal. Baru saja masih hangat).

Selain gambar bernarasi tersebut, juga ada voice note yang beredar. Pesan dalam voice note berdurasi 14 detik tersebut berbunyi “teman-teman kampus hati-hati kalau mau ke Salatiga. Koncoku diklitih korbane ono loro mati di daerah Palang ojo metu bengi-bengi ya cah, sing ati-ati” (teman-teman kampus hati-hati kalau mau ke Salatiga. Temanku diklitih korbannya ada dua orang meninggal di daerah Palang, jangan keluar malam-malam, yang hati-hati).

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana memastikan bahwa kabar klitih di Salatiga hingga memakan korban jiwa adalah hoaks. “Tidak ada klitih, gambar foto itu juga kecelakaan yang narasinya diubah hingga meresahkan masyarakat,” tegasnya.

Indra menyatakan beredarnya gambar dan voice note hoaks itu membuat masyarakat tidak nyaman dalam beraktivitas. “Saya minta masyarakat tidak asal share info-info yang kebenarannya belum pasti. Cari informasi yang benar agar tidak menyesatkan dan meresahkan,” ungkapnya.

Klitih Hoak yg viral di medsos

Dikatakan Indra, jajaran Polres Salatiga terus meningkatkan patroli malam untuk mengatisipasi kejahatan jalanan. “Semua unit bekerja agar masyarakat aman dan nyaman, apalagi saat ini jelang Lebaran sehingga banyak pemudik yang melintasi Salatiga. Kita jamin keamanan warga negara tanpa terkecuali, sehingga petugas tak segan mengambil tindakan jika ada pelaku kejahatan yang berulah,” kata Indra.

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
[pekok2]