URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam Kunjungan Dirjen Vokasi Kemendikbudristek, siswa-siswi SMK Negeri 2 Salatiga memamerkan pembuatan Kartu Pelajar Multifungsi yang terkoneksi dengan Aplikasi Mobile wali murid. Kartu cerdas karya siswa ini tak hanya identitas pelajar, tetapi juga alat transaksi, absensi, hingga koneksi perpustakaan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kartu Pelajar Multifungsi Dibuat Siswa SMK 2 Salatiga, Kartu ini Terhubung dengan HP Wali Murid

Kartu Pelajar Multifungsi Dibuat Siswa SMK 2 Salatiga, Kartu ini Terhubung dengan HP Wali Murid

Kartu Pelajar Multifungsi Dibuat Siswa SMK 2 Salatiga, Kartu ini Terhubung dengan HP Wali Murid

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Siapa yang menduga, ternyata siswa-siswi SMK Negeri 2 Salatiga pioner pembuatan sebuah smart card.

Kartu Pelajar Multifungsi yang terhubung ke Aplikasi Mobile wali murid. Hal Ini dipertontonkan para siswa-siswi SMK Negeri 2 Salatiga di tengah kunjungan Dirjen Vokasi Kemendikbudristek Dr. Ir. Kiki Yuliati, jumat 4.8.2023 sore.

Dalam kunjungannya, Kiki sangat mengapresiasi peran PT Teknologi Kartu Indonesia yang telah menggandeng dunia pendidikan khususnya anak didik untuk terjun langsung ke dunia usaha.

“Adanya kerjasama PT Teknologi Kartu Indonesia berkantor pusat di Salatiga, inilah yang kita maksud dengan pendidikan vokasi yang berkualitas,” ungkap Titik.

Dimana, anak-anak didik bukan hanya membayangkan dunia tapi terlibat langsung bagaimana membuat smart card ini.

Ia pun salut dengan adanya Kartu Pelajar Multifungsi. Ia menilai, keberadaan kartu ini sangat bagus karena merupakan (kartu) masa depan.

Dimana, siswa-siswi SMK Negeri 2 Salatiga mengerjakan sendiri pembuatannya.

“Dan ini juga bukan pekerjaan yang coba-coba. Melainkan bisa mengerjakan segala sesuatunya dengan nyata. Praktikum kalau gagal ‘enggak’ ada yang marahin, ‘nggak’ ada yang yang perlu mereka khawatirkan. Tapi kalau ini ‘kan’ harus bener, karena para siswa-siswi ini harus memenuhi permintaan pelanggan. Artinya, anak-anak ini telah masuk ke industri,” bebernya.

Kembali, Titik mengungkapkan bahwa kerjasama antara SMK Negeri 2 Salatiga dengan PT Teknologi Kartu Indonesia merupakan pembelajaran bagi siswa. Selain menanamkan rasa tanggung jawab, pada siswa juga dituntut untuk berinovasi.

“Ketika mereka diminta mengerjakan sesuatu misalnya, kalau mesin kan dia kerjakan aja tapi kalau dia manusia dia berpikir kayaknya kalau diginiin bagus ya, kalau diginiin kan kreatifitasnya muncul. Itu yang kita doa support-nya,” imbuhnya.

Sementara, Direktur Utama PT Teknologi Kartu Indonesia Arief Arinto menjelaskan bahwa keunggulan Kartu Pelajar Multifungsi tidak hanya terhubung ke Aplikasi Mobile wali murid saja.

Kartu ini diakuinya, wali murid juga dapat mengatur dan memonitor penggunaan kartu oleh si anak selaku pemegang kartu.

“Produk dan solusi tersebut telah digunakan oleh 1.000 lembaga pendidikan dan dibantu dipasarkan oleh 10 bank nasional (BNI, BSI, BRI, Danamon, Muamalat, BTN Syariah, Bank DKI, Bank Jabar Syariah, Bank Jatim Syariah, dan Bank NTB Syariah),” terang Arief.

Smart card ini juga bisa dipakai sebagai kartu pelajar identitas, kemudian kartu absensi, kartu transaksi hingga kartu parkir.

Bahkan, kartu yang telah dicetak lebih dari 400 ribu an lembar itu juga bisa digunakan terhubung ke perpustakaan.
“Pokoknya semua yang memungkinkan dengan kartu ini. Dan dalam perjalannya, kami juga mengembangkan ke kamera sehingga orang tua bisa ngatur dari jajan anaknya, berapa kemudian SPP di dikeluarkan,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan