URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam acara Uji Kompetensi di SMK Negeri 1 Salatiga menjelang akhir tahun 2024, mata puluhan orang tertuju pada pemandangan menarik saat Ester, seorang siswi Sekolah Internasional Salatiga, menjadi model peragaan busana dengan riasan body painting oleh Jurusan Kecantikan dan Spa. Dalam Tahun Ajaran 2023/2024, Ester, yang berusia 17 tahun, dengan sukarela menjalani proses rias tubuh selama empat jam.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ester, Bule Cantik Asal Belanda, Jadi Model Body Painting di SMKN 1 Salatiga

Ester, Bule Cantik Asal Belanda, Jadi Model Body Painting di SMKN 1 Salatiga

Ester, Bule Cantik Asal Belanda, Jadi Model Body Painting di SMKN 1 Salatiga

Dalam acara Uji Kompetensi di SMK Negeri 1 Salatiga menjelang akhir tahun 2024, mata puluhan orang tertuju pada pemandangan menarik saat Ester, seorang siswi Sekolah Internasional Salatiga, menjadi model peragaan busana dengan riasan body painting oleh Jurusan Kecantikan dan Spa. Dalam Tahun Ajaran 2023/2024, Ester, yang berusia 17 tahun, dengan sukarela menjalani proses rias tubuh selama empat jam.
Foto Arief Rasika
Ester bule cantik asal Belanda bersama Ani Tias Sinora, saat jadi Model Body Painting di SMKN 1 Salatiga.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ada pemandangan menarik saat acara Uji Kompetensi yang berlangsung di SMK Negeri 1 Salatiga jelang akhir tahun 2024.

Hal ini terjadi saat hadirnya Ester, seorang cewek bule yang menjadi model peragaan busana dibalut riasan body painting, oleh Jurusan Kecantikan dan Spa, Tahun Ajaran 2023/2024 membuat puluhan mata berdecak kagum.

Bagaiamana tidak. Postur tubuhnya yang menjulang dibalut riasan ‘ciamik’ memukau bukan hanya para guru tapi juga penonton yang hadir.

Ester (17), siswi Sekolah Internasional Salatiga itu dengan kemauan sendiri bersedia di rias tubuhnya selama empat jam lamanya.

Dengan mengenakan rancangan busana karnaval dari tangan dingin berkelas internasional asal Salatiga sekaligus “owner” Salatiga Carnival Center dan Lamatapo Management, Thedurus Gary Natanael, S.I.Kom.

“Karena memang dari kecil suka dandan dan menjadi model, saya mau saja ketika diajak Kak Tias memperagakan busana dengan riasan body painting,” ungkap Ester.

Sempat meminta izin tidak mengikuti ujian di sekolahan, Ester yang sejak dibangku sekolah dasar menetap di Salatiga itu terlihat antusias dengan hasilnya.

Penampilan Ester pun semakin memukau. Parasnya yang cantik, kulitnya yang putih bersih semakin memukau dengan riasan dari tangan trampil, Ani Tias Sinora, peserta Uji Kompetensi siswi SMK Negeri 1, Salatiga.

Merias dengan kesabaran dan ketekunan serta tingkat kesulitan yang luar biasa, empat jam lamanya Ani Tias Sinora biasa disapa Tias menyulap Ester bak ratu komodo.

Dara manis dari sosok orang tua tunggal Sunarni (47) warga Merak, Klasemen, Salatiga itu berani bermain dengan warna emas sehingga mengubah penampilan Ester menjadi warrior princess yang tangguh.

Saat ditemui wartawan, di sela-sela menunggu giliran memperagakan busana karnavalnya, Tias menceritakan tingkat kerumitan saat merias tubuh/ body painting Ester.

Alhasil, ketekunan, kesabaran dan perjuangan tidak membohongi hasil. Bakat ditularkan dari ibu berkecimpung di usaha salon rumahan tersebut membuat Tias yakin dengan kemampuannya. Benar saja, Ester mendapatkan sambutan luar biasa saat berjalan di karpet merah.

“Deg-degan sudah pasti. Tapi dengan restu ibu, serta guru pembimbing dan teman-teman yang mensuport alhamdulillah dapat dilalui tadi,” ucap Tias merasa yakin.

Sebelumnya, dara kelahiran 21 Juni 2005 itu pernah membawa Salatiga di ajang Lomba Kompetisi Siswa (LKS) Jateng 31 di Pati itu meminta Ester menjadi modelnya. Tanpa berbicara soal bayaran, gayung bersambut Ester pun menyanggupinya.

Sementara, Guru Pembimbing Jurusan Tata Kecantikan SMKN 1 Salatiga Neny Sulistiyanto mengungkapkan LKS ini diikuti 65 siswi.

Uji Kompetensi ini diakui dia merupakan bagian dari penilaian mata pelajaran Jurusan Kecantikan selain tentunya kegiatan ini adalah menumbuhkan dan kreativitas siswa pada seni merias.

Ia berharap kegiatan ini bisa mengembangkan potensi dan karakter siswa, serta membuat mereka lebih mengembangkan kreativitas.

– Ani Tias Sinora, siswi SMK Negeri 1, Salatiga.
– Ester bule asal Belanda saat diwawancarai Rasika

 

BACA JUGA :

Kapolres Salatiga Ade Papa Rihi mengungkap penggagalan peredaran narkotika bermodus pengiriman melalui jasa ekspedisi di Kota Salatiga. Dalam operasi bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah dan Bea Cukai, petugas menyita hampir 6 kilogram ganja serta 2,83 gram sabu, sekaligus menangkap dua tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika lintas daerah.
Polisi Salatiga Amankan 6 Kilogram Ganja Kering dan Paket Sabu Siap Edar
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif
Perdana! Kejari Salatiga Musnahkan BB di SMA Lab, Berikan Edukasi kepada Siswa
Perdana! Kejari Salatiga Musnahkan BB di SMA Lab, Berikan Edukasi kepada Siswa
Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Ribuan warga memadati tradisi Jolenan di Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Sabtu (18/7/2026). Masyarakat mengarak gunungan hasil bumi sebagai wujud syukur atas panen raya yang melimpah sekaligus melestarikan budaya Jawa. Tradisi tahunan bertema Ketahanan Pangan itu diakhiri dengan perebutan hasil bumi yang menjadi daya tarik utama dan diharapkan berkembang sebagai destinasi wisata budaya
Angkat Tema Ketahanan Pangan, Desa Kemetul Kembali Sukses gelar Jolenan Tahun 2026
Pemerintah Kota Salatiga memutuskan menarik surat edaran permohonan bantuan dana untuk peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun 2026. Keputusan yang disampaikan Sekda Muthoin pada Kamis (16/7/2026) itu diambil atas arahan Wali Kota setelah muncul pro dan kontra di masyarakat, dengan tetap menjamin pertanggungjawaban bantuan yang telah diterima serta membuka ruang bagi kontribusi sukarela.
Sempat Gaduh!, Pemkot Salatiga Putuskan Tarik Surat Edaran Permohonan Bantuan Hari Jadi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Reformasi Transportasi Publik Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta