KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Kasri Mendapat Bantuan Setelah Berita Tentang Dirinya Keluar di Media Online Dan Dibaca Mentri Sosial

Kasri Mendapat Bantuan Setelah Berita Tentang Dirinya Keluar di Media Online Dan Dibaca Mentri Sosial

Kasri Mendapat Bantuan Setelah Berita Tentang Dirinya Keluar di Media Online Dan Dibaca Mentri Sosial

Setelah keluar dimedia Sosial perihal Lansia buta yang hidup sendirian, akhirnya berbagai bantuan mengalir kepada Kasri warga Medayu Suruh. Hal ini Setelah Babinsa Medayu Koramil 08/Suruh Pelda Sunaryanto memberikan bantuan sembako kepada Lansia yang mengalami kebutaan dan tinggal seorang diri kemudian di ekspose oleh media.

Awalnya aktifitas sang Babinsa Hal tersebut diangkat beritanya oleh salah satu media online, ternyata mendapatkan perhatian serius dari Mentri sosial, Tri Risma Harini.

Bukan hanya perhatian tetapi ditunjukan dengan respon cepat dari Kementerian sosial yang datang langsung ke rumah Kasri, melalui Drs Mas Kahono Agung Suhartoyo, M,Si. Ketua BPRSAMPK Antasena dan anggota dari tim Kemensos lainnya yang didampingi Babinsa Medayu, Kades Medayu, Kadus Rejosari. Rombongan tersebut menuju rumah Kasirien atau Kasri (76) yang berada di di dusun Rejosari RT 13/3 Desa Medayu, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Kamis (27/01) petang.

Tim Survei dari kemensos setibanya di rumah Karsi langsung berbincang dengan lelaki renta tersebut, dikarenakan mengalami kebutaan, Babinsa Medayu membantunya memperkenalkan Tim Survey Kemensos serta maksud kedatangannya tersebut.

Kepala BRSAMPK mengatakan maksud dan tujuan Tim survey datang ini selain untuk memberikan bantuan sembako juga untuk mengetahui kondisi dari Kasri tersebut.

“Setelah Menteri Sosial membaca berita online, pihaknya langsung membentuk tim survey Kemensos untuk melakukan pemantauan lapangan kondisi warga yang membutuhkan bantuan, kedepannya apa yang menjadi kebutuhan dari pak Kasri akan menjadi perhatian kami” Ujar Ketua BPRSAMPK Antasena.

Apresiasi kepada Babinsa diberikan oleh Kepala Tim Survey tersebut, atas kepeduliannya dalam membantu warga yang membutuhkan.

“Terima kasih kepada Bapak Babinsa atas kepeduliannya kepada pak Kasri, kami memang melihat berita dari salah satu media online tentang kegiatan ini, sehingga kami memutuskan untuk langsung terjun kelapangan” pungkasnya.

Mas Kahono Agung Suhartoyo, M, Si. Saat diwawancarai Rasika

Selain meninjau kondisi Kasri, Tim kemudian menuju rumah Misnah (73) yang juga perlu mendapatkan bantuan, dirumah Karsi dan Misnah, Tim Survey memberikan bantuan sembako kepada keduanya.

Sementara itu dalam wawancara dengan rasikafm.com Mas Kahono Agung Suhartoyo, M, Si. Mengatakan pihaknya langsung bergerak cepak usai membaca pemberitaan atas derita Kasri

“kami langsung melihat dan melakukan asesmen terhadap kebutuhan dan keperluan dari yang bersangkutan, kita tindaklanjuti dengan memberikan bantuan ataupun keperluan sesuai yang dibutuhkan” kata Mas Kahono Agung Suhartoyo.

Ia menambahkan dalam hal ini pemerintah hadir untuk menjangkau warga masyarakat yang perlu pelayanan kesejahteraan sosial.

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
[pekok2]