URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kasus Aktif Covid-19 di Kabupaten Semarang Turun 92 Persen, Vaksinasi Terus Dikebut

Kasus Aktif Covid-19 di Kabupaten Semarang Turun 92 Persen, Vaksinasi Terus Dikebut

Kasus Aktif Covid-19 di Kabupaten Semarang Turun 92 Persen, Vaksinasi Terus Dikebut

Featured Image

Bupati Semarang Ngesti Nugraha. (Foto/win)

UNGARAN – Jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Semarang mengalami penurunan yang cukup signifikan. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengklaim penurunan mencapai 92 persen dibandingkan pada awal bulan Juli 2021.

Dijelaskan Bupati, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Semarang hingga tanggal 24 Agustus 2021 jumlah kasus aktif Covid-19 berada pada angka 304 kasus dengan penambahan kasus harian sebanyak 21 kasus. Meski demikian, upaya vaksinasi tetap akan dikebut.

Saat ini vaksinasi dosis pertama baru mencapai sekitar 27,29 persen dan dosis kedua mencapai 17 persen. Upaya percepatan vaksinasi dilakukan dengan menambah sentra vaksinasi di setiap puskesmas menjadi dua titik serta di rumah sakit baik milik pemerintah daerah maupun swasta.

Seiring dengan hal itu, sesuai dengan instruksi dari Kemenko Kemaritiman dan Investasi harus ada sinkronisasi data kasus positif Covid-19, kematian serta warga yang sudah divaksinasi antara Kemenkes, Dinkes Provinsi dan Kabupaten/ Kota dengan dibantu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Harapannya dengan sinkronisasi data tersebut bisa lebih mudah menentukan cara bertindak. Ditambahkan Bupati, semakin banyak yang divaksinasi, angka kasus aktif semakin menurun dan kegiatan masyarakat bisa dilonggarkan kembali.

Sementara Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Semarang Joko Sriyono mendukung upaya percepatan vaksinasi yang dilakukan oleh Pemkab Semarang. Terlebih saat ini telah dimulai uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) secara serentak.

Sebagai salah satu bentuk perlindungan bagi tenaga pengajar dan peserta didik, ia menyarankan agar Dinkes Kabupaten Semarang segera melaksanakan vaksinasi bagi kalangan dunia pendidikan di setiap sekolah secara bertahap, terutama bagi usia 12 tahun ke atas dan tenaga pendidik yang belum divaksinasi karena alasan tertentu. (win)

BACA JUGA :

Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai dirasakan warga di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2026). Sejumlah pengendara mengaku pengeluaran harian bertambah, namun tetap memilih Pertamax karena dinilai lebih baik untuk performa dan keawetan mesin kendaraan meski antrean Pertalite di SPBU mulai meningkat.
Harga Pertamax Meroket, Warga Ungaran Tetap Bertahan Meski Pengeluaran Membengkak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

tes 12
asdasd asdasd
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Satreskrim Polres Semarang menetapkan seorang pria berinisial AJS (56), warga kelahiran Salatiga, sebagai tersangka kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap delapan santri di sebuah pondok pesantren...
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Pemerintah Kota Salatiga melalui Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, dan Kelurahan Ledok menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan pencemaran sungai di RT 03 RW 11, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo,...
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang menggandeng sejumlah LPK, termasuk LPK Surya Intan Tengaran, untuk melatih 375 warga melalui program pelatihan dan penempatan kerja sektor garmen pada 2026. Peserta...
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Dua pelajar Kota Salatiga, Kiandra Isna Aisha Anindhita dari SD Negeri 06 Salatiga dan Gabriela Tirza Jeovana Utomo dari SMP Stella Matutina Salatiga, meraih nilai sempurna dalam Tes Kemampuan Akademik...
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved