KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kawasan Lahan Sekitar Danau Rawa Pening Akan Ditinjau dan Ditata Ulang

Kawasan Lahan Sekitar Danau Rawa Pening Akan Ditinjau dan Ditata Ulang

Kawasan Lahan Sekitar Danau Rawa Pening Akan Ditinjau dan Ditata Ulang

UNGARAN – Terbitnya regulasi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang menjadi dasar hukum penentuan luasan badan danau Rawapening, terkait dengan proyek revitalisasi danau alam yang termasuk dalam 15 danau kritis nasional tersebut membuat petani sekitar Danau Rawa Pening, Kabupaten Semarang resah. Pasalnya, sesuai dengan Keputusan Menteri PUPR Nomor 365 luasan badan danau Rawapening mencapai 2.387 hektare, sementara Perda Pemprov Jawa Tengah Nomor 16 Tahun 2011 menyebutkan luasan badan Danau Rawa Pening 1.516 hektare.

Jika mengacu pada Keputusan Menteri PUPR tersebut maka bisa jadi ada beberapa lahan milik petani bakal kembali tergenang. Demikian halnya dengan lahan yang status kepemilikannya merupakan aset daerah.

“Pemkab Semarang telah melakukan rapat koordinasi dengan melibatkan Kementerian Agraria Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementerian PUPR dan Pemprov Jawa Tengah. Kesepakatan yang dicapai luas badan Danau Rawa Pening 1.516 hektare,” jelas Bupati Semarang Ngesti Nugraha di Ungaran, Jumat (13/5/2022).

Disampaikan Ngesti, Pemkab Semarang pada prinsipnya mendukung program revitalisasi untuk kepentingan masyarakat. Jika masih ada ganjalan permasalahan semua bisa duduk bersama untuk mencari solusi yang terbaik. Tujuannya agar ribuan petani yang ada di sekitar danau Rawapening dapat bercocok tanam kembali dan pada saat yang sama program revitalisasi Danau Rawa Pening juga tetap dapat berjalan.

“Sehingga berimbang, bisa sama-sama jalan semua,” ungkapnya.

Ditambahkan Ngesti, dalam waktu dekat akan ada kegiatan identifikasi dan inventarisasi mana saja bidang yang merupakan milik negara, mana yang milik Pemprov Jawa Tengah, Pemkab Semarang dan tanah milik masyarakat.

“Dari identifikasi dan inventarisasi ini akan dipetakan lalu akan digelar pertemuan kembali untuk meyamakan persepsi dengan konsep revitalisasi danau Rawa Pening, yang dilakukan Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwana,” imbuhnya. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Pemkot Semarang menertibkan sekitar 57 pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Kaligawe Raya hingga perbatasan Demak, Selasa (3/11/2026). Penertiban dilakukan untuk membuka akses normalisasi drainase sepanjang hampir empat kilometer yang terhambat bangunan dan sampah. Langkah ini diharapkan memperlancar aliran air serta mengurangi potensi banjir di kawasan Kaligawe dan Genuk.
Penertiban PKL Kaligawe hingga Perbatasan Sayung Berlangsung Kondusif, Normalisasi Drainase Segera Dilakukan
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Ungaran Innovative Expo 2026 Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Ungaran Innovative Expo 2026: Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Kontingen Kabupaten Semarang mengakhiri Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di peringkat ke-10 dengan raihan 25 medali emas, 30 perak, dan 32 perunggu. Meski belum mencapai target 30 emas, hasil tersebut meningkat dibandingkan Porprov 2023. Cabang olahraga karate menjadi penyumbang terbanyak dengan tujuh medali emas.
Lampaui Hasil 2023, KONI Kabupaten Semarang Akhiri Porprov XVII di Peringkat 10
[pekok2]