URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Batik Benang Raja, yang didirikan pada tahun 2013 oleh Ariawan Santosa (Ko King), telah berkembang pesat dengan 11 cabang yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Toko yang menawarkan beragam batik dengan harga terjangkau ini menjalin kerjasama dengan UMKM untuk memasarkan produk mereka.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kehadiran Benang Raja Salatiga, Ko King Janji akan Dongkrak Batik Lokalan

Kehadiran Benang Raja Salatiga, Ko King Janji akan Dongkrak Batik Lokalan

Kehadiran Benang Raja Salatiga, Ko King Janji akan Dongkrak Batik Lokalan

Batik Benang Raja, yang didirikan pada tahun 2013 oleh Ariawan Santosa (Ko King), telah berkembang pesat dengan 11 cabang yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Toko yang menawarkan beragam batik dengan harga terjangkau ini menjalin kerjasama dengan UMKM untuk memasarkan produk mereka.
Foto dok IST
Ariawan Santosa bersama jajaran Forkompinda kota Salatiga saat peresmian Benang Raja
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Batik Benang Raja berdiri tahun 2013, berkembang pesat dan tersebar di 11 Kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sang pendiri yang bernama Ariawan Santosa atau akrab di sapa Ko King ini memang bercita-cita mengenalkan batik ke seluruh Indonesia bahkan sampai mendunia.

Dengan lokasinya yang strategis, mudah dijangkau, toko luas dan nyaman membuat toko benang raja menjadi tempat baru bagi para pengunjung mencari berbagai macam batik dengan harga terjangkau.

“ Batik yang ada di dalam benang raja merupakan produk-produk kerjasama dengan UMKM. Sehingga produk mereka bisa dijual dan diminati pembeli” jelas Ariawan Santosa saat peresmian Benang Raja

Penjabat Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani mengapresiasi atas berdirinya toko batik Benang Raja di Kota Salatiga. Karena bisa mengdongkrak UMKM terutama batik untuk naik kelas.

“Satu kata untuk Benang Raja adalah luar biasa. Karena dalam waktu yang relatif singkat, benang raja bisa berkembang seperti sekarang ini. Berdiri dari tahun 2013 sampai saat ini sudah ada 11 cabang. Berarti sudah sebelas tahun, satu tahun satu cabang. Diharapkan untuk tahun kedepan bisa menambah cabang lagi, tidak hanya di Jateng, Jatim namun bisa merambah ke Jabar, Banten, DKI, luar jawa dan seluruh Indonesia,” kata Yasip usai Grand Opening toko Benang Raja, Jumat (15/11/2024).

Benang Raja tidak saja akan dikenal di Indonesia namun akan bisa mendunia.

“Sang pemilik sangat aktif di media sosial, sehingga postingannya dapat dilihat di seluruh pelosok negeri sampai luar negeri. Ini merupakan multiplier efek karena dapat menarik UMKM dan memberdayakan masyarakat di Kota Salatiga,”jelasnya.

Yasip mengakui bahwa pegawai Benang Raja sudah mencapai 450 pegawai. Menurutnya, hal ini angka yang luar biasa karena Benang Raja sudah membuktikan rasa cinta tanah air dengan memajukan dan mengembangkan batik sebagai warisan budaya kita.

“Di Salatiga banyak pengrajin batik. Saya berharap batik khas Salatiga bisa masuk kedalam benang raja dengan berbagai segment dari yang paling rendah sampai batik premium. Kalau Pemkot ada tamu, pasti akan kita ajak kesini dan belanja disini untuk mengenalkan batik yang ada,”pungkasnya.

Ariawan Santosa saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Optimisme masyarakat Jawa Tengah terhadap perekonomian tetap terjaga pada Juni 2026. Hal itu tercermin dari hasil Survei Konsumen Bank Indonesia yang mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 113,55 atau berada di zona optimistis. Kondisi tersebut didukung penilaian positif terhadap ekonomi saat ini serta ekspektasi perbaikan pendapatan, peluang kerja, dan aktivitas usaha dalam enam bulan ke depan, sehingga daya tahan konsumsi rumah tangga diperkirakan tetap menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Optimisme Konsumen Jawa Tengah Tetap Terjaga pada Juni 2026
Lolos Seleksi Ketat hingga Dilirik Perusahaan Jepang, LP Ma’arif NU Jateng Resmi Tutup Pelatihan Pemagangan Tahap I
Lolos Seleksi Ketat hingga Dilirik Perusahaan Jepang, LP Ma’arif NU Jateng Resmi Tutup Pelatihan Pemagangan Tahap I
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menilai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus bersaing dengan ritel modern. Pernyataan itu disampaikan usai meninjau Kopdes Merah Putih di Bergas Kidul dan Lodoyong, Selasa (21/7/2026), dengan syarat kelengkapan barang, dukungan fasilitas, dan kepastian regulasi pengelolaan koperasi terus diperkuat.
DPRD Kabupaten Semarang Nilai Kopdes Merah Putih Berpotensi Saingi Ritel Modern, Asal Pasokan Barang Lengkap
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pemecahan Kendi dan Guyuran Air Kembang Tandai Penyerahan Kendaraan KDKMP di Kodim Salatiga
Pemecahan Kendi dan Guyuran Air Kembang Tandai Penyerahan Kendaraan KDKMP di Kodim Salatiga
Pemerintah Kota Salatiga membuka pelatihan vokasi Make Up Artist dan barista di UPTD Balai Latihan Kerja Disperinaker, Senin (6/7/2026), untuk meningkatkan keterampilan pencari kerja sesuai kebutuhan pasar. Wali Kota Robby Hernawan mendorong peserta membangun usaha dan menciptakan lapangan kerja, sementara pelatihan yang dibiayai APBD 2026 berlangsung selama 20 hari hingga 31 Juli.
Minimalisir Pengangguran, Pemkot gelar Pelatihan MUA dan Barista

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026