URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bea Cukai Tanjung Emas kejar pemulihan arus logistik pasca banjir rob di Pelabuhan Tanjung Emas pada pekan lalu dengan memaksimalkan layananan 24 jam bahkan saat Libur Nasional Hari Lahir Pancasila.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kejar Pemulihan Arus Logistik, Bea Cukai Tanjung Emas Maksimalkan Layanan Saat Libur Nasional

Kejar Pemulihan Arus Logistik, Bea Cukai Tanjung Emas Maksimalkan Layanan Saat Libur Nasional

Kejar Pemulihan Arus Logistik, Bea Cukai Tanjung Emas Maksimalkan Layanan Saat Libur Nasional

featured-img

SEMARANG – Bea Cukai Tanjung Emas kejar pemulihan arus logistik pasca banjir rob di Pelabuhan Tanjung Emas pada pekan lalu dengan memaksimalkan layananan 24 jam bahkan saat Libur Nasional Hari Lahir Pancasila.

Hal ini oleh dilakukan oleh Bea Cukai sebagai langkah mitigasi serta upaya mengurangi kerugian dan dampak yang harus ditanggung oleh pelaku usaha, baik eksportir dan importir.

“Sejak Jum’at (3/5/2022) lalu, Bea Cukai Tanjung Emas telah mengerahkan seluruh kekuatan dengan menempatkan pegawai 100%. Harapannya dengan layanan 24 jam ini kita bisa mengatasi outstanding yang ada, sehingga kami harap dapat memitigasi kerugian dan dampak yang berakibat pada eksportir dan importir kita.” ujar Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Anton Martin saat dikonfirmasi Rabu (1/6/2022).

Ia menjelaskan, data dari Pelindo Pelabuhan Tanjung Emas terdapat 713 Kontainer yang terdampak banjir baik impor maupun ekspor. Dari ratusan kontainer tersebut 83% sudah submit dokumen kepabeanannya dengan total nilai barang sekitar 41 juta dollar atau 615 milyar.

“Terhadap pelaku usaha yang terdampak kita koordinasi dengan Pelindo untuk memberikan kemudahan. Bagi eksportir yang ingin memeriksa kembali barang ekspornya, yang mungkin rusak dalam rangka claim asuransi, atau repacking atau cek barang. Sedangkan sisi impor, kita maksimalkan outstanding barang, kita harap tidak ada lagi kapal yang dialihkan, semua kapal bisa sandar dan pelayanan kembali normal seperti biasa.” terangnya.

Anton juga menghimbau kepada para pelaku usaha khususnya importir yang sudah menyelesaikan kewajiban pabeannya dan mendapatkan SPPB (Surat Persetujan Pengeluaran Barang) agar segera mengeluarkan muatannya sehingga dapat mengurangi container yang berada di pelabuhan. Sedangkan pelaku eksportir bisa memasukkan kontainernya di Pelabuhan karena saat ini, kondisi Pelabuhan sudah kering.

Dalam menangani bencana ini, Bea Cukai selalu koordinasi dan kolaborasi aktif bersama Pelindo dan seluruh stakeholder Pelabuhan Tanjung Emas, dibawah arahan KSOP Tanjung Emas mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mitigasi dan penyelesaian masalah banjir rob ini.

“Semua kebijakan yang dilakukan dikomunikasikan bersama dengan seluruh pelaku usaha dan asosiasi, dengan harapan agar seluruh pihak saling memahami situasi dan kondisi yang terjadi,” jelasnya.

“Sehingga Langkah yang diambil jelas bagaimana pelaksanaan operasionalnya di lapangan,” imbuhnya.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan