KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kerap Terjadi Laka di Salib Putih, Polres Salatiga dan Dishub Pasang Rambu Peringatan. “Pelan-pelan Pak Sopir!”

Kerap Terjadi Laka di Salib Putih, Polres Salatiga dan Dishub Pasang Rambu Peringatan. “Pelan-pelan Pak Sopir!”

Kerap Terjadi Laka di Salib Putih, Polres Salatiga dan Dishub Pasang Rambu Peringatan. “Pelan-pelan Pak Sopir!”

Foto dok Humas
Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Suci Anggraini bersama kadishub Sri Satuti saat memasang rambu peringgatan di turunan Salib Putih, rabu 1.11.2023

RASIKAFM. COM | SALATIGA – Sebagai upaya untuk menekan kejadian kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi diwilayah turunan Salib Putih, Satlantas Polres Salatiga bersama Dinas Perhubungan Kota Salatiga memasang rambu peringatan. Pemasangan juga dilakukan di tiga titik lokasi rawan kecelakaan lalu lintas di Kota Salatiga, Selasa, 31/03/2023.

Pantauan rasikafm.com pemasangan rambu dilakukan di tiga titik yang berada di sepanjang jalur Salib Putih, yaitu di Batas Kota Salatiga Kopeng, Depan Kantor Balai Latihan Kerja Salib Putih dan Turunan Perempatan Salib Putih.

Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Suci Anggraini menjelaskan jika ditiga titik tersebut di pasang rambu peringatan, agar pengguna jalan khususnya yang dari luar kota lebih berhati-hati dan mengetahui bahwa ada turunan tajam dan panjang sehingga dapat melakukan langkah antisipasi untuk menghindari terjadinya kecelakaan.

“Kejadian laka lantas di perempatan salip putih (Kumpulrejo) sudah sering terjadi, hal ini dikarenakan kontur jalan dari arah Surakarta menuju Semarang adalah turunan panjang dan tajam, demikian halnya yang dari Kopeng menuju Salatiga juga turunan tajam dan panjang, sehingga ketika mendekati perempatan salib putih bagi pengendara yang tidak mempersiapkan diri sejak dari awal akan terdadak dan tidak mampu mengontrol kendaraan yang bisa menyebabkan terjadinya gagal pengeremen”, jelas AKP Suci Anggraeni.

Pihaknya berharap dengan adanya rambu peringatan “Pelan-pelan Pak Sopir.. !!! Turunan Tajam Dengan Persimpangan”, para pengendara bisa lebih berhati-hati dan mempersiapkan diri dari awal sehingga tidak terjadi kecelakaan lalu lintas.

Sementara itu bagi Slamet Raharjo, warga asal Magelang yang bekerja di Salatiga mengaku salut terhadap upaya dari dinas terkait dan Polisi, dirinya berharap kedepan angka kecelakaan bisa berkurang.

“Apresiasi dengan bapak Polisi yang telah memasang rambu, semoga sopir luar kota bisa melihatnya” ujar Slamet.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
[pekok2]