URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kesaksian Korban Selamat Kecelakaan Karambol di Sigar Bencah

Kesaksian Korban Selamat Kecelakaan Karambol di Sigar Bencah

Kesaksian Korban Selamat Kecelakaan Karambol di Sigar Bencah

Featured Image
Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit saat sedang melakukan penyelidikan penyebab terjadinya kecelakaan di di Turunan Sigar Bencah, Kecamatan Tembalang pada Kamis (9/9/2021) sekira pukul 10.30 WIB.

RASIKAFM – Kecelakaan karambol terjadi di Turunan Sigar Bencah, Kecamatan Tembalang Semarang pada Kamis (9/9/2021) sekira pukul 10.30 WIB.

Akibat peristiwa tersebut, 4 orang dikabarkan meninggal dunia dan 4 korban lainnya mengalami sejumlah luka di tubuhnya. Saat ini para korban luka dibawa ke Puskesmas Rowosari untuk mendapatkan perawatan medis.

Informasi yang diperoleh, kejadian itu diduga disebabkan oleh truk tangki muatan air yang hilang kendali ketika menuju ke arah Meteseh.

Saiful Dedi Saputra salah satu korban mengatakan saat itu ia hendak menuju ke arah Undip dari arah Meteseh.

Kemudian, sebelum kecelakaan terjadi, saat perjalanan ia sudah tau bahwa ada truk yang hilang kendali ketika turun ke arah Meteseh.

“Truknya itu dari atas (Undip), dari atas dia blonh (Truk) buang (banting) nganan terus kena motor-motor semua,” katanya kepada RASIKAFM dilokasi.

Seteleh mengetahui hal itu, dia sempat berusaha menghindar dengan banting stir ke arah yang berlawanan lantaran truk yang melaju di lajur yang ia lalui.

“Habis dari tengah sini (lokasi kejadian) aku langsung ngambil nganan (karena truk banting di lajurnnya) juga. Tapi tau-tau truknya ngikutin aku juga. Akhirnya yaudah truk banting kanan kemudian langsung banting ke kiri sini,” bebernya.

Beruntung ia hanya mengalami luka ringan dibagian tangan kirinya. Namun, satu pengendara yang juga melintas bersamanya meninggal dunia usai tertabrak truk.

“Saya korban kurang tau, taunya satu yang menunggal itu didepanku naik motor. Saya waktu itu naik motor Nmax yang gak ada tebeng-tebengnya,” ujarnya.

“Lukanya udah hancur kepalanya lah semuanya lah. Korbannya itu cewe,” tambahnya.

Pria yang berprofesi sebagai montir itu juga mengaku kendaraan yang ia kendarai itu adalah motor konsumen yang sedang ia pakai untuk uji coba setelah mendapatkan service.

“Mau nyoba motor bukan motor saya. Makanya itu bingungnya disitu. Motornya masih tak copoti tebengnya (bodynya) katanya kan mbrebet,” bebernya.

Sementara itu, Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit menerangkan, kecelakaan ini melibatkan 4 mobil dan 4 sepeda motor.

Untuk kronologi sementara, lanjut dia, bermula ketika Truk tanki pengangkut air melaju dari arah Barat (Undip) ke arah Meteseh. Sebelum kejadian, truk itu diduga hilang kendali saat berada di sebelum tikungan Sigarbencah.

“Menyampaikan dugaan awal sementara ini keterangan dari tersangka atau pengemudi bahwa hilang kendali dari tikungan sebelum Sigarbencah. Jadi tikungan Sigarbencah hilang kendali tidak bisa ngerem menguasi kendaraan tersebut. Sehingga pertama awal menyenggol agya (mobil) lalu kekiri kemudian motor juga (menabrak) kekanan,” pungkasnya.

“Jadi berusaha ngerem tidak bisa. Akhirnya ada tembak pantul karambol ke kanan dan kekiri. Sampai titik akhir di sebelah kiri (jatuhnya truk),” lanjutnya.

Sigit menambahkan bahwa 4 orang dikabarkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Salah satu korban diketahui masih balita.

“Sementara jumlah korban md (meninggal dunia) langsung dievakuasi ke RSUP Kariadi sementara masih 4 orang salah satunya balita,” tuturnya.

Saat ini, pihaknya masih melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Sementara pengemudi truk sudah diamankan kepolisian guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Saya menghimbau kepada masyarakat saat ini untuk ke Tembalang Undip kita putar balikan masih melaksankan evakuasi dan olah tkp,” imbuhnya.

Pantauan dilapangan, turut hadir juga TNI dan Relawan Kota Semarang untuk membantu evakuasi korban. Dan informasi sementara yang diperoleh, 3 dari korban yang meninggal adalah satu keluarga yaitu bapak, ibu dan anak.

BACA JUGA :

Mudik Lewati Jalur Kopeng, Nikmati Udara Segar Bonus Belanja Sayuran
Mudik Lewati Jalur Kopeng, Nikmati Udara Segar Bonus Belanja Sayuran
Penjualan selongsong ketupat di Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis (26/3/2026), oleh pedagang seperti Kusnan mengalami penurunan dibanding Lebaran sebelumnya, dipicu melemahnya daya beli masyarakat, meski harga telah diturunkan guna menarik minat pembeli menjelang Lebaran Kupat.
Penjual Selongsong Ketupat Keluhkan Sepinya Pembeli Jelang Lebaran Kupat
Lonjakan volume sampah terjadi di Kabupaten Semarang selama Lebaran 2026, disampaikan DLH di Ungaran pada 18–24 Maret, mencapai 293 ton per hari dari normal 280 ton, dipicu aktivitas rumah tangga, ditangani melalui TPS 3R, bank sampah, serta penambahan petugas dan armada pengangkut.
Lonjakan Sampah Saat Momen Lebaran di Kabupaten Semarang Capai 293 Ton per Hari
Laporan Keterangan Pertanggungjawaban 2025 dipaparkan Wali Kota Robby Hernawan di DPRD Kota Salatiga, Rabu (25/3/2026), dihadiri Forkopimda dan OPD, menampilkan capaian pendapatan 101,63 persen serta berbagai indikator pembangunan, sebagai bentuk evaluasi kinerja pemerintah dan dasar pembahasan lanjutan bersama DPRD.
Wakil Wali Kota dan Dirut PDAM Absen saat Robby Sampaikan LKPJ 2025

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran

INFOGRAFIS

TERKINI

Mudik Lewati Jalur Kopeng, Nikmati Udara Segar Bonus Belanja Sayuran
Mudik Lewati Jalur Kopeng, Nikmati Udara Segar Bonus Belanja Sayuran
Jalur alternatif Salatiga–Magelang via Kopeng dimanfaatkan pemudik dan wisatawan, melintasi kawasan lereng Merbabu, Kamis (26/3/2026). Rute ini dipilih sebagai alternatif tol yang padat, menawarkan udara...
Penjualan selongsong ketupat di Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis (26/3/2026), oleh pedagang seperti Kusnan mengalami penurunan dibanding Lebaran sebelumnya, dipicu melemahnya daya beli masyarakat, meski harga telah diturunkan guna menarik minat pembeli menjelang Lebaran Kupat.
Penjual Selongsong Ketupat Keluhkan Sepinya Pembeli Jelang Lebaran Kupat
Penjualan selongsong ketupat di Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis (26/3/2026), oleh pedagang seperti Kusnan mengalami penurunan dibanding Lebaran sebelumnya, dipicu melemahnya daya beli...
Lonjakan volume sampah terjadi di Kabupaten Semarang selama Lebaran 2026, disampaikan DLH di Ungaran pada 18–24 Maret, mencapai 293 ton per hari dari normal 280 ton, dipicu aktivitas rumah tangga, ditangani melalui TPS 3R, bank sampah, serta penambahan petugas dan armada pengangkut.
Lonjakan Sampah Saat Momen Lebaran di Kabupaten Semarang Capai 293 Ton per Hari
Lonjakan volume sampah terjadi di Kabupaten Semarang selama Lebaran 2026, disampaikan DLH di Ungaran pada 18–24 Maret, mencapai 293 ton per hari dari normal 280 ton, dipicu aktivitas rumah tangga, ditangani...
Laporan Keterangan Pertanggungjawaban 2025 dipaparkan Wali Kota Robby Hernawan di DPRD Kota Salatiga, Rabu (25/3/2026), dihadiri Forkopimda dan OPD, menampilkan capaian pendapatan 101,63 persen serta berbagai indikator pembangunan, sebagai bentuk evaluasi kinerja pemerintah dan dasar pembahasan lanjutan bersama DPRD.
Wakil Wali Kota dan Dirut PDAM Absen saat Robby Sampaikan LKPJ 2025
Laporan Keterangan Pertanggungjawaban 2025 dipaparkan Wali Kota Robby Hernawan di DPRD Kota Salatiga, Rabu (25/3/2026), dihadiri Forkopimda dan OPD, menampilkan capaian pendapatan 101,63 persen serta berbagai...
Sebanyak 107 ASN Pemkab Semarang tidak masuk kerja di Kabupaten Semarang, Rabu (25/3/2026), terdiri dari tugas dinas, cuti, belajar, dan sakit, disampaikan Bupati Ngesti Nugraha, namun seluruhnya berizin resmi sehingga pelayanan publik tetap berjalan normal pasca libur Lebaran.
107 ASN Pemkab Semarang Tak Hadir Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran, Ini Penyebabnya
Sebanyak 107 ASN Pemkab Semarang tidak masuk kerja di Kabupaten Semarang, Rabu (25/3/2026), terdiri dari tugas dinas, cuti, belajar, dan sakit, disampaikan Bupati Ngesti Nugraha, namun seluruhnya berizin...
Muat Lebih

POPULER

One Way Nasional Mudik Lebaran 2026 Resmi Ditutup, Lalu Lintas Kembali Normal
One Way Nasional Mudik Lebaran 2026 Resmi Ditutup, Lalu Lintas Kembali Normal
ruas tol Solo- Ngawi
Tarif Tol Solo–Ngawi Disesuaikan Mulai 5 Januari 2026
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved