URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Aksi pemukulan akibat cekcok lalu lintas terjadi di jalur Lemah Abang–Bandungan, Desa Jimbaran, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu malam (10/5/2026). Polisi mengamankan pelaku berinisial T setelah video CCTV kejadian viral di media sosial. Pelaku mengaku emosi karena kesulitan mendahului kendaraan korban.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kesal Tak Bisa Nyalip, Pria Sok Jago Aniaya Pemotor di Bandungan

Kesal Tak Bisa Nyalip, Pria Sok Jago Aniaya Pemotor di Bandungan

Kesal Tak Bisa Nyalip, Pria Sok Jago Aniaya Pemotor di Bandungan

Pelaku pemukulan terhadap pengendara motor di kawasan Bandungan pada Minggu (10/5/2026) malam terekam CCTV. Foto: Humas Polres Semarang
Pelaku pemukulan terhadap pengendara motor di kawasan Bandungan pada Minggu (10/5/2026) malam terekam CCTV. Foto: Humas Polres Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Sebuah insiden cekcok di jalan raya berujung aksi pemukulan terjadi di jalur Lemah Abang–Bandungan, tepatnya di Desa Jimbaran, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu malam (10/5/2026). Peristiwa tersebut sempat viral setelah rekaman CCTV beredar di media sosial.

Menindaklanjuti video yang ramai diperbincangkan, jajaran Polres Semarang bergerak cepat dan berhasil mengidentifikasi terduga pelaku.

Kapolsek Bandungan, Iptu Subedi mengatakan pelaku berinisial T (37), warga Kecamatan Bergas. Saat ini yang bersangkutan telah diamankan di Polsek Bandungan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Terduga pelaku sudah berhasil diidentifikasi. Berdasarkan keterangan awal, pelaku emosi karena merasa tidak diberi ruang untuk mendahului kendaraan di depannya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (13/5/2026).

Kronologinya, kejadian bermula ketika T bersama rekannya melaju dari arah Bandungan menuju Lemah Abang. Saat melintas di depan area pemancingan Bang Kohar, pelaku berniat menyalip sepeda motor yang dikendarai Nanang (36), yang saat itu berboncengan dengan istrinya.

Namun karena merasa kesulitan menyalip, pelaku terpancing emosi. Setelah berhasil mendahului, T kemudian menghentikan kendaraan korban di tengah jalan. Adu mulut pun terjadi hingga berakhir dengan aksi pemukulan terhadap korban.

“Rekan pelaku sempat melerai dan mengajak pelaku kembali masuk ke mobil,” terangnya.

Korban selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas setempat. Dari hasil penyelidikan Unit Reskrim Polsek Bandungan, pelaku akhirnya berhasil diamankan pada Senin malam (11/5/2026).

“Hasil pemeriksaan awal, T mengaku melakukan tindakan tersebut karena terbawa emosi dan dipastikan tidak berada di bawah pengaruh minuman keras,” sambungnya.

Saat ini polisi masih mendalami kasus tersebut untuk proses hukum lebih lanjut. (win)

BACA JUGA :

Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Daihatsu Xenia bernopol D 1712 DW terbakar sekitar 100 meter setelah mengisi BBM di SPBU Kampung Kali, Jalan Mayjen Sutoyo, Semarang, Senin (17/8/2026) malam. Pertamina menyebut pengemudi diketahui merokok sebelum kendaraan terbakar, sementara penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan keterangan resmi kepolisian.
Mobil Xenia Terbakar 100 Meter dari SPBU, Pertamina Soroti Empat Galon BBM
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
molinas
Menimbang Motor Listrik Nasional, Antara Transisi Energi, Risiko Kemacetan, dan Keselamatan Jalan