URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sekitar pukul 08.00 WIB, dr Lie bersama rombongan Yayasan doctorSHARE tiba di kediaman dinas Puri Gedeh, Kamis (15/9). Ganjar langsung menyapa dr. Lie yang telah menunggunya di ruangan. Keduanya langsung terlibat perbincangan asyik.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ketemu Dr Lie Dharmawan, Ganjar; Ini Cerita Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Ketemu Dr Lie Dharmawan, Ganjar; Ini Cerita Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Ketemu Dr Lie Dharmawan, Ganjar; Ini Cerita Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

featured-img

SEMARANG – Usia lanjut tidak menyurutkan semangat dr. Lie Dharmawan membuktikan kecintaannya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kisahnya sebagai pendiri Rumah Sakit Apung membuat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terharu sekaligus bangga.

Sekitar pukul 08.00 WIB, dr Lie bersama rombongan Yayasan doctorSHARE tiba di kediaman dinas Puri Gedeh, Kamis (15/9). Ganjar langsung menyapa dr. Lie yang telah menunggunya di ruangan. Keduanya langsung terlibat perbincangan asyik.

Sorot mata Ganjar tampak begitu antusias mendengarkan kisah perjalanan panjang dr. Lie mendirikan dan menjalankan RSA selama belasan tahun.

Kepada Ganjar, dr.Lie menceritakan salah satu kisah dirinya melayani masyarakat di remote area. Yakni di tengah hutan pegunungan Papua. Saat itu, perjalanan ditempuhnya bersama kru hampir 14 hari.

“Untung saya agak nekat dan agak gila, ini untuk menunjukkan kecintaan saya terhadap NKRI,” seloroh dr Lie.

“Ini hebat. Sebenarnya kalimat dokter ini mengandung satire. Tapi memang begitu, dan sebenarnya yang dokter lakukan ini mewujudkan sila kelima Pancasila,” ucap Ganjar.

Mantan anggota DPR RI itu mengatakan kedatangan dr. Lie di rumah dinasnya merupakan sebuah kejutan. Ganjar telah lama mendengar cerita dr. Lie dan sangat kagum kepadanya.

“Di usia yang sekarang hampir 77 ini, kurang lebih puluhan tahun untuk menyiapkan peralatan medis sistem transportasinya untuk menjangkau remote area agar bisa memberikan layanan kesehatan yang terbaik, jadilah rumah sakit apung,” kata Ganjar.

Cerita perjuangan dr. Lie, kata Ganjar, tidak mulus dalam menjalankan RSA selama hampir 13 tahun. Ganjar mengatakan, masih banyak rakyat Indonesia yang berada di lokasi tak terjangkau butuh mendapatkan pelayanan kesehatan dan diwujudkan oleh dr. Lie.

“Jadi kalau kita melihat perjuangan beliau sungguh luarbiasa dan yang membikin haru saya adalah ini cerita keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. Jadi tidak sedang menghapal Pancasila tapi melaksanakan dan beliau tunjukkan karena kami cinta NKRI,” tegas Ganjar.

Ganjar berharap semangat dr. Lie terus bergelora. Termasuk dengan keberadaan empat armada kapal baru, menggantikan kapal pertama yang karam pada 2021 silam di perairan NTB.

“Mudah-mudahan menginspirasi banyak orang untuk mau menolong dengan tulus dan ikhlas, karena layanan kesehatan kita memang butuh sampai ke pelosok-pelosok. Saya sangat respek dan hormat sama beliau,” ujarnya.

Usai perjumpaan, dr. Lie senang bisa bertemu dan berbincang langsung dengan Gubernur Ganjar Pranowo. Selain membahas rencana kerjasama program dengan Yayasan DoctorSHARE di remote area Jaww Tengah, dr. Lie juga mendapat dukungan moril.

“Kami mendapatkan wejangan dan dukungan moril dari pak ganjar, yang berharap bahwa layanan ini bisa bisa sustain,” tandasnya.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved