URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hikmah Nurul Ilmi Semarang (Ahnis) merupakan sebuah tempat atau perkumpulan belajar agama Islam yang terletak di Jalan Pesantren, Kelurahan Sumurejo, Kecamatan Gunungpati Kota Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kisah Dibalik Berdirinya Ponpes Ahnis, Berawal Dari Keresahan Lansia Yang Tak Sempat Belajar Agama

Kisah Dibalik Berdirinya Ponpes Ahnis, Berawal Dari Keresahan Lansia Yang Tak Sempat Belajar Agama

Kisah Dibalik Berdirinya Ponpes Ahnis, Berawal Dari Keresahan Lansia Yang Tak Sempat Belajar Agama

Pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hikmah Nurul Ilmi Semarang (Ahnis), H. Sukoyono (kanan) bersama Ketua dan Pengasuh Ponpes Yayasan Ahnis, KH Abidin Ibnurus (kiri).
featured-img

SEMARANG – Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hikmah Nurul Ilmi Semarang (Ahnis) merupakan sebuah tempat atau perkumpulan belajar agama Islam yang terletak di Jalan Pesantren, Kelurahan Sumurejo, Kecamatan Gunungpati Kota Semarang.

Diresmikan pada Minggu (27/3/2022) lalu, Ponpes seluas 1,3 hektar ini berdiri dengan adanya keresahan seorang purnawirawan Polri yang memikirkan nasib lansia yang tak sempat belajar ilmu keagamaan. Oleh karena itu, Ponpes ini kebanyakan berisi santri-santri yang rata-rata sudah berumur dan tidak memiliki aktivitas secara intens.[irp posts=”39643″ name=”Ponpes Ahnis Semarang Bagikan Ratusan Paket Daging Kurban Ke Masyarakat”]

Namun tidak menutup kemungkinan, bagi Ponpes ini juga mempersilahkan kepada masyarakat dari segala umur dalam mencari ilmu agar mendapatkan hikmah dari tuhan yang maha kuasa. Pendiri Ponpes Ahnis, H. Sukoyono mengatakan, akan memfasilitasi bagi masyarakat yang hendak mengikuti atau menjadi santri di Ponpes Ahnis secara ikhlas.

Pensiunan Polri berpangkat AKBP di Ditresnarkoba Polda Jateng itu mengaku niat mendirikan Ponpes ini karena pada saat dirinya bekerja di bidang reserse selama 38 tahun, sering melihat orang yang melenceng dari ajaran agama Islam. Ditambah lagi juga karena kepedulian kepada teman seperjuangan yang merasa bersalah ketika mau tak mau harus menembak penjahat karena melawan saat ditangkap dan merugikan masyarakat.

Untuk itu, didirikannya Ponpes ini agar anggota polisi yang sedang bertugas maupun sudah pensiun mendapatkan ketenangan hati, jiwa dan pikirian pada saat menjalani kehidupan di dunia. Apalagi, kata dia, belajar agama juga untuk modal di dunia akhirat nanti setelah kita kembali ke tuhan yang maha kuasa.

“Kami ikhlas dalam mendampingi santri maupun masyarakat dalam belajar agama. Saya cuma kepingin orang-orang itu meninggal dalam keadaan husnul khotimah,” ujarnya saat ditemui di Ponpes, Senin (11/7/2022).

Disisi lain, Mantan Wakasatreskrim dan Kasie Humas Polrestabes Semarang itu juga berpesan kepada masyarakat untuk terus saling mengingatkan dalam berbuat kebaikan dan peduli kepada sesama. Hal itu agar dalam menjalani kehidupan sebagai makhluk sosial mendapatkan ketentraman dan kenyamanan.

“Agama Islam mengajarkan untuk berbuat kebaikan dan toleransi antar sesama insan. Untuk saya sendiri tidak ada yang namanya terlambat dalam belajar agama,” paparnya.

Senada, Ketua dan Pengasuh Ponpes Yayasan Ahnis, KH Abidin Ibnurus menambahkan kegelisahan orang yang belum sempat belajar agama adalah awal mula berdirinya Ponpes ini. Di Ponpes yang sering disebut Ponpes Lansia ini, masyarakat atau santri dipastikan sudah mendapatkan pendampingan dalam belajar keagamaan.

“Ketika sebagian mereka yang pensiun atau hampir pensiun kemudian mereka berfikir hidup itu untuk apa. Setelah tua itu kemana, ternyata karena punya modal keimanan itu bisa lancarkan oleh Allah mereka ingin belajar agama dengan sungguh-sungguh,” bebernya.

“Kami mewadahi saudara-saudara kita yang memang sejak kecil belum sempat belajar agama. Soalnya banyak sekarang yang sadar agama baru umur 40 tahunan keatas,” imbuhnya.

Setiap hari pada pukul 03.00 WIB, dijadwalkan mengikuti salat tahajud secara bersamaan dilanjutkan sampai salat subuh. Setelah subuhan kemudian dilanjutkan pengajian lalu pada pagi hari olahraga.

Setelah olahraga selanjutnya para santri diajak untuk sarapan dan membersihkan diri kemudian menjalankan salat sunnah duha secara bersama. Lalu dilanjutkan dengan mengaji sampai salat dzuhur dan pada pukul 13.00 WIB, para santri beristirahat hingga pukul 15.00 WIB.

Kemudian setelah salat ashar, para santri mengikuti pengajian kembali hingga pukul 17.00 WIB untuk membersihkan diri menjelang salat magrib. Setelah salat tiga roka’at itu, para santri kemudian diajak untuk berdzikir sampi salat isya’.

“Karena pesantren kami pesantren lansia, tentu menyesuaikan umur tidak terlalu ketat seperti anak-anak di pondok pesantren. Misalnya jika mau izin pasti saya izinkan,” ucapnya.

“Karena tujuannya menyongsong hari depan meninggalkan dunia dengan baik husnul khotimah,” tutupnya.

BACA JUGA :

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan pasokan BBM di Jawa Tengah dan DIY aman dengan ketahanan stok gasoline mencapai 12,5 hari dan gasoil 14 hari konsumsi normal. Pertamina memantau stok SPBU secara real-time, menambah pasokan dari terminal terdekat bila diperlukan, serta mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap lancar.
Stok BBM di Jateng-DIY Aman, Pertamina Imbau Masyarakat Tak Panic Buying
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih predikat terbaik nasional 2026 berkat inovasi wisata edukatif “Super Daddy”. Penghargaan diserahkan Bupati Semarang Ngesti Nugraha kepada Kepala Desa Lerep Sumaryadi saat Harganas 2026, Rabu (8/7/2026), sebagai apresiasi atas program kebersamaan ayah dan anak yang telah diikuti sekitar 500 keluarga.
Kampung KB Lerep Jadi Terbaik Nasional, Paket Wisata "Super Daddy" Antar Ayah Lebih Dekat dengan Anak
Alumni dan peneliti Universitas Kristen Satya Wacana mengembangkan Mikoologi atau Mikoo, kit budidaya jamur tiram sebagai sarana belajar dan bermain anak sekaligus produk komersial. Riset yang berlangsung Maret–Mei 2025 itu mematangkan media tanam agar jamur tumbuh cepat, konsisten, dan aman dikonsumsi, sehingga membantu orang tua mengurangi waktu penggunaan gawai anak melalui aktivitas merawat tanaman.
Mahasiswa UKSW Riset Jamur Mikoologi, Berhasil Masuk ke Swalayan
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengikuti rute 5K Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026), sambil mendorong kursi roda putranya. Ajang yang diikuti sekitar 4.000 pelari ini digelar Bank Indonesia Jawa Tengah untuk mengedukasi cinta rupiah, menggerakkan UMKM, memperkuat sport tourism, serta menyalurkan sekitar Rp600 juta dana pendaftaran kepada 10 desa.
Sambil Dorong Kursi Roda Sang Anak, Ahmad Luthfi Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui BKUD akan mengoptimalkan pajak parkir toko modern dan ritel setelah pembayaran pengelola dinilai belum sesuai perhitungan volume kendaraan. Kepala BKUD Rudibdo menyampaikan strategi tersebut di Ungaran, Kamis (2/7/2026), melalui sosialisasi kepada pengelola agar fasilitas parkir gratis tetap memenuhi kewajiban pajak sesuai regulasi dan meningkatkan pendapatan asli daerah.
Penerimaan Parkir Toko Modern di Kabupaten Semarang Tak Optimal, Ini Strategi BKUD Kejar Potensi Pajak Parkir
Puluhan remaja Pecinta dan Pelestari Alam Tengaran menebar 1.900 bibit ikan di aliran Sungai Serang, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (5/7/2026). Aksi yang digagas Ketua RW 02 Dukuh Krajan, Sowam Ahmadi, menggunakan donasi warga untuk memulihkan ekosistem pascapencemaran limbah sekaligus mengedukasi generasi muda agar menjaga kelestarian sungai.
Jaga Kelestarian Alam, Remaja di Tengaran Tebar Ribuan Bibit Ikan di Sungai Serang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Komunitas Salatiga Keris Ageman Lestari menggelar prosesi jamasan pusaka di halaman Museum Salatiga, kawasan Prasasti Plumpungan, Kamis (2/7/2026), sebagai upaya pelestarian budaya Nusantara. Dalam kegiatan itu, bakal keris dan tombak diserahkan kepada empu untuk ditempa menjadi pusaka resmi Kota Salatiga, sekaligus melibatkan perawatan puluhan keris dan tosan aji milik masyarakat sebagai media edukasi budaya bagi generasi muda.
Sakral Gelar Jamasan Pusaka, Serahkan Bakal Keris Salatiga
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar