RASIKAFM.COM

📆 13 August 2022 🇮🇩 🕓 11:26

Kisah Dibalik Berdirinya Ponpes Ahnis, Berawal Dari Keresahan Lansia Yang Tak Sempat Belajar Agama

SEMARANG – Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hikmah Nurul Ilmi Semarang (Ahnis) merupakan sebuah tempat atau perkumpulan belajar agama Islam yang terletak di Jalan Pesantren, Kelurahan Sumurejo, Kecamatan Gunungpati Kota Semarang.

Diresmikan pada Minggu (27/3/2022) lalu, Ponpes seluas 1,3 hektar ini berdiri dengan adanya keresahan seorang purnawirawan Polri yang memikirkan nasib lansia yang tak sempat belajar ilmu keagamaan. Oleh karena itu, Ponpes ini kebanyakan berisi santri-santri yang rata-rata sudah berumur dan tidak memiliki aktivitas secara intens.

Kabar Terkait
Ponpes Ahnis Semarang Bagikan Ratusan Paket Daging Kurban Ke Masyarakat

Namun tidak menutup kemungkinan, bagi Ponpes ini juga mempersilahkan kepada masyarakat dari segala umur dalam mencari ilmu agar mendapatkan hikmah dari tuhan yang maha kuasa. Pendiri Ponpes Ahnis, H. Sukoyono mengatakan, akan memfasilitasi bagi masyarakat yang hendak mengikuti atau menjadi santri di Ponpes Ahnis secara ikhlas.

Pensiunan Polri berpangkat AKBP di Ditresnarkoba Polda Jateng itu mengaku niat mendirikan Ponpes ini karena pada saat dirinya bekerja di bidang reserse selama 38 tahun, sering melihat orang yang melenceng dari ajaran agama Islam. Ditambah lagi juga karena kepedulian kepada teman seperjuangan yang merasa bersalah ketika mau tak mau harus menembak penjahat karena melawan saat ditangkap dan merugikan masyarakat.

Untuk itu, didirikannya Ponpes ini agar anggota polisi yang sedang bertugas maupun sudah pensiun mendapatkan ketenangan hati, jiwa dan pikirian pada saat menjalani kehidupan di dunia. Apalagi, kata dia, belajar agama juga untuk modal di dunia akhirat nanti setelah kita kembali ke tuhan yang maha kuasa.

“Kami ikhlas dalam mendampingi santri maupun masyarakat dalam belajar agama. Saya cuma kepingin orang-orang itu meninggal dalam keadaan husnul khotimah,” ujarnya saat ditemui di Ponpes, Senin (11/7/2022).

Disisi lain, Mantan Wakasatreskrim dan Kasie Humas Polrestabes Semarang itu juga berpesan kepada masyarakat untuk terus saling mengingatkan dalam berbuat kebaikan dan peduli kepada sesama. Hal itu agar dalam menjalani kehidupan sebagai makhluk sosial mendapatkan ketentraman dan kenyamanan.

“Agama Islam mengajarkan untuk berbuat kebaikan dan toleransi antar sesama insan. Untuk saya sendiri tidak ada yang namanya terlambat dalam belajar agama,” paparnya.

Senada, Ketua dan Pengasuh Ponpes Yayasan Ahnis, KH Abidin Ibnurus menambahkan kegelisahan orang yang belum sempat belajar agama adalah awal mula berdirinya Ponpes ini. Di Ponpes yang sering disebut Ponpes Lansia ini, masyarakat atau santri dipastikan sudah mendapatkan pendampingan dalam belajar keagamaan.

“Ketika sebagian mereka yang pensiun atau hampir pensiun kemudian mereka berfikir hidup itu untuk apa. Setelah tua itu kemana, ternyata karena punya modal keimanan itu bisa lancarkan oleh Allah mereka ingin belajar agama dengan sungguh-sungguh,” bebernya.

“Kami mewadahi saudara-saudara kita yang memang sejak kecil belum sempat belajar agama. Soalnya banyak sekarang yang sadar agama baru umur 40 tahunan keatas,” imbuhnya.

Setiap hari pada pukul 03.00 WIB, dijadwalkan mengikuti salat tahajud secara bersamaan dilanjutkan sampai salat subuh. Setelah subuhan kemudian dilanjutkan pengajian lalu pada pagi hari olahraga.

Setelah olahraga selanjutnya para santri diajak untuk sarapan dan membersihkan diri kemudian menjalankan salat sunnah duha secara bersama. Lalu dilanjutkan dengan mengaji sampai salat dzuhur dan pada pukul 13.00 WIB, para santri beristirahat hingga pukul 15.00 WIB.

Kemudian setelah salat ashar, para santri mengikuti pengajian kembali hingga pukul 17.00 WIB untuk membersihkan diri menjelang salat magrib. Setelah salat tiga roka’at itu, para santri kemudian diajak untuk berdzikir sampi salat isya’.

“Karena pesantren kami pesantren lansia, tentu menyesuaikan umur tidak terlalu ketat seperti anak-anak di pondok pesantren. Misalnya jika mau izin pasti saya izinkan,” ucapnya.

“Karena tujuannya menyongsong hari depan meninggalkan dunia dengan baik husnul khotimah,” tutupnya.

Tags🏷️

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Bagikan

📌 Baca Juga:

📌 Baca Juga:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

📌KABAR TERBARU

📌KABAR TERBARU

Ganjar Instruksikan Wakil Bupati Pemalang Ambil Alih Pemerintahan

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginstruksikan kepada Wakil Bupati Pemalang Mansyur Hidayat untuk segera mengambil alih pemerintahan. Menyusul kabar Bupati Pemalang MAW yang diduga terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Liga Askot Semarang 2022 Kembali Bergulir, Ratusan Match Akan Tersaji

Liga Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Semarang kembali bergulir pada tahun 2022 ini dimana sebelumnya kompetisi tahunan ini sempat terhenti karena pandemi. Pembukaan kompetisi sepak bola usia muda itu dilakukan secara simbolis dengan menendang bola kick off pertama di stadion Citarum Semarang Kamis (11/8/2022) sore.

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌RASIKA FEATURE

📌RASIKA FEATURE

kabar-pln.jpg
error: