URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Berbagai ide dan gagasan dari pemilik usaha, khususnya UMKM di Salatiga, mendorong Sahonoe untuk mengumpulkan para pelaku usaha dalam acara Kopdar Perdana bertajuk "Komunitas Wirausaha Salatiga" (KWS) yang digelar di Warung Omah Jati, Gambirsari, Argomulyo, Salatiga pada 5 Oktober 2024.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Komunitas Wirausaha Salatiga, Berbagi Penggalaman Bersama Dalam Hal Usaha

Komunitas Wirausaha Salatiga, Berbagi Penggalaman Bersama Dalam Hal Usaha

Komunitas Wirausaha Salatiga, Berbagi Penggalaman Bersama Dalam Hal Usaha

Berbagai ide dan gagasan dari pemilik usaha, khususnya UMKM di Salatiga, mendorong Sahonoe untuk mengumpulkan para pelaku usaha dalam acara Kopdar Perdana bertajuk "Komunitas Wirausaha Salatiga" (KWS) yang digelar di Warung Omah Jati, Gambirsari, Argomulyo, Salatiga pada 5 Oktober 2024.
Foto dok IST
Anggota KWS saat berfoto bersama usai acara
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Munculnya berbagai ide dan gagasan dari pemilik usaha terutama UMKM di Salatiga saat ini, mendorong Sahonoe, untuk mengumpulkan sejumlah pelaku Usaha dalam acara Kopdar Perdana bertajuk “Komunitas Wirausaha Salatiga” (KWS). (5.10.2024) sore.

Menurut pendiri Jeggboy Salatiga ini, Salatiga yang merupakan kota kecil, namun keberadaannya sangat diperhitungkan oleh banyak pihak. Buktinya dalam beberapa tahun terakhir sangat terlihat dari banyaknya pelaku usaha yang bermunculan dan berkembang di Kota Salatiga dengan berbagai jenis usaha yang dijalankan.

“Berkumpul di forum yang tepat, dilingkungan yang tepat itu tak ternilai harganya, Bisa sharing bisa curhat hal hal yang dimengerti dan di pahami sesama yang mendengarkan, itulah harapan terbentuknya KWS ini” ujar Sahonoe.
Menurutnya Selain Berkumpul dan berjejaring sesama pelaku usaha Salatiga kota berharap bisa saling support untuk bisa tumbuh dan berkembang agar wirausaha Salatiga bisa memberikan dampak bagi banyak pihak khususnya sesama pelaku usaha dan masyarakat
“Sesuai slogan kita berkumpul bertumbuh berdaya berdampak,” tambahnya.

Sahonoe menuturkan hanya Dalam waktu 3 hari mereka menginformasikan melalui medsos dan menjaring minat dari para pelaku Wirausaha berbagai macam/jenis usaha mampu mengumpulkan lebih dari 200 pelaku usaha dan akhirnya lebih dari 50 bisa berkumpul bareng dalam acara Kopdar Perdana “Komunitas Wirausaha Salatiga” (KWS) di Warung Omah Jati, Jalan Kenanga, No. 19. RT. 01 / RW. 10, Gambirsari, Randuacir, Argomulyo Salatiga.

Acara semakin “gayeng” saat salah seorang peserta mengungkapkan uneg unegnya. “Pak usaha yang saya rintis lama tidak berkembang saya berharap dengan ikut komunitas ini bisa belajar dengan teman teman pelaku usaha lain agar usaha saya bisa maju” ujar seorang ibu sambil menangis.

Pantauan Rasika FM, acara Kopdar Perdana ini diisi dengan Curhat bareng belajar bareng dengan tujuan yang sama, ingin tumbuh berkembang serta bisa berdaya dan bermanfaat untuk semua.

Usai acara peserta membentuk kepengurusan inti Sementara dengan ketua Sri Sahono, Sekretaris Tri Sukrisdyanto dan Bendahara Christian Chandra.

Salah seorang ibu saat curhat di acara KWS

BACA JUGA :

Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang terus berkembang. Dalam media briefing di Semarang, Kamis (25/6/2026), BI mengungkap hingga 31 Mei 2026 Indonesia Anti-Scam Centre menerima 579.459 laporan penipuan digital, sehingga masyarakat diminta segera melapor jika menjadi korban agar peluang penyelamatan dana lebih besar.
Uang Hasil Kerja Bertahun-tahun Bisa Lenyap dalam Hitungan Menit, BI Jateng Ingatkan Bahaya Scam Digital
BI Jateng Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas, Pertumbuhan Ekonomi Tetap Dijaga
BI Jateng: Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas, Pertumbuhan Ekonomi Tetap Dijaga
Semarang Business Matching 2026 yang digelar di Hotel MG Setos Semarang pada Rabu (24/6/2026) mempertemukan pelaku industri pariwisata dari berbagai daerah untuk membangun kerja sama bisnis. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung kegiatan ini karena dinilai mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat jaringan usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.
Pertemukan Seller dan Buyer, Business Matching Dorong Wisata Jateng Melesat
Pedagang daging sapi, bakso, sate, dan masakan Padang bersama Dinas Perdagangan Kota Salatiga menggelar pertemuan di Pasar Raya I Salatiga, Rabu (24/6/2026), untuk membahas dampak mogok jualan pedagang daging akibat minimnya pasokan sapi dan tingginya harga daging. Kondisi tersebut menyebabkan stok daging menipis, sejumlah usaha kuliner mengurangi operasional bahkan tutup sementara, sehingga pemerintah mengusulkan intervensi pasokan dari daerah penghasil sapi melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Imbas Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan, Warno Akui Penjual Bakso Terdampak
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada 2025 belum sepenuhnya memenuhi target, terutama dari sektor parkir, pariwisata, dan pajak hotel. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan hal tersebut usai rapat paripurna APBD 2025, Rabu (24/6/2026), seraya menegaskan perlunya evaluasi dan penguatan destinasi wisata untuk mendongkrak kunjungan serta pendapatan daerah di tengah tingkat okupansi hotel yang menurun.
Evaluasi Pelaksanaan APBD Kabupaten Semarang 2025, PAD Sektor Parkir dan Pariwisata Belum Capai Target
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Pembangunan akses On/Off Ramp Pattimura di Kota Salatiga terus menunjukkan perkembangan dengan progres konstruksi mencapai 13,2 persen hingga Juni 2026. Proyek yang dikerjakan PT Trans Marga Jateng ini ditargetkan mulai beroperasi pada Januari 2027 untuk memperkuat konektivitas dengan Tol Semarang–Solo, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, pendidikan, dan pariwisata di wilayah Salatiga dan sekitarnya.
Akses Tol Pattimura Salatiga Dikebut, Progres Sudah 13,2 Persen dan Ditarget Beroperasi Awal 2027
Menuju Era Baru Trans Semarang Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan
Menuju Era Baru Trans Semarang: Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan