KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kota Salatiga Masuk Level 3, Kasatpol PP Meminta Warga Tetap Patuhi Prokes Dengan Tidak Kendor

Kota Salatiga Masuk Level 3, Kasatpol PP Meminta Warga Tetap Patuhi Prokes Dengan Tidak Kendor

Kota Salatiga Masuk Level 3, Kasatpol PP Meminta Warga Tetap Patuhi Prokes Dengan Tidak Kendor

Kasatpol PP kota Salatiga Agung Nugroho. (Poto Dok humas)

RASIKAFM – Hal itu ditegaskan oleh Kepala Satpol PP Salatiga, Agung Nugroho. Pihaknya meminta masyarakat tidak larut dalam euforia seiring dengan turunnya status PPKM 4 menjadi PPKM level 3 di daerah tersebut.

Agung berharap warga tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Kami selaku penegak aturan di daerah berharap kepada masyarakat jangan euforia justru harus semangat tetap waspada penyebaran Covid-19 meski saat ini Salatiga turun dari PPKM level 4 ke PPKM level 3,” tandas Agung Nugroho kepada wartawan.

Menurut Agung dengan turunya status ini patut disyukuri dengan cara yang bijak yakni tidak menyepelekan situasi. Menurutnya, warga jangan sampai lupa diri dan malah mengabaikan prokes Covid-19.

Untuk itu Satpol PP mulai Selasa (1/9/2021) terus menerus melakukan patroli edukasi dan gerakan mengingatkan warga dengan cara humanis untuk tetap menerapkan prokes, terutama di fasilitas umum dan melakukan operasi penerapan prokes.

“Satpol PP rutin melakukan pendekatan dan edukasi kepada para pengusaha dan pedagang untuk selalu menaati SE Walikota sebagai upaya menahan laju penyebaran covid 19 di masa PPKM level 3,” ungkapnya

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]