URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pj. Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, menyayangkan banyaknya anggota Pramuka yang jatuh pingsan saat Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-63 di Bumi Perkemahan Buana Sakti, Salatiga, Selasa (21/8/24). Menurutnya, hal ini disebabkan oleh kurangnya asupan vitamin D alami dari sinar matahari pada generasi saat ini.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kurang Vitamin D, Sejumlah Peserta Upacara Hari Pramuka Banyak yang Tumbang

Kurang Vitamin D, Sejumlah Peserta Upacara Hari Pramuka Banyak yang Tumbang

Kurang Vitamin D, Sejumlah Peserta Upacara Hari Pramuka Banyak yang Tumbang

Sejumlah peserta memilih berteduh usai pingsan saat ikuti upacara
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pj. Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani selaku Pembina Upacara menyayangkan banyaknya Pramuka yang tumbang saat Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-63 tahun 2024 Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Salatiga, di Bumi Perkemahan Buana Sakti, Promasan Kumpulrejo, Selasa (21/8/24). Menurutnya, hal itu dikarenakan generasi sekarang banyak yang kekurangan vitamin D alami yang bersumber dari sinar matahari. Yasip pun mengimbau kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Salatiga untuk membiasakan pelajar khususnya Pramuka melakukan kegiatan di luar ruangan.

“Saya, Pak Dance, dan Bapak Ibu yang hadir ini, dulu juga anggota Pramuka, bahkan Kak Anita (Bunda Siaga) dulu pernah mengikuti Jambore di Cibubur. Tapi tidak mudah tumbang saat upacara seperti ini. Ini jelas kekurangan vitamin D yang alami. Jadi saya bisa memaklumi, tapi tahun depan kalau ada upacara lagi, dilakukan di malam hari saja supaya nggak ada yang duduk,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Yasip mengucapkan selamat memperingati Hari Pramuka ke-63 tahun 2024 kepada anggota Gerakan Pramuka Kwarcab Salatiga. Tentunya patut bersyukur, Gerakan Pramuka telah menunjukkan eksistensinya dalam mempersiapkan generasi muda, dan selalu menjadi garda terdepan untuk membentuk anggota Pramuka yang berjiwa Pancasila, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sebagaimana yang telah ditegaskan pada tema Hari Pramuka ke-63 yaitu “Pramuka Berjiwa Pancasila Menjaga NKRI”.

Kegiatan dan upaya yang telah dilakukan tersebut adalah bagian dari kontribusi Gerakan Pramuka dalam menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045 untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang unggul dan memiliki daya saing.

“Karena kami sangat yakin sumber daya manusia yang dipersiapkan Gerakan Pramuka merupakan sumber daya manusia yang berjiwa Pancasila. Dengan begitu, Pramuka akan menjadi aktor penggerak dan pilar kekuatan negara dalam menuju Indonesia Emas pada tahun 2045. Tentunya upaya tersebut perlu membangun sinergitas, kolaborasi, dan partnership serta komitmen, konsisten, maupun konsekuen dari kakak-kakak Pembina dan seluruh stakeholder terkait lainnya,” terang Yasip.

Selesai upacara, Yasip selaku Mabicab bersama Bunda Siaga, Anita Yasip melakukan dialog dan Tanya jawab dengan peserta upacara dari Kwartir Ranting (kwarran) Tingkir dan Argomulyo. Selanjutnya Pj. Wali Kota didampingi jajaran Forkopimda dan Sekda melakukan peletakan batu pertama pembangunan Bumi Perkemahan Buana Sakti di lokasi yang sama.

BACA JUGA :

Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal dan Pertalite 11,5 kali, sementara perusahaan memantau persediaan secara real-time serta mengirim pasokan tambahan dari depot terdekat saat stok menurun.
Antrean Biosolar di Sejumlah SPBU, Pertamina Tegaskan Bukan karena Kelangkaan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting