URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Tiga orang komplotan penipu dibekuk Satreskrim Polrestabes Semarang dan Unit Reskrim Polsek Genuk. Tiga orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka ini ditangkap karena menguras harta calon penumpang bus dengan menjual berlian palsu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kuras Harta Calon Penumpang Bus dengan Berlian Palsu, Tiga Komplotan Penipu Dibekuk Polrestabes Semarang

Kuras Harta Calon Penumpang Bus dengan Berlian Palsu, Tiga Komplotan Penipu Dibekuk Polrestabes Semarang

Kuras Harta Calon Penumpang Bus dengan Berlian Palsu, Tiga Komplotan Penipu Dibekuk Polrestabes Semarang

Featured Image

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Tiga orang komplotan penipu dibekuk Satreskrim Polrestabes Semarang dan Unit Reskrim Polsek Genuk. Tiga orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka ini ditangkap karena menguras harta calon penumpang bus dengan menjual berlian palsu.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, ketiga orang yang diamankan ini masing-masing bernama Bagas Igo Saputra warga Jombang, Purwanto warga Kediri dan Muhammad Zaidun warga Demak.

Aksi kejahatan yang dilakukan oleh ketiga tersangka terjadi di Jalan Raya Kaligawe atau pertigaan pintu masuk jalan Tol Muktiharjo Kecamatan Genuk Kota Semarang pada Jumat (9/12/2022) sekira pukul 19.00 WIB. Awalnya, korban berinisial M dan saksi berinisial R hendak pergi dari Rembang ke Purwokerto.

Lalu pada pukul 18.00 WIB, kedua orang tersebut turun di salah satu agen bus di Kota Semarang. Kemudian karena tiket bus dengan tujuan yang diharapkan habis, kemudian korban diarahkan oleh tersangka Purwanto untuk naik trafel.

“Namun trafel biasanya ada di ujung tol dan untuk menuju ke ujung tol naik angkutan kota dulu. Setelah perjalanan menuju ke ujung tol, pelaku mengatakan “turun buk disini” karena saya tidak mengetahui saya ikut turun bersama dengan orang tersebut, setelah turun saya diarahkan naik ke mobil trafel,” ujar Irwan saat rilis kasus di Pos Terpadu Simpang Lima Semarang, Senin (26/12/2022).

Saat masuk ke dalam trafel bernomor polisi H-9326-SL, hanya ada empat orang yakni Sopir yang kini tersangka bernama Zaidun, Purwanto dan korban berinisial M dan saksi berinisial R. Ketika sudah berjalan kurang lebih 50 meter, trafel itu berhenti karena seorang tersangka bernama Bagas naik setelah sopir menawarkan tujuan ke Solo.

Ketika sedang perjalanan, pelaku Bagas mengaku telah ditipu oleh seseorang di Bandara. Karena cerita sedih itu, kemudian Bagas mengeluarkan berlian palsu dan ditawarkan kepada korban seharga Rp. 110 juta.

Namun, saat sedang melakukan komunikasi dengan korban, salah satu tersangka Purwanto langsung menawar dengan harga Rp. 20 juta. Karena pada saat itu hanya memiliki 10 juta, Purwanto kemudian menawarkan kepada korban untuk patungan membeli berlian palsu itu.

Namun pada saat itu, korban hanya memiliki uang senilai Rp. 1,5 juta. Kemudian, karena uangnya kurang, kemudian Purwanto meminta perhiasan yang dimiliki korban.

“Menjual berlian sebenarnya palsu dan seolah-olah yang menjual ini butuh uang karena baru dari Malaysia,” katanya.

Setelah aksi kejahatan berhasil, kemudian pelaku melarikan diri dengan modus hendak membeli tiket pesawat. Karena merasa dirugikan kemudian korban melaporkan kejadian itu ke kepolisian.

“Ketiga tersangka terancam Pasal 378 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara 4 tahun,” bebernya.

Disisi lain, Irwan juga menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam menerima ajakan orang asing. Dirinya juga meminta kepada masyarakat manakala menemui hambatan atau masalah untuk menghubungi Call Center Polri di 119.

“Ketika melintas di Kota Semarang manakala menemukan hambatan jangan mudah menerima bujuk rayu orang tidak dikenal lebih baik menghubungi Call Center Polri 119 kita akan bantu,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu pelaku, Zaidun mengaku sudah melakukan aksi yang serupa sebanyak 12 kali. Keuntungan yang paling besar ketika melakukan aksi kejahatannya yaitu sebesar Rp. 10 juta.

“Setiap dapat keuntungan kita bagi dua. Dua belas kali itu tidak semuanya berhasil. Sasarannya orang-orang yang terlihat butuh transportasi,” tutupnya.

BACA JUGA :

Konferensi Cabang VII GP Ansor Kota Salatiga menetapkan H. Abdul Rosyid sebagai ketua periode 2026–2030. Pemilihan aklamasi digelar oleh PC GP Ansor di Aula Ponpes Al Falah, Sidomukti, Minggu, untuk menyusun kepemimpinan dan program strategis organisasi menghadapi tantangan ke depan.
Gus Rosyid Ketua Terpilih Konfercab VII GP Ansor Salatiga
Dinas Pendidikan Kota Salatiga memastikan tidak ada anggaran insentif kesejahteraan bagi guru non-ASN di Salatiga pada 2026. Kebijakan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Muh Nasiruddin di Salatiga, Januari 2026, akibat efisiensi anggaran daerah, meski telah diajukan. Pemerintah berencana kembali mengusulkan anggaran tersebut.
Sedih, Insentif Guru Non ASN Kota Salatiga Tidak Dianggarkan
Tes narkoba mendadak digelar Rutan Kelas IIB Salatiga terhadap petugas dan warga binaan di lingkungan rutan, Salatiga, Jumat (9/1/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai deteksi dini pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui tes urine, dengan hasil seluruh peserta dinyatakan negatif dan komitmen zero halinar terus diperkuat.
Petugas dan Warga Binaan Rutan Salatiga Ikuti Tes Urine, Bagaimana Hasilnya?
petani padi
Dispertanikap Kabupaten Semarang Targetkan Tambahan LTT 200 Hektare pada 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran
Desa wisata Pesona Garda di Dusun Dawung, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, ditunjuk sebagai venue resmi arung jeram pada Porprov Jateng 2026. Penunjukan dilakukan untuk mendukung sport tourism dan ekonomi warga. Pengelola lokal menyiapkan infrastruktur, pelatihan teknis, serta fasilitas penunjang demi suksesnya ajang tersebut.
Pesona Garda Jadi Venue Arung Jeram Porprov Jateng 2026

INFOGRAFIS

TERKINI

Konferensi Cabang VII GP Ansor Kota Salatiga menetapkan H. Abdul Rosyid sebagai ketua periode 2026–2030. Pemilihan aklamasi digelar oleh PC GP Ansor di Aula Ponpes Al Falah, Sidomukti, Minggu, untuk menyusun kepemimpinan dan program strategis organisasi menghadapi tantangan ke depan.
Gus Rosyid Ketua Terpilih Konfercab VII GP Ansor Salatiga
Konferensi Cabang VII GP Ansor Kota Salatiga menetapkan H. Abdul Rosyid sebagai ketua periode 2026–2030. Pemilihan aklamasi digelar oleh PC GP Ansor di Aula Ponpes Al Falah, Sidomukti, Minggu, untuk menyusun...
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lingkar Selatan Salatiga saat pengendara motor Honda Beat menabrak truk tronton yang berhenti. Korban A.T.V. meninggal di lokasi kejadian dekat Bendosari, Argomulyo, Sabtu malam, akibat truk mogok kehabisan BBM dan jarak pandang terbatas, hingga motor tak sempat menghindar.
Meninggal! Pelajar asal Tuntang Tabrak Truk Mogok di JLS Salatiga
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lingkar Selatan Salatiga saat pengendara motor Honda Beat menabrak truk tronton yang berhenti. Korban A.T.V. meninggal di lokasi kejadian dekat Bendosari, Argomulyo, Sabtu...
Dinas Pendidikan Kota Salatiga memastikan tidak ada anggaran insentif kesejahteraan bagi guru non-ASN di Salatiga pada 2026. Kebijakan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Muh Nasiruddin di Salatiga, Januari 2026, akibat efisiensi anggaran daerah, meski telah diajukan. Pemerintah berencana kembali mengusulkan anggaran tersebut.
Sedih, Insentif Guru Non ASN Kota Salatiga Tidak Dianggarkan
Dinas Pendidikan Kota Salatiga memastikan tidak ada anggaran insentif kesejahteraan bagi guru non-ASN di Salatiga pada 2026. Kebijakan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Muh Nasiruddin di Salatiga,...
Warung Makan Gule Mbah Djaeni menjadi kuliner legendaris yang dikelola generasi ketiga keluarga Roni Eka Bastian di gang Jalan Sukowati, Salatiga, sejak 1978. Tetap ramai dikunjungi hingga kini karena cita rasa rempah khas dan menu unik seperti gule goreng yang diolah segar setiap hari.
Warung Gule Mbah Djaeni 1978, Legendaris Kuliner di Salatiga
Warung Makan Gule Mbah Djaeni menjadi kuliner legendaris yang dikelola generasi ketiga keluarga Roni Eka Bastian di gang Jalan Sukowati, Salatiga, sejak 1978. Tetap ramai dikunjungi hingga kini karena...
Musim panen durian Tuntang kembali menarik minat pedagang Ratih Puspitasari dan pembeli dari berbagai daerah di kawasan Tuntang, Kabupaten Semarang, pada Januari 2026. Tingginya permintaan terjadi karena cita rasa durian lokal unggulan, meski panen sempat terkendala cuaca, dengan penjualan mencapai ratusan buah per hari.
Dari Petruk Sampai Musang King, Legitnya Durian Tuntang Laris Manis Diserbu Pembeli
Musim panen durian Tuntang kembali menarik minat pedagang Ratih Puspitasari dan pembeli dari berbagai daerah di kawasan Tuntang, Kabupaten Semarang, pada Januari 2026. Tingginya permintaan terjadi karena...
Muat Lebih

POPULER

Kecelakaan maut terjadi di Tol Semarang–Solo KM 426.400 jalur A, Ungaran Timur, melibatkan Toyota Hi-Ace rombongan takziah Yayasan Marsudirini dan truk crane. Insiden Selasa pagi ini menewaskan satu penumpang dan melukai belasan lainnya, diduga akibat sopir kelelahan, dengan penanganan dilakukan kepolisian dan tim medis.
Laka Maut di Tol Ungaran, Ini Sejumlah Faktanya
Pemerintah Kota Salatiga mengerjakan sekitar 140 proyek infrastruktur yang ditangani DPUPR dan tersebar di berbagai wilayah kota, dengan target selesai 20 Desember 2025. Sejumlah proyek mengalami keterlambatan akibat faktor teknis, nonteknis, dan administrasi, sehingga dikenai sanksi denda sesuai kontrak meski pengawasan telah dilakukan ketat.
Tingginya Curah Hujan, Sejumlah Proyek Infrastruktur di Salatiga Molor
Kasus pemerasan oleh instruktur fitnes berinisial PH terhadap anak di bawah umur terjadi di Ungaran. Korban dan keluarga melaporkannya ke Satreskrim Polres Semarang pada 18 November 2025. Tindakan didorong ancaman penyebaran video asusila. Polisi menahan tersangka, menyita barang bukti, dan mendalami kasus melalui pemeriksaan forensik.
Instruktur Fitnes di Ungaran Ancam Sebar Video Asusila, Korban Diperas Hingga Ratusan Juta

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved